Kesehatan

KESEHATAN
10 Januari 2021

Gurih Nan Lezat, Ketahui 6 Manfaat Telur Asin untuk Kesehatan Berikut

Telur asin mungkin kini menjadi salah satu makanan yang sedang populer. Namun Moms perlu memerhatikan manfaat dan bahayanya berikut!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Rizky
Disunting oleh Intan Aprilia

Bagi orang Indonesia dan beberapa negara Asia lainnya, telur asin adalah salah satu makanan yang sudah cukup umum disajikan.

Namun tampaknya belakangan telur asin semakin populer dan disajikan sebagai campuran makanan lain.

Mulai dari keripik, hingga dijadikan saus pelengkap sajian ayam tepung atau udang goreng. Tak hanya itu, telur asin juga nikmat dimakan langsung.

Sebelum menjabarkan manfaat telur asin, sebaiknya Moms ketahui dulu cara membuat telur asin. Singkatnya, telur asin sebenarnya dibuat dari telur bebek yang diasinkan.

Butiran telur bebek yang sudah dibersihkan ini kemudian direndam dalam larutan air garam selama berhari-hari.

Ada yang merendamnya hanya 12 hari saja, tetapi ada juga yang merendamnya hingga satu bulan lamanya. Oleh karena itu, tak mengherankan jika dalam satu butir telur asin bisa terkandung hingga 397 mg sodium.

Mengutip Korean Journal For Food Science of Animal Resource, dalam satu butir telur asin, terdapat beragam nutrisi seperti:

  • 137 kalori
  • 10,23 gr lemak
  • 656 mg kolesterol
  • 165 mg potasium
  • 1,08 gr karbohidrat
  • 9,51 gr protein

Tak hanya itu, telur asin juga memuat beragam vitamin dan mineral seperti Vitamin A dan C, kalsium, fosfor, dan zat besi.

Hebatnya lagi, proses pengasinan telur juga bisa membuat unsur-unsur tersebut lebih mudah diserap oleh tubuh.

Apabila dibandingkan dengan telur bebek biasa, protein dalam telur asin juga sudah berubah menjadi asam amino.

Baca Juga: Bolehkah Ibu Hamil Makan Telur Asin? Ini Jawabannya!

Hal ini berbeda bila kondisi telur masih mentah, yang mana kandungan lemak dan proteinnya masih menyatu dalam kuning telur.

Saat pengasinan terjadi, protein tersebut kemudian akan terpisah dari lemak sehingga lemak tadi akan berubah menjadi minyak kuning telur.

Di dalam kuning telur ini kemudian ditemukan lututrin dan karoten, yang ditandai dengan munculnya warna orange kemerahan.

Manfaat Telur Asin

Manfaat Telur Asin

Foto: freepik.com

Berikut ini adalah beberapa manfaat telur asin untuk tubuh:

1. Memenuhi Kebutuhan Nutrisi

Telur asin adalah salah satu makanan yang baik untuk anak-anak. Pasalnya, manfaat telur asin untuk anak sangat baik berkat gabungan dari protein, lemak, dan karbohidrat.

Dalam satu butir telurnya mengandung 9 gram protein berkualitas yang bisa digunakan oleh tubuh anak untuk menunjang sistem kekebalan tubuh.

Telur bebek juga mengandung 9,6 gram lemak yang bisa menjadi sumber energi, dan 1 gram karbohidrat saja.

2. Menjaga Kesehatan Tulang

Tak hanya memenuhi kebutuhan nutrisi, manfaat telur asin untuk anak lainnya adalah menjaga kesehatan tulangnya. Ini karena telur asin mengandung sejumlah kecil seng, fosfor, dan kalsium.

Mengutip American Journal of Therapeutics, fosfor dan kalsium ini sangat bermanfaat bagi kesehatan dan pertumbuhan tulang anak.

Dengan demikian, kekuatan tulang anak akan terjaga, dan orangtua yang mengonsumsinya juga bisa terhindar dari osteoporosis.

3. Meningkatkan Massa Otot

Salah satu manfaat telur asin untuk pria adalah membantu pembentukan otot, terutama bagi pria yang sedang ingin membentuk badannya menjadi lebih atletis.

Pasalnya, telur asin yang dibuat dengan telur bebek umumnya cenderung memiliki lebih banyak kandungan protein jika dibandingkan telur ayam.

Berkat tingginya kandungan protein pada telur asin, maka pria bisa terbantu dalam meningkatkan dan membentuk massa otot sehingga ototnya menjadi lebih padat dan kuat.

Supaya lebih sehat, kita bisa mengonsumsi telur asin secara utuh dengan cara direbus atau dikukus.

Kedua cara masak ini cenderung lebih sehat karena tidak menggunakan minyak atau tambahan bahan-bahan lainnya.

Baca Juga: Bolehkah Anak Makan Telur Setiap Hari?

4. Meningkatkan Metabolisme Tubuh

Salah satu manfaat telur asin untuk diet adalah membantu tubuh lebih cepat melakukan proses metabolisme.

Pasalnya, kandungan protein pada telur asin sangat baik untuk memberikan energi pada sel-sel tubuh.

Kandungan ini kemudian akan membantu untuk mencerna, mendistribusikan, dan memanfaatkan zat-zat gizi yang diperoleh dari makanan dan minuman yang Moms makan.

Oleh karena itu proses metabolisme jadi lebih baik dan lancar sehingga bermanfaat untuk diet.

Apalagi seperti yang Moms ketahui, saat diet, Moms perlu memperbanyak protein yang umumnya membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna sehingga Moms bisa merasa kenyang lebih lama.

5. Membantu Perkembangan Otak

Perkembangan otak anak yang maksimal juga merupakan salah satu manfaat telur asin untuk anak yang sayang jika dilewatkan.

Manfaat ini datang berkat kandungan omega 3 yang ada di dalam telur asin. Mengutip Brain Research, omega 3 akan membantu merangsang sel-sel pada otak sehingga mencegah terjadinya gangguan pada otak.

Alhasil, telur asin sangat direkomendasikan untuk dikonsumsi pada ibu hamil dan anak-anak dibawah usia tiga tahun.

6. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Sedang butuh makanan yang bisa tingkatkan daya tahan tubuh di tengah cuaca yang sedang tak menentu? Moms bisa coba memasukkan telur asin ke menu harian.

Kandungan selenium di dalam telur asin akan menunjang fungsi kekebalan tubuh tetap sehat dan membantu memproduksi hormon tiroid.

Sementara itu, kandungan zat besi akan membantu sel darah merah mengalirkan oksigen dan berperan penting untuk memproduksi energi.

Baca Juga: 7 Resep Telur untuk Sarapan yang Lezat dan Mengenyangkan

Jangan lupa diseimbangkan dengan sayur dan buah, supaya kebutuhan nutrisi harian terpenuhi dan Moms sekeluarga jadi tidak mudah terserang penyakit.

Waspadai Bahaya Telur Asin Jika Dimakan Berlebihan

Waspadai Bahaya Telur Asin

Foto: freepik.com

Meskipun banyak manfaat telur asin, akan tetapi mengonsumsi telur asin yang berlebihan juga tidak baik bagi tubuh dan bisa menimbulkan bahaya bagi kesehatan.

Dr Kalpana Bhaskaran selaku manajer dari Nutrition Research and Head of Glycemic Index Research Unit di Temasek Polytechnic’s School of Applied Science juga menyebutkan bahwa konsumsi sebutir telur asin bisa meningkatkan kadar kolesterol di dalam tubuh.

Kadarnya pun melebihi jumlah yang direkomendasikan setiap harinya, yakni sekitar 300 mg. Apalagi dalam sebutir telur asin bisa terkandung 300-600 mg kolesterol, meski ini bisa tergantung dari proses pembuatannya.

Jadi saat kita makan dua butir telur asin dalam sehari, jangan heran jika akan merasakan gejala kolesterol tinggi seperti nyeri dada, hingga kepala pusing.

Selain kolesterol, jumlah sodium yang ada di dalam telur asin juga cukup besar yang kemudian bisa menjadi masalah jika dikonsumsi berlebihan. Jika hendak makan telur asin, sebaiknya imbangi dengan makanan rendah sodium lainnya.

Batasan sodium yang disarankan setiap harinya maksimal 2000 mg atau 5 ml saja. Dalam satu butir telur asin, kita sudah mendapatkan kebutuhan sodium harian hingga 30 persen dari jumlah yang dibutuhkan.

Moms juga harus memerhatikan makanan yang menggunakan saus telur asin. Pasalnya besar kemungkinan ada lebih dari 1 butir telur asin yang akan dipergunakan dalam 1 porsi makanan tersebut.

Baca Juga: Apakah Telur Menyebabkan Bisul? Ini Penjelasannya!

Kalau Moms mengonsumsinya, kadar kolesterol dan sodium di dalam tubuh pun akan meningkat dan dikhawatirkan menyebabkan gangguan kesehatan.

Jika asupan sodium terlalu banyak, maka hal ini tak hanya beresiko meningkatkan tekanan darah, tetapi juga gangguan medis lainnya seperti penyakit lambung, kanker, ginjal, asma, bahkan osteoporosis.

Jadi, walau manfaat telur asin baik untuk kesehatan, sebaiknya Moms tidak makan telur asin berlebihan, atau jadikan makanan sesekali saja.

Apalagi kalau Moms dan anggota keluarga lain mengidap penyakit tertentu yang berkaitan dengan kolesterol dan tekanan darah tinggi, telur asin adalah makanan pantangan yang tak boleh sembarangan dimakan.

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait