Trimester 1

19 November 2021

7 Manfaat Susu Kedelai untuk Ibu Hamil, Ketahui Porsi yang Tepat!

Susu kedelai tinggi akan protein, sehingga baik untuk dikonsumsi ibu hamil
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Floria Zulvi
Disunting oleh Adeline Wahyu

Susu kedelai untuk ibu hamil memberikan banyak manfaat. Seperti yang sudah diketahui, susu kedelai sendiri bisa dijadikan pengganti susu sapi untuk orang-orang yang menjalani pola hidup sebagai vegan atau vegetarian.

Di masa kehamilan, penting agar menjaga janin tetap sehat, sehingga Moms perlu memerhatikan asupan makanan dan aktivitas fisik sehari-hari.

Salah satu asupan yang tidak kalah penting dibutuhkan bagi ibu hamil adalah susu. Dari ragam jenis susu, Moms mungkin mempertimbangkan untuk minum susu kedelai.

Produk kedelai mengandung protein tinggi dan asam amino vital yang dibutuhkan janin untuk berkembang.

Dilansir dari Colorado State University, makanan dan minuman yang mengandung kedelai, seperti kacang kedelai, edamame, tahu, tempe, dan susu kedelai mengandung berbagai phytochemical dan antioksidan.

Hal ini membuat produk kedelai dapat melindungi kita dari gangguan jantung, beberapa tipe kanker, dan diabetes tipe 2.

Baca Juga: Anak Tidak Cocok Susu Sapi, Lebih Baik Susu Soya atau Formula Soya?

Manfaat Susu Kedelai untuk Ibu Hamil

susubumil1.jpg

Photo: Orami Photo Stock

Orang-orang yang tinggal di Asia sendiri cenderung mengonsumsi susu kedelai jika dibandingkan dengan orang masyarakat yang tinggal di belahan dunia lain.

Pada jurnal Association between Consumption of Soy and Risk of Cardiovascular Disease yang dilakukan pada tahun 2020, hal ini mungkin menjadi salah satu alasan populasi Asia sendiri termasuk dalam masyarakat yang jarang terkena penyakit jantung, stroke dan juga cancer.

Mengutip dari Mom Junction, berikut ini beberapa manfaat dari mengonsumsi susu kedelai untuk ibu hamil.

1. Kaya Asam Folat

Susu kedelai untuk ibu hamil memiliki manfaat yang bagus karena kandungan asam folat. Susu kedelai kaya akan asam folat yang menawarkan nutrisi yang diperlukan dalam kehamilan.

Asupan asam folat secara teratur meningkatkan pertumbuhan sel-sel saraf dan mengoptimalkan perkembangan janin.

2. Mengandung Ragam Vitamin

Vitamin B1, A dan E adalah beberapa vitamin yang paling dibutuhkan di masa kehamilan.

Vitamin E menawarkan energi yang membuat kehamilan Moms tetap sehat. Konsumsi susu kedelai akan membantu mencukupi kebutuhan vitamin pada janin dan ibu hamil.

3. Tinggi Kandungan Protein

Seperti yang dikatakan sebelumnya, susu kedelai tinggi kandungan protein yang dapat menjaga kesehatan pada organ di dalam tubuh.

Zat protein memastikan organ-organ janin untuk bisa berkembang dengan baik. Beberapa protein dalam susu kedelai adalah treonin, arginin, isoleusin, glisin, dan lisin.

Baca Juga: 5 Cara Membuat Susu Almond Mudah Ala Rumahan

4. Mengurangi Risiko Depresi

Salah satu manfaat kedelai untuk ibu hamil sendiri bisa sangat baik untuk mencegah depresi.

Dalam sebuah studi yang berjudul Soy Isoflavone Intake and Prevalence of Depressive Symptoms During Pregnancy in Japan sendiri melakukan survey ke lebih dari 1.700 perempuan tentang suasana hati dan konsumsi susu kedelai.

Makanan yang menunjukkan perubahan suasana hati ke aah yang lebih baik adalah susu kedelai.

5. Mengontrol Gula Darah

Manfaat susu kedelai untuk ibu hamil adalah bisa mengontro gula darah. Mereka yang memiliki diabetes gestational sendiri bisa mengandalkan kedelai untuk mengendalikan gula darah dan kolesterol.

Dalam sebuah studi pada tahun 2015 yang berjudul The Effect of Soy Intake on Metabolic Profiles of Women With Gestational Diabetes Mellitus meneliti partisipan yang mengonsumsi 50 gram kacang kedelai setiap hari setelah minggu ke-26 kehamilan.

Studi tersebut pun menunjukkan perubahan pada gula darah dan kolesterol yang nyata. Meski demikian, para peneliti tetap meminta agar para ibu hamil berkonsultasi terlebih dahulu pada dokter kandungan sebelum mengganti menu asupan harian.

6. Mencegah Anemia

Anemia sendiri sangat umum dirasakan oleh para ibu hamil. Ketika anemia diderita ibu hamil, hal ini bisa menimbulkan lemas, sakit kepala, dan cepat lelah.

Dalam sebuah studi yang berjudul Strong Negative Association Between Intake of Tofu and Anemia Among Chinese Adults in Jiangsu, China menunjukkan bahwa memakan tahu secara rutin bisa mengurangi risiko terserang anemia pada laki-laki dan perempuan.

Meski demikian, masih diperlukan penelitian yang lebih lanjut mengenai hal ini. Jadi, sebaiknya konsultasikan pada dokter kandungan lebih dalam ya untuk melakukan hal ini.

7. Mengurangi Risiko Penyakit Bawaan Lahir

Biji kedelai mengandung vitamin B9 yang dikenal dengan sebutan asam folat.

Konsumsi asam folat yang cukup sangat dibutuhkan karena dapat meningkatkan perkembangan sel-sel saraf pada janin.

Selain itu, kandungan asam folat dalam susu kedelai juga mengurangi risiko bayi lahir dengan cacat bawaan seperti kecacatan tabung saraf janin atau neural tube defects (NTD).

Untuk itu, ibu hamil dianjurkan untuk mengonsumsi cukup folat salah satunya dengan minum susu kedelai agar bayi lahir dengan sehat dan sempurna.

Baca Juga: 3+ Resep Bumbu Kacang untuk Berbagai Hidangan, Nagih!

Jangan Berlebihan Minum Susu Kedelai Saat Hamil

ibu hamil-2.jpg

Photo: Orami Photo Stock

Mengonsusmi susu kedelai untuk ibu hamil sendiri memang sedikit rumit, Moms. Terlebih ketika ada senyawa tertentu yang dikandung oleh susu kedelai yang disebut isoflavon.

Senyawa ini mirip dengan hormon esterogen yang biasa terkait dengan perkembangan seks perempuan, siklus menstruasi dan kehamilan.

Meski demikian, para ahli masih belum yakin apakah fitoestrogen bekerja dengan cara yang sama dengan estrogen di dalam tubuh. Hal tersebut dikarenakan penelitian sendiri menghasilkan hasil yang bertentangan.

Jadi, karena hal tersebut Moms perlu ingat bahwa konsumsi susu kedelai untuk ibu hamil juga tidak selamanya baik, terutama bila berlebihan.

Kedelai mengandung asam fitat, zat tumbuhan alami yang berikatan dengan mineral. Zat ini dapat menghalangi penyerapan beberapa logam berat seperti merkuri, timbal, kadmium, dan uranium.

"Ini sangat bagus. Tetapi, di saat yang sama juga dapat menghambat penyerapan mineral penting seperti niasin, kalsium, magnesium, besi dan seng, yang sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan janin," kata Brandon Horn, Ph.D., JD, L.Ac., profesor kedokteran reproduksi di Universitas Pengobatan Tradisional Cina Yo-San, Los Angeles, mengutip Parents.

Selain itu, produk kedelai dapat menurunkan kadar kolesterol yang sebenarnya dibutuhkan tubuh semasa hamil, untuk membuat progesteron, estrogen, dan vitamin D.

Baca Juga: 7 Manfaat Menakjubkan Kacang Macadamia, Jadikan Camilan Sehat Keluarga, Yuk!

Risiko Minum Susu Kedelai untuk Ibu Hamil

susu kedelai untuk ibu hamil

Foto: Orami Photo Stock

Ada beberapa hal yang perlu diketahui mengenai susu kedelai untuk ibu hamil. Hal ini berkaitan dengan isoflavon.

Pada ibu hamil yang mengandung janin laki-laki, asupan isoflavon berlebih bisa meningkatkan risiko janun mengalami kelainan pada organ vitalnya.

Sementara itu, untuk ibu hamil yang mengandung anak perempuan, asupan isoflavon yang berlebihan diduga bisa meningkakan risiko janin mengalami pubertas yang lebih cepat atau pubertas dini.

Meski demikian, beberapa risiko minum susu kedelai untuk ibu hamil secara berlebihan sendiri baru diketahui melalui penelitian laboratorum serta studi yang memiliki skala kecil saja.

Jadi, dampak atau efek samping susu kedelai buntuk ibu hamil dan janinnya sendiri masih perlu untuk dilakukan penelitian lanjutan.

Baca Juga: Review Susu Bebelac Gold Soya 3 dari Moms Orami, Rasanya Enak!

Porsi Susu Kedelai untuk Ibu Hamil

ibu hamil-1.jpg

Photo: Orami Photo Stock

Jika Moms ingin mengonsumsi susu kedelai, perhatikan jumlah asupan agar tidak membahayakan bayi yang berada di dalam kandungan.

Selama kehamilan, disarankan satu atau dua porsi konsumsi kedelai. Satu porsi itu setara dengan setengah cangkir tahu, atau satu cangkir susu kedelai.

Namun, jika Moms ragu untuk mengonsumsi kacang kedelai, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter mengenai konsumsi susu kedelai selama kehamilan.

Konsumsi dengan porsi yang salah dapat menimbulkan risiko penyakit yang ditularkan melalui makanan untuk Moms, dan juga janin yang belum lahir.

Nah itu dia manfaat dan risiko susu kedelai untuk ibu hamil, Moms! Jangan lupa untuk mengonsultasikannya pada dokter kandungan sebelum mengubah menu diet atau pola makan saat hamil, ya!

  • https://source.colostate.edu/the-pros-and-cons-of-soy-for-women/
  • https://academic.oup.com/eurjpc/article/24/7/735/5926697
  • https://academic.oup.com/jcem/article/100/12/4654/2536438
  • https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/27744546/
  • https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/18589021/
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait