Kesehatan

24 Agustus 2021

5+ Manfaat Minyak Sereh dan Cara Menggunakannya, Yuk Simak!

Ternyata, manfaat dari minyak sereh telah diuji secara ilmiah
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Fia Afifah R
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Apa yang terlintas di benak Moms saat disebutkan minyak sereh? Ada yang memilihnya sebagai essensial oil atau minyak esensial untuk menyegarkan ruangan, namun ada juga yang memilihnya untuk mengusir serangga di rumah.

Keduanya memang dapat menjadi kegunaan dari minyak sereh. Ini adalah minyak esensial yang dibuat dari penyulingan tanaman rumput Asia dalam genus Cymbopogon.

Rumput harum ini mendapatkan namanya dari kata Perancis yang berarti ‘lemon balm’, karena aroma bunganya yang seperti jeruk.

Baca Juga: 5 Manfaat Minyak Zaitun untuk Kecantikan

Mengenal Minyak Sereh

Minyak Sereh -1.jpg

Foto: Buchi.com/Shutterstock.com

Seperti banyak minyak esensial lainnya, minyak sereh juga memiliki manfaat tertentu, dan telah digunakan di banyak negara seperti Tiongkok dan Indonesia selama berabad-abad untuk mengobati ruam, infeksi, dan kondisi kesehatan lainnya.

Saat ini, minyak ini mungkin paling dikenal sebagai penolak serangga alami, tetapi kegunaan dan manfaatnya lebih dari sekadar itu. Minyak sereh sendiri adalah jenis minyak esensial yang banyak digunakan dalam aromaterapi.

Bersumber dari berbagai spesies Cymbopogon (serai), minyak sereh telah terdaftar sebagai pengusir serangga di Amerika Serikat sejak tahun 1948, dikutip US Environmental Protection Agency (EPA). Senyawa aromatik di dalamnya juga biasanya dimasukkan ke dalam sabun, lotion, lilin, dupa, parfum, dan semprotan.

Minyak sereh juga tersedia secara luas secara online, di toko makanan alami, dan toko yang mengkhususkan diri dalam produk aromaterapi dan kesehatan. Minyak ini juga tidak diatur oleh Food and Drug Administration (FDA) AS dan tidak harus memenuhi standar kemurnian apa pun.

Oleh karenanya, kualitasnya pun dapat bervariasi dari satu merek ke merek yang lainnya. Selama berabad-abad, sereh telah digunakan untuk berbagai tujuan, termasuk:

  • Sebagai pengusir serangga,
  • Sebagai agen anti-jamur,
  • Mengobati infeksi parasit,
  • Mempercepat penyembuhan luka,
  • Meningkatkan suasana hati atau melawan kelelahan,
  • Digunakan dalam parfum, atau sebagai aditif rasa dalam makanan.

Baca Juga: Manfaat Minyak Kelapa bagi Bayi

Manfaat Minyak Sereh secara Ilmiah

Minyak Sereh -2.jpg

Foto: Medicalnewstoday.com

Ada banyak klaim manfaat dalam penggunaakn misnyak sereh, terutama untuk kesehatan. Tetapi apakah penelitian ilmiah mendukung penggunaan ini? Ternyata, ada beberapa bukti bahwa minyak sereh memiliki manfaat kesehatan tertentu. Seperti:

1. Melindungi dari Nyamuk

Sebuah tinjauan 2011 oleh Tropical Medicine and International Health dari 11 studi, melihat efektivitas serai dalam mencegah gigitan nyamuk. Disimpulkan bahwa menggunakan minyak sereh bersama dengan vanilin yang ditemukan dalam biji vanili dapat memberikan perlindungan dari nyamuk hingga tiga jam.

Studi ini juga menemukan bahwa DEET memberikan perlindungan untuk jangka waktu yang jauh lebih lama daripada hanya minyak sereh saja. Studi Journal of Parasitology Research membandingkan kemampuan DEET, minyak serai, dan minyak adas untuk mengusir nyamuk.

Para peneliti menemukan bahwa DEET memiliki peringkat perlindungan lebih dari 90 persen selama enam jam. Minyak sereh dan adas memiliki peringkat perlindungan masing-masing sekitar 57 persen dan 47 persen, setelah hanya dua jam.

2. Agen Anti-jamur

Beberapa penelitian telah menemukan bahwa minyak sereh memiliki sifat anti-jamur tertentu yang dapat membantu melemahkan atau menghancurkan jenis jamur tertentu, yang dapat menyebabkan masalah kesehatan.

Salah satunya studi 2013 oleh Applied Microbiology and Biotechnology yang mengevaluasi aktivitas antijamur minyak sereh terhadap strain jamur yang dikenal sebagai Aspergillus niger.

Jamur umum ini diduga menyebabkan infeksi paru-paru dan sinus pada orang dengan sistem kekebalan yang lemah. Hasilnya, minyak sereh memiliki kemampuan untuk menghancurkan dinding sel jamur dan membunuh organisme di dalam sel yang dapat menyebabkan infeksi.

Hal ini mendorong para peneliti untuk menyarankan penggunaan minyak sereh yang memiliki potensi untuk digunakan sebagai fungisida yang aman dan ramah lingkungan. Studi sebelumnya melihat aktivitas antibakteri dan antijamur dari sepuluh minyak esensial dan menemukan bahwa minyak sereh efektif melawan semua 12 jamur yang diuji.

3. Penyembuhan Luka

Berdasarkan penelitian terbaru, minyak sereh memiliki potensi untuk mempercepat penyembuhan luka. Ini mungkin sangat penting bagi penderita diabetes, karena luka cenderung sembuh lebih lambat dengan kondisi ini.

Dalam studi pada hewan tahun 2016 oleh Front Pharmacology , para peneliti melihat efek minyak sereh pada penyembuhan luka yang terinfeksi Candida pada model tikus diabetes.

Hasilnya tercatat bahwa minyak sereh memiliki efek anti-jamur dan anti-inflamasi. Para peneliti juga menyimpulkan bahwa kombinasi dari dua faktor ini akan menyebabkan penyembuhan luka yang lebih cepat.

4. Membantu Menurunkan Berat Badan

Studi Nutrients pada tikus menilai efek menghirup minyak sereh dan beberapa komponennya pada berat badan. Hasilnya, menghirup komponen minyak sereh dapat menurunkan keinginan makan, menurunkan kolesterol, dan memperlambat penambahan berat badan.

5. Memberi Efek Fisiologis dari Inhalasi

Studi International Journal of Aromatherapy menyelidiki efek menghirup minyak esensial sereh, lavender, dan rosemary. Lavender ditemukan memiliki efek relaksasi dan rosemary ditemukan memiliki efek stimulasi pada otak.

Minyak sereh di sisi lain, memiliki efek di antara yang lebih kompleks. Para penulis menyarankan bahwa efeknya dapat bervariasi pada setiap individu.

Baca Juga: 15 Manfaat Minyak Argan, Melembapkan Kulit Hingga Menyembuhkan Stretch Mark

Cara Penggunaan Minyak Sereh

Minyak Sereh -3.jpg

Foto: Thelist.com

Moms dapat menggunakan minyak sereh dengan berbagai cara. Misalnya:

1. Menggunakan Aplikasi Semprotan

Minyak sereh mungkin baik untuk menyegarkan ruangan atau dioleskan pada kulit sebagai pengusir serangga. Jika Moms ingin membuat semprotan minyak sereh, Mombisa menambahkan minyak sereh ke dalam air dalam botol semprot kaca.

National Association for Holistic Aromatherapy (NAHA) merekomendasikan 10 hingga 15 tetes per ons air. Minyak ini tidak larut dalam air, jadi pertimbangkan untuk menambahkan zat pendispersi seperti solubol ke dalam larutan. Setelah itu kocok botol dengan baik sebelum menyemprot.

2. Diffuser

Diffuser dapat digunakan untuk menyebarkan aroma ke seluruh ruangan. Seperti aplikasi semprotan, Moms mungkin ingin menggunakan metode ini untuk mengusir serangga atau menambahkan aroma yang menyenangkan ke dalam ruangan.

Setiap alat diffuser biasanya memiliki cara penggunan tersendiri. Untuk menggunakan minyak sereh dengan aman di dalam diffuser, pastikan untuk mengikuti instruksi produk dengan hati-hati.

3. Minyak Pijat dan Krim

Minyak sereh juga dapat ditambahkan ke minyak dan krim untuk aplikasi topikal. Menggunakan minyak sereh dengan cara ini dapat membantu membunuh kuman dan jamur pada kulit, serta mempercepat penyembuhan luka.

Selalu encerkan minyak esensial dalam minyak tambahan lainnya sebelum dioleskan ke kulit. Ada beberapa cara untuk membuatnya:

  • Untuk membuat minyak pijat: Encerkan minyak sereh dalam minyak tambahan seperti minyak jojoba atau minyak kelapa. NAHA merekomendasikan menambahkan 15 tetes minyak esensial per ons minyak tambahan untuk pengenceran 2,5 persen. Untuk kulit sensitif, Moms mungkin ingin menggunakan larutan satu persen (6 tetes per ons minyak tambahan).
  • Untuk membuat krim atau losion: Encerkan minyak sereh dalam krim atau losion tanpa pewangi. NAHA merekomendasikan penggunaan pengenceran 1 hingga 2,5 persen untuk kulit normal (6 hingga 15 tetes per ons), dan pengenceran 0,5 hingga 1 persen untuk kulit sensitif (3 hingga 6 tetes per ons).

Moms lebih suka menggunakan minyak sereh dengan cara apa? Share di kolom komentar ya!

  • https://www.verywellhealth.com/citronella-what-you-should-know-about-it-88777
  • https://www.healthline.com/health/citronella-oil
  • https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/21481108/
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4617422/
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/23081773
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4928018/
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4377886/
  • https://www.sciencedirect.com/science/article/abs/pii/S0962456201800473
  • https://naha.org/explore-aromatherapy/about-aromatherapy/methods-of-application/
  • https://www3.epa.gov/pesticides/chem_search/reg_actions/reregistration/fs_PC-021901_1-Feb-97.pdf
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait