Kesehatan

KESEHATAN
6 Februari 2021

9 Manfaat Singkong Sebagai Alternatif Nasi, Penuh Nutrisi!

Belum banyak yang tahu bahwa singkong punya banyak manfaat untuk kesehatan.
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Agnes
Disunting oleh Adeline Wahyu

Daftar isi artikel

Singkong telah akrab dikenal masyarakat Indonesia sebagai cemilan ataupun pangan pengganti nasi.

Apakah singkong memiliki nilai nutrisi yang baik untuk kesehatan?

Yuk kita simak manfaat singkong di bawah ini.

Manfaat Singkong

Singkong juga dikenal dalam nama ubi kayu atau ketela pohon.

Dapat dikonsumsi umbi dan daunnya, singkong telah dikenal akrab oleh masyarakat Indonesia sebagai kudapan ataupun makanan pengganti beras dan jagung.

Singkong juga telah digunakan sebagai bahan baku industri dan pakan ternak.

Singkong memang memiliki zat racun jika tidak diolah dengan benar.

Untuk itu, mengolah singkong agar layak dan aman dimakan juga perlu diketahui.

Ketika diolah dengan benar, singkong menjadi pangan yang amat bergizi dan nikmat disantap dengan beberapa cara penyajian.

Namun belum banyak masyarakat yang tahu manfaat singkong lainnya selain sebagai sumber karbohidrat alternatif.

Singkong memiliki nutrisi dan manfaat kesehatan yang lebih baik jika dibandingkan dengan beras dan jagung sebagai makanan pokok.

Inilah manfaat singkong untuk kesehatan yang Moms dan keluarga perlu ketahui.

Baca Juga: 5 Manfaat Singkong untuk Kecantikan Kulit dan Rambut

1. Penuh Nutrisi

Singkong tinggi vitamin C dan nutrisi lainnya

Foto: thecreolemeltingpot.com

Dikutip dari Badan Ketahanan Pangan, setiap 100 gram singkong mengandung energi sebanyak 154 kkal, protein 1 gram, karbohidrat 36,8 gram, vitamin C 31 mg, zat besi 1,1 mg, kalsium 77 mg, serta serat 0,9 gram.

Singkong juga cocok dimasukkan ke dalam menu diet rendah lemak dengan kandungan hanya 0,3 gram saja.

Dengan nutrisi-nutrisi ini, singkong dapat memenuhi kebutuhan gizi Moms dan keluarga sekaligus menjadi sumber energi.

Selain itu singkong juga mengandung beberapa vitamin dan mineral lain seperti folat, niacin, thiamin, riboflavin, pyridoxine, vitamin A, E, K, dan mangan.

Publikasi Kementerian Pertanian tahun 2016 menunjukkan Indonesia adalah negara produsen singkong terbesar di dunia urutan ketiga.

Di Indonesia manfaat singkong juga menjadi salah satu makanan pengganti beras dan jagung dengan kualitas sumber energi dan nutrisi yang lebih baik secara keseluruhan.

2. Menurunkan Risiko Sindrom Metabolik

Sindrom metabolik adalah kombinasi beberapa gangguan kesehatan yang mengindikasikan adanya risiko yang lebih tinggi terkena diabetes atau penyakit jantung.

Biasanya ditandai oleh gejala-gejala seperti meningkatnya kadar gula dalam darah, kadar kolesterol, dan lingkar pinggang, di antara faktor lainnya.

Singkong memiliki kandungan flavonoid dan serat yang dapat melindungi tubuh dari berkembangnya sindrom metabolik dan komplikasi terkait lainnya.

Manfaat singkong ini menjadi lebih efektif ketika dijadikan pangan utama pengganti nasi atau gandum.

3. Mempercepat Penyembuhan Luka

Singkong mampu mempercepat penyembuhan luka

Foto: Freepik.com

Singkong kaya akan vitamin C, sehingga salah satu manfaat singkong adalah dapat membantu penyembuhan luka lebih cepat.

Dengan kandungan 31 mg vitamin C dalam 100 gram singkong, jumlah ini cukup untuk memenuhi sekitar 34% kebutuhan harian orang dewasa.

Vitamin C memiliki peran esensial untuk tubuh dalam membentuk kolagen yang berfungsi membangun komponen jaringan kulit.

Vitamin C tidak dapat diproduksi oleh tubuh, sehingga mendapatkan cukup vitamin C dari makanan mempengaruhi kemampuan tubuh memperperbaiki diri sendiri.

Baca Juga: 9+ Manfaat Daun Singkong untuk Kesehatan, Baik untuk Bumil Juga!

4. Menurunkan Tekanan Darah

Dalam 100 gram singkong juga terkandung potasium yang memenuhi sekitar 6% kebutuhan harian.

Manfaat singkong yang tinggi potasium ini yaitu mampu menurunkan tekanan darah dengan membantu menyeimbangkan kadar garam dalam darah.

Sebagai sumber potasium yang cukup tinggi, selain pisang dan kentang, singkong adalah pilihan tepat dimasukkan dalam menu makanan sehari-hari bagi penderita hipertensi atau siapa saja yang ingin menjaga tekanan darah agar tetap sehat.

5. Cocok untuk Diet

Singkong cocok untuk menu diet

Foto: Freepik.com

Sebagai salah satu alternatif makanan pokok, manfaat singkong memiliki kandungan serat yang cukup tinggi.

Sehingga jika Moms dan Dads sedang dalam program diet atau menginginkan pola makan lebih sehat, manfaat singkong sebagai alternatif sumber karbohidrat dan serat patut dipertimbangkan.

Hasil penelitian dalam The American Journal of Clinical Nutrition menunjukkan bahwa serat dan pati yang berasal dari umbi-umbian meningkatkan bakteri pencernaan yang lebih sehat serta mengurangi hasrat konsumsi makanan yang asin, manis, dan berlemak tinggi.

Serat dalam singkong secara positif berdampak pada microbiome usus yang meningkatkan perasaan kenyang dan cukup.

Dengan mencegah makan berlebih dan mengurangi konsumsi makanan-makanan yang terlalu asin, manis, dan berlemak tinggi, metabolisme tubuh dapat menjadi lebih baik dan berat badan juga dapat turun.

Baca Juga: 11 Manfaat Kulit Singkong untuk Kecantikan hingga Alternatif Ramah Lingkungan

6. Membantu Sistem Kekebalan Tubuh

Manfaat singkong dalam membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh didapat dari kandungan vitamin C dan beta-karoten yang cukup tinggi.

Keduanya berfungsi sebagai antioksidan yang membantu melindungi sel dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Tidak hanya umbinya, daun singkong juga mengandung saponin dan flavonoid, keduanya diketahui bersifat antibakteri dan anti-inflamasi yang menjaga tubuh terhindar dari peradangan dan penyakit.

7. Mengatasi Diare dan Konstipasi

Singkong bantu atasi diare dan konstipasi

Foto: Freepik.com

Selain mencukupi kebutuhan gizi, manfaat singkong untuk kesehatan lainnya adalah mampu membantu mengatasi diare.

Serat tidak larut yang terkandung dalam singkong membantu penyerapan cairan berlebih dalam usus.

Selain itu, serat dalam singkong juga tergolong dalam serat prebiotik, yang dapat berfermentasi dalam sistem pencernaan dan membantu mengembalikan komposisi bakteri baik dalam usus, sehingga membantu mengembalikan kesehatan usus secara keseluruhan.

Karena seratnya yang cukup tinggi, manfaat singkong juga sekaligus membantu mengatasi konstipasi, sehingga tidak ada salahnya memasukkan singkong ke dalam menu di samping sayur dan buah untuk mengatasi konstipasi.

Baca Juga: Diet Tinggi Serat Turunkan Peluang Risiko Terkena Kanker Payudara

8. Tinggi Saponin

Manfaat singkong lainnya juga datang dari kandungan saponin di dalamnya.

Saponin dikenal dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat di dalam darah.

Saponin dalam singkong bekerja dengan mengikat kolesterol dengan asam empedu sehingga tidak terserap oleh usus.

Saponin juga bersifat antioksidan, yang dapat membantu melindungi sel dari kerusakan oleh radikal bebas.

Kerusakan sel akibat radikal bebas disebut-sebut sebagai salah satu faktor kanker, sehingga konsumsi makanan yang mengandung saponin dapat menurunkan risiko kanker.

Namun manfaat singkong sebagai salah satu makanan pencegah kanker masih memerlukan penelitian lebih lanjut.

9. Alternatif untuk Penderita Diabetes

Singkong cocok dikonsumsi penderita diabetes

Foto: Orami Photo Stocks

Manfaat singkong lainnya juga sebagai salah satu pilihan makanan yang aman dikonsumsi penderita diabetes.

Beberapa penelitian menunjukkan jenis serat tidak larut yang terkandung dalam singkong dapat membantu meningkatkan dan mempercepat metabolisme dalam mengontrol gula darah.

Singkong juga memiliki indeks glikemik 46, nilai yang lebih rendah jika dibandingkan dengan makanan berpati lainnya.

Angka indeks glikemik yang semakin rendah menunjukkan bahwa singkong lebih lambat dicerna, sehingga tidak mengakibatkan kenaikan gula darah secara tiba-tiba setelah makan.

Hasil penelitian di tahun 2018 dalam Journal of Nutrition and Human Health melaporkan 40 orang yang disajikan 360 gram singkong sebelum makan, mengalami peningkatan toleransi glukosa dan kontrol glikemik yang lebih baik.

Namun, belum diketahui apakah suplemen singkong akan memberikan hasil yang serupa dan diperlukan penelitian lebih lanjut.

Baca Juga: Ini Dia 11 Manfaat Jagung untuk Ibu Hamil

Wah, ternyata manfaat singkong memang sangat bergizi ya, Moms. Tertarik untuk lebih sering makan singkong kah Moms? Tulis dikolom komentar, yuk!

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait