Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

Food Trend | Aug 3, 2018

Manfaat Minyak Zaitun, Minyak Paling Sehat untuk Memasak

Bagikan


Minyak zaitun, terutama minyak zaitun murni, telah lama dikenal karena manfaatnya untuk kesehatan.

Tidak heran, semakin banyak saja orang yang memilih mengganti minyak goreng mereka dengan minyak zaitun. Sebenarnya apa saja sih manfaat minyak zaitun untuk memasak?

Manfaat Minyak Zaitun untuk Memasak

1. Menurunkan kadar kolesterol jahat

Minyak zaitun mengandung lemak baik yang bagus sekali untuk kesehatan jantung. Jenis lemak baik yang paling banyak ditemukan dalam minyak zaitun adalah lemak jenuh tunggal.

Nah, lemak jenuh tunggal ini mampu menurunkan kadar kolesterol jahat dalam darah dan menormalkan aliran darah.

Dengan menurunkan kadar kolesterol jahat dalam darah, arteri juga akan menjadi lancar. Itu artinya risiko sakit jantung dan stroke menjadi berkurang.

2. Mengurangi risiko kanker

Bukan hanya menurunkan risiko sakit jantung dan stroke, minyak zaitun juga konon bisa mengurangi risiko kanker.

Kandungan antioksidannya yang banyak membuat minyak zaitun bisa membantu tubuh menghalau radikal bebas yang akan memberikan reaksi negatif pada sel tubuh dan bisa memicu kanker.

3. Mencegah darah tinggi

Konsumsi minyak zaitun secara rutin juga dapat mencegah penyakit darah tinggi.

Lemak jenuh tunggal dalam minyak zaitun juga memiliki kandungan asam lemak esensial omega-3 yang bisa membantu menurunkan tekanan darah.

Beberapa studi juga menemukan bahwa minyak zaitun bisa melindungi seseorang dari serangan depresi, osteoporosis, alzheimer, hingga inflamasi atau peradangan.

Keunggulan ini yang tidak didapatkan dari minyak goreng biasa, seperti minyak kelapa atau minyak sawit.

Kedua jenis minyak yang umumnya digunakan untuk memasak ini memiliki kandungan lemak jenuh yang lebih banyak ketimbang lemak tidak jenuhnya.

Alih-alih menurunkan kolesterol, asam lemak dalam minyak kelapa dan minyak sawit ini justru bisa meningkatkan jumlah kolesterol jahat.

Baca Juga: Berapa Lama Daging dan Telur Boleh Disimpan di Kulkas?

Minyak Sehat Lain untuk Alternatif Memasak

Selain minyak zaitun, masih ada beberapa minyak yang bisa Moms jadikan alternatif untuk memasak lho. Ada 6 minyak lain yang bisa Moms pilih. Cari tahu yuk minyak apa saja!

1. Minyak canola

Minyak canola dibuat dari biji canola yang dihancurkan. Minyak canola dikenal sebagai minyak sehat karena mengandung asam lemak tak jenuh tunggal.

Minyak canola paling pas digunakan untuk menumis. Cita rasanya yang ringan tetap menjaga cita rasa asli dari masakan.

Saat memilih minyak canola, pilihlah yang organik atau cold-pressed karena lebih sedikit terpapar bahan kimia.

2. Minyak avokad

Minyak avokad ini belakangan ini sedang populer di kalangan clean eating. Tidak seperti minyak kelapa yang mengandung banyak lemak jenuh, minyak avokad ini minim sekali kandungan lemak jenuhnya, hanya 1,6 gram per satu sendok makannya.

Dengan keunggulannya itu, minyak avokad dibanderol dengan harga yang cukup mahal.

3. Minyak safflower

Sama seperti minyak avokad, minyak safflower juga memiliki kandungan lemak jenuh rendah, asam lemak omega-9 tinggi, serta punya cita rasa netral dan smoke point (titik rusak minyak saat dipanaskan) yang paling tinggi di antara minyak lainnya.

Minyak safflower dijual dalam dua versi, versi proses kimiawi dan proses cold-pressed yang lebih sehat.

Baca Juga: 5 Restoran dengan Rendang Terenak yang Patut Dikunjungi

4. Minyak kacang tanah

Minyak kacang tanah dikenal sebagai minyak dengan cita rasa tinggi. Rasa kacang tanah yang kuat pada minyak akan mendominasi masakan.

Karena itu juga, minyak kacang tanah ini tidak terlalu umum digunakan dalam masakan. Hanya masakan-masakan tertentu saja yang menggunakan minyak jenis ini.

Seperti minyak canola, minyak kacang tanah ini melalui proses kimiawi pada pembuatannya dan memiliki kandungan lemak jenuh rendah.

5. Minyak wijen

Minyak yang penuh cita rasa lainnya adalah minyak wijen. Karena cita rasa yang kuat itu, penggunaan minyak wijen disarankan hanya dalam jumlah yang sedikit.

Jika Moms tidak alergi atau tidak menyikai kacang tanah, minyak ini bisa jadi alternatif Moms yang ingin menghasilkan masakan aromatik. Minyak wijen ini umum sekali digunakan pada masakan-masakan Korea.

Jadi minyak mana yang paling Moms sukai untuk memasak?

(AND)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.