Kesehatan

KESEHATAN
6 Desember 2020

Berbagai Manfaat Makanan Makan Pedas, Baik untuk Kulit dan Diet!

Manfaatnya bukan hanya membangkitkan selera makan, ternyata bisa untuk diet, lho!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Agnes
Disunting oleh Intan Aprilia

Bagi sebagian orang Indonesia, makanan pedas seolah menjadi “teman” makan sehari-hari. Bahkan bagi mereka yang sangat menyukai pedas, merasa tidak nafsu makan jika makan tanpa sambal.

Banyak sumber makanan pedas di dunia, seperti cabai, paprika, lada dan lain sebagainya. Sensasi rasa panas pada makanan pedas berasal dari zat yang disebut dengan capsaicin.

Capsaicin merupakan senyawa pencipta rasa panas dan pedas yang ditemukan pada biji cabai, paprika dan jalapeno.

Baca Juga: Bolehkah Ibu Hamil Makan Pedas?

Meskipun memiliki rasa yang pedas dan membuat sensasi rasa panas di mulut, capsaicin juga memiliki beragam manfaat bagi kesehatan.

Manfaat Makan Pedas

Sebagian besar penggemar pedas belum tahu kalau rupanya makanan pedas memiliki banyak manfaat.

Faktanya, tiap 100 gram cabai mengandung vitamin C yang baik untuk metabolisme tubuh. Apa saja manfaat makan pedas?

1. Manfaat Makan Pedas Bagi Otak

Manfaat Makan Pedas Bagi Otak

Foto: unsplash.com

Manfaat makan pedas bagi otak ternyata telah diteliti oleh para ilmuwan.

Sebuah penelitian menunjukan bahwa makan pedas dapat menyehatkan otak dan dapat meningkatkan konsentrasi lebih tinggi.

Lantas, bagaimana bisa makan pedas bermanfaat bagi otak manusia?

Manfaat makan pedas bagi otak muncul dengan cara memperkuat koneksi antar sel otak.

Sebuah penelitian yang dilakukan di Brazil menemukan bahwa cabai merah mengandung senyawa flavonoid alami yang disebut Apigenin.

Berkat zat apigenin, manfaat makan pedas bagi otak telah terbukti semakin memperkuat hubungan antar sel di otak.

Apigenin juga dapat menjadi sumber nutrisi yang kuat dalam menjaga fungsi-fungsi daya ingat pada manusia.

Selain itu, para peneliti juga menemukan bahwa Apigenin menunjukan potensi dalam mengatasi beberapa masalah kesehatan mental seperti skizofrenia, depresi, penyakit parkinson dan penyakit alzheimer.

Dalam sebuah studi lainnya, manfaat makan pedas bagi otak menunjukkan hasil yang baik untuk membantu meningkatkan daya ingat karena kandungan flavonoid di dalamnya.

Penelitian lainnya juga menunjukkan bahwa otak manusia dipenuhi dengan reseptor capsaicin, senyawa yang ditemukan pada cabai.

Saat kita mengonsumsi cabai, maka otak akan merespon dengan melepaskan endorfin yang dapat menimbulkan perasaan nyaman, sama seperti endorfin yang dilepaskan otak saat berolahraga.

Karena inilah manfaat makan pedas bagi otak juga dapat meningkatkan suasana hati.

Baca Juga: Selain Cabai Rawit, 7 Jenis Cabai Ini juga Tak Kalah Enak dan Pedas

2. Manfaat Makan Pedas untuk Kulit

Manfaat Makan Pedas untuk Kulit.jpg

Foto: freepik.com

Lebih dari 80% kekebalan tubuh manusia bergantung pada usus. Manusia memiliki ratusan bakteri alami di dalam usus yang beberapa di antaranya merupakan bakteri yang menguntungkan.

Bakteri baik dalam usus tidaklah berbahaya, justru bakteri ini lah yang membantu pencernaan pada manusia.

Dalam penelitian The Gut Microbiome as a Major Regulator of the Gut-Skin Axis menemukan bahwa terdapat hubungan antara kesehatan usus dan kulit yang dipengaruhi oleh mikrobioma.

Mikrobioma usus adalah bakteri yang ditemukan di usus yang mempengaruhi kesehatan tubuh secara keseluruhan, termasuk kesehatan kulit.

Kesehatan pencernaan sering ditemukan pada kasus-kasus kesehatan kulit yang berkaitan dengan inflamasi atau peradangan yang bisa terjadi ketika pencernaan atau usus dalam kondisi buruk, sehingga dapat menimbulkan berbagai macam penyakit peradangan seperti eksim dan rosacea.

Manfaat makan pedas untuk kulit dipengaruhi oleh peran makanan pedas yang dapat membantu menyehatkan pencernaan.

Makanan pedas dapat membantu meningkatkan pertahanan perut terhadap infeksi, meningkatkan produksi cairan pencernaan, serta membantu mengirimkan enzim ke perut untuk membantu melancarkan pencernaan.

Baca Juga: Walau Tidak Suka Pedas, Bisakah Seseorang Mengalami Usus Buntu?

Manfaat makan pedas untuk kulit bisa juga ditemukan di dalam cabai, khususnya cabai hijau.

Cabai hijau kaya akan vitamin C dan beta-karoten yang sangat baik untuk membantu merawat kulit, menjaga kulit tetap sehat dan bercahaya.

Cabai hijau juga memiliki sifat anti bakteri sehingga mampu membantu menyembuhkan infeksi pada kulit seperti jerawat.

Manfaat makan pedas untuk kulit lainnya bersumber dari capsaicin yang merupakan senyawa pencipta rasa pedas dan panas.

Zat capsaicin memiliki sifat anti-inflamasi atau anti peradangan yang dapat meringankan gatal-gatal pada kulit serta meringankan keluhan terkait masalah kulit seperti psoriasis dan eksim.

Namun, makanan yang terlalu pedas dapat memicu berbagai masalah pada kulit terutama bagi Moms yang memiliki kulit sensitif.

Makanan pedas menghasilkan panas yang bisa menyebabkan kemerahan atau peradangan melalui pembuluh darah yang melebar.

Jika Moms, Dads, atau Si Kecil mengalami masalah kulit akibat mengonsumsi makanan pedas, sebaiknya kontrol tingkat kepedasan dalam makanan. Namun, akan sulit rasanya kalau Moms atau anggota keluarga sangat menyukai makanan pedas.

Solusi untuk menangani masalah kulit akibat makanan pedas, khususnya untuk menghilangkan kemerahan, Moms dapat mencoba melakukan kompres pada area yang terasa panas dan memerah dengan timun yang dingin.

Timun mengandung vitamin K yang cukup tinggi, Vitamin K ini berguna untuk memperkuat pembuluh darah dan mengurangi kemungkinan kerusakan pada kulit.

Baca Juga: Anak Suka Makan Pedas, Apakah Berbahaya?

3. Manfaat Makan Pedas untuk Diet

Manfaat Makan Pedas untuk Diet

Foto: freepik.com

Banyak sekali bahan makanan yang memberikan rasa pedas yang bisa ditemui di dunia, terutama rempah-rempah seperti lada, kayu manis, kunyit, atau jahe, yang juga memberikan rasa pedas.

Rempah-rempah seperti ini telah terbukti mengandung berbagai manfaat untuk kesehatan dan sering digunakan dalam pengobatan herbal.

Setiap orang memiliki toleransi pedas yang berbeda. Bagi sebagian orang, makanan pedas dapat menimbulkan gangguan pencernaan, seperti mulas dan diare.

Dengan jumlah yang tepat dan seimbang, makan makanan pedas secara teratur dapat membantu mengurangi masalah pada saluran pencernaan dan meredakan gejala masalah kesehatan di perut. Untuk itu, manfaat makan pedas untuk diet juga perlu dipertimbangkan.

Baca Juga: Suka Makan Cabai Bikin Usus Buntu? Mitos atau Fakta?

Capsaicin sebagai senyawa yang bertanggung jawab untuk memberikan rasa panas dan pedas, memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan seperti meredakan nyeri, mengatasi gatal-gatal pada kulit, meredakan pilek, meningkatkan metabolisme, serta membantu menurunkan berat badan.

Inilah manfaat makan pedas untuk diet sehari-hari:

  • Melancarkan Pencernaan

Manfaat makan pedas untuk diet terbukti dapat melancarkan pencernaan. Keberhasilan dalam menurunkan berat badan juga bergantung dengan kinerja sistem pencernaan, dengan kata lain proses pencernaan yang lebih rutin dapat bermanfaat untuk program penurunan berat badan.

Makanan pedas mengandung zat capsaicin yang mendukung bakteri pencernaan di usus.

Capsaicin pada makanan pedas dapat meningkatkan rasio firmicutes (satu kelompok bakteri) menjadi bacteroidetes (kelompok lain), serta meningkatkan jumlah faecalibacterium, yang terkait dengan penurunan berat badan.

  • Menahan Rasa Lapar

Capsaicin pada makanan pedas mengubah bakteri usus dengan cara membuatnya menghasilkan lebih banyak hormon kenyang dan dapat menahan rasa lapar.

Dalam jurnal yang diterbitkan oleh National Library of Medicine, manfaat makan pedas untuk diet yaitu dengan mengurangi nafsu makan dan meningkatkan pengeluaran energi.

Selain itu, mengonsumsi makanan pedas secara rutin dapat berkontribusi pada penurunan berat badan melalui pengurangan asupan energi.

Makanan pedas berpotensi membuat seseorang mengonsumsi lebih sedikit kalori dari yang seharusnya.

Hal inilah yang menjadi alasan utama mengapa makanan panas terkadang dikaitkan dengan diet dan penurunan berat badan.

  • Meningkatkan Metabolisme Tubuh

Makanan pedas terbukti dapat meningkatkan metabolisme dalam tubuh.

Dalam sebuah penelitian, terbukti bahwa capsaicin pada makanan pedas dapat meningkatkan suhu tubuh dan dapat meningkatkan metabolisme tubuh sebanyak 5%.

Artinya, manfaat makan pedas untuk diet dengan cara membantu membakar lebih banyak kalori sekaligus dapat menghambat penyimpanan lemak.

Sebuah studi terbaru juga menunjukkan bahwa orang akan mengonsumsi sekitar 75 kalori lebih sedikit setelah makan makanan dengan cabai merah dibandingkan dengan mereka yang memakan makanan hambar.

Penelitian lain menyebutkan bahwa orang yang mengonsumsi makanan pedas dapat membakar energi sekitar 50 kalori lebih banyak setiap harinya.

Baca Juga: 6 Variasi Resep Sambal Goreng, Mudah Dibuat!

Ternyata banyak juga manfaat makan makanan pedas, Moms. Nah, semoga tidak takut lagi untuk makan cabai, ya!

Artikel Terkait