Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Health | Mar 19, 2018

Manfaat, Prosedur, dan Biaya Laser Vagina untuk Mengencangkan Otot Organ Intim Usai Melahirkan Normal

Bagikan


Sebagai organ intim milik perempuan, vagina memiliki  keunikan tersendiri lantaran kondisinya yang berbeda-beda pada setiap perempuan.

Fungsi vagina pun amat beragam. Mulai dari bagian sistem reproduksi wanita dimana menjadi penghubung ke rahim hingga jalan lahir saat bersalin, memiliki fungsi dalam siklus menstruasi, juga menjadi organ seksual dalam berhubungan intim.

Baca Juga : 6 Fakta Menakjubkan Tentang Vagina yang Jarang Diketahui

Otot vagina yang lentur dan elastis membuatnya mampu beradaptasi dengan baik. Misalnya, menjelang persalinan dan setelahnya.

Seperti diketahui, kondisi vagina, otot perineum dan rektum setelah melahirkan tentu berubah dan tergantung pada proses kelahiran.

Melahirkan bayi dengan berat lahir besar akan menimbulkan luka yang lebih buruk dan pemulihan yang lebih lama.

Adapun jika melahirkan bayi dengan berat lahir kecil, lukanya lebih mudah disembuhkan karena perineum tetap utuh.  

Oleh karena itu, merawat vagina usai melahirkan diperlukan agar penyembuhan bisa maksimal.

Untuk merawat vagina usai melahirkan agar kembali kencang ke bentuk semula dapat dilakukan dengan berbagai cara. Mulai dari senam kegel, olahraga rutin, mengonsumsi makanan tertentu, minum ramuan tradisional hingga tindakan operasi untuk mengembalikan kekuatan otot organ intim.

Namun, ada pula cara yang lebih praktis melalui Laser Vagina Tightening.

Salah satu perawatan yang disediakan ZAP Beauty Clinic ini menjadi sasaran perawatan bagi para wanita modern, terutama bagi mereka yang telah melalui proses melahirkan normal.

Laser Vagina Tightening (LVT) adalah tindakan non invasif menggunakan teknologi Laser Erbium Yag yang dilakukan di dalam dan luar organ keintiman wanita. Tujuannya untuk meremajakan dan mengembalikan kembali struktur optimal dari organ intim dan sekitarnya.

Menurut dokter spesialis kulit dan kelamin, dr. Grace Waworuntu, meremajakan vagina dengan laser adalah prosedur medis yang aman. 

“LVT adalah prosedur yang sangat nyaman dan tindak menimbulkan rasa sakit. Kenapa aman? karena tidak meninggalkan bekas luka dan bekas tindakan”, ujarnya. 

Manfaat lain dari LVT adalah dapat mengencangkan otot disekitar vagina agar lebih elastis. Perawatan ini juga bisa membantu mengurangi keluhan beser (inkontinensia urin) bagi wanita yang memasuki usia menopause, meremajakan daerah vagina juga mengurangi keluhan turun peranakan pada wanita (prolaps uteri).

Baca Juga : Ini 5 Bentuk Organ Intim Perempuan, Moms yang Mana?

Manfaat, Prosedur, dan Biaya Tindakan Laser Vagina

Waktu yang dibutuhkan untuk perawatan laser vagina adalah sekitar 60 menit mulai dari klien masuk ruang perawatan, dilakukan anastesi, dilakukan perawatan, hingga selesai perawatan.

Sebelum perawatan, klien diminta untuk melakukan pemeriksaan papsmear (prosedur untuk menguji kehadiran kanker serviks pada wanita) atau menunjukkan hasil papsmear satu tahun terakhir untuk memastikan tidak adanya infeksi dan tanda keganasan pada area kewanitaan.

Perawatan ini sebaiknya dilakukan diluar masa menstruasi. Setelah perawatan, klien juga dianjurkan untuk puasa berhubungan intim untuk tujuh sampai 14 hari kedepan.

Baca Juga : Buang Angin Melalui Vagina, Normalkah?

Ditawarkan dengan harga empat juta rupiah per kedatangan, perawatan ini dilakukan dalam 2 tahap. Pertama, laser akan ditembakkan dari dalam dinding vagina. Tahap kedua, laser ditembakkan pada bibir vagina dan area sekitarnya.

Saat laser ditembakkan, pasien akan merasakan rasa hangat, namun tidak sampai menimbulkan rasa sakit yang membutuhkan masa pemulihan (downtime).

Untuk hasil yang optimal, dianjurkan untuk lakukan LVT sebanyak 1-3 kali per tahun tergantung dari seberapa berat keluhan yang dimiliki.

(ARH)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.