3-12 bulan

3-12 BULAN
17 Desember 2020

5 Manfaat Kuning Telur untuk Bayi dan Tips Memasaknya

Kolestrol pada kuning telur bisa membantu melancarkan pencernaan anak
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Dresyamaya Fiona
Disunting oleh Intan Aprilia

Telur jadi salah satu bahan MPASI favorit para Moms. Selain mudah didapatkan dan murah harganya, telur juga punya kandungan yang baik untuk kesehatan.

Telur mengandung kolesterol, protein, lemak, dan mikronutrisi seperti zat besi, zinc, tembaga, selenium, kalsium, asam lemak, vitamin D, B12, E, kolin, dan folat.

Baca Juga: Resep Sosis Telur Gulung yang Pasti Disukai Anak-Anak

Dalam memenuhi kebutuhan nutrisi anak, tak jarang para orang tua harus memutar balikkan otak dalam mencari ide asupan yang terbaik. Pada bayi usia 0-12 bulan ditandai dengan pertumbuhan yang cepat.

Perkembangan yang cepat ini kerap dinamakan sebagai periode emas sekaligus periode kritis.

Pada masa ini bayi harus memenuhi asupan gizi yang seimbang untuk tumbuh kembang optimal. Jika nutrisi atau asupan tidak terpenuhi, maka akan mengganggu tumbuh kembang bayi dan anak.

Kualitas ASI yakni juga dipengaruhi dari makanan dan minuman yang dikonsumsi ibu. Manfaat ASI untuk anak memang tiada duanya, apalagi untuk usia bayi 0-12 bulan.

Baca Juga: Ini 4 Manfaat Beras Merah sebagai MPASI

ASI dapat membantu mencegah risiko serangan berbagai penyakit sekaligus menjadi daya tahan tubuh anak.

Selain bubur, daging, sayur-sayuran, ada banyak olahan makanan yang diberikan untuk anak, seperti halnya dari gizi hewani, yakni kuning telur.

Kuning telur memang sangat berperan dalam memenuhi kebutuhan gizi bayi pada masa pertumbuhan. Mari simak manfaat kuning telur untuk bayi!

Manfaat Kuning Telur untuk Bayi

Manfaat-kuning-telur-untuk-bayi

Foto: Orami Photo Stock

Telur sangat memiliki protein yang tinggi. Protein ini sangat dibutuhkan untuk mendukung masa pertumbuhan anak.

Selain itu, kuning telur juga berperan dalam membentuk dan membangun sel pada tubuh, sehingga anak tidak mudah sakit.

Kuning telur biasanya memang jarang dikonsumsi orang tua karena mengandung lemak dan kolesterol.

Namun, nutrisi ini cukup baik dikonsumsi bayi dan anak - anak. Kuning telur mengandung asam lemak, vitamin, zat besi dan kalsium yang dibutuhkan untuk tumbuh kembang bayi.

1. Kuning Telur untuk Fungsi Otak

Menurut American Journal of Clinical Nutrition, kolesterol pada telur jika dikonsumsi bayi tidaklah berdampak buruk.

Justru kolesterol membantu mencerna lemak dan menghasilkan hormon di tubuh manusia.

Kolestrol menjadi salah satu manfaat kuning telur untuk bayi yang berperan penting.

Kolestrol penting untuk perkembangan dan fungsi otak yang optimal. Dalam membantu melancarkan pencernaan, kolestrol pada kuning telur juga memperkuat dinding usus.

Baca Juga: Resep MPASI Bayi 7 Bulan Dengan Zucchini

Kuning telur menjadi makanan yang baik untuk bayi. Kuning telur mengandung zat besi yang tinggi dan mudah diserap oleh tubuh. Manfaat kuning telur untuk bayi juga dapat melatih motorik anak sebagai finger food.

Apabila Moms mengolah telur dengan cara scrambled egg, ini pilihan bagus untuk anak mengonsumsinya dengan mandiri.

2. Menjaga Kesehatan Mata

Manfaat kuning telur untuk bayi juga dapat melindungi indra penglihatan.

Kandungan antioksidan seperti lutein dan zeaxanthin juga ditemukan dalam telur. Ini berfungsi untuk melindungi mata dari kerusakan yang disebabkan oleh cahaya ultraviolet.

Melansir ahli gizi, Megha Mukhija, kuning telur tidak menyebabkan reaksi alergi pada bayi umumnya. Namun, tak jarang ada sebagian bayi yang alergi terhadap telur.

Alergi telur terjadi karena sistem imunitas tubuh bereaksi secara berlebihan pada makanan yang mengandung telur.

Sistem imun tubuh mendeteksi kalau protein pada telur merupakan zat yang berbahaya dan terjadilah reaksi alergi.

Pemberian kuning telur untuk bayi dapat dilakukan pada usia 7 bulan ke atas. Sekitar 1-2 sendok makan untuk mendapat protein sebanyak dua kali sehari.

3. Tinggi Protein

Selain itu, manfaat kuning telur untuk bayi datang dari proteinnya yang tinggi. Protein berguna untuk memberikan energi pada tubuh, apalagi anak beraktivitas cukup tinggi.

Dengan mengonsumsi kuning telur, terkandung 2,5 gram protein yang dibutuhkan tumbuh untuk memperbaiki jaringan tubuh, meningkatkan imunitas dan menunjang fungsi otak.

4. Menjaga Kesehatan Tulang

Sebuah studi menurut Journal of The American Academy of Pediatrics, manfaat telur sangatlah penting.

Telur menambah 50% asupan yang cukup untuk nutrisi penting pada bayi menyusui dan memberikan perlindungan kekebalan daya tahan tubuh.

Manfaat kuning telur juga merupakan sumber alami vitamin D yang baik untuk kesehatan tulang, gigi dan otot.

Tingginya kalsium dalam kuning telur memperkuat kesehatan tulang, gigi dan pembentukan jaringan pada tubuh.

Baca Juga: Kenali 7 Tanda Anak Kekurangan Nutrisi Penting

5. Mencegah Penyakit Kronis

Tak hanya itu, manfaat kuning telur untuk bayi juga berfungsi untuk mencegah penyakit kronis pada tubuh manusia.

Walaupun, lemak terkandung dalam kuning telur, namun ia juga dapat berperan dalam mencegah penyakit kronis sejak bayi. Oleh karena itu, pilihlah telur yang mengandung omega-3 untuk fungsi otak yang baik.

Manfaat kuning telur dengan kandungan omega ini juga menurunkan risiko penyakit tertentu, seperti jantung, diabetes, asma, radang sendi dan kanker.

Untuk menghindari reaksi alergi, Moms bisa memperkenalkan telur kuning pada hari pertama. Kemudian lihat tiga hari kedepannya apakah ada reaksi alergi

Nah dalam menghindari hal seperti itu dan untuk lebih meyakinkan, Moms juga bisa berkonsultasi dengan dokter untuk memastikan apakah Si Kecil alergi terhadap telur atau tidak.

Nah, bicara soal manfaat kuning telur untuk bayi, selain tinggi protein, kuning telur juga mengandung kolin yang berfungsi mencerdaskan otak anak. Kolin juga membantu berfungsinya sistem kardiovaskular dan saraf anak.

Kandungan DHA pada kuning telur memberikan asupan gizi untuk pertumbuhan bayi.

Sebuah studi The American Journal of Clinical Nutrition, manfaat kuning telur untuk bayi dapat menjadi sumber zat besi yang berguna selama masa penyapihan.

Tips Menyajikan Kuning Telur untuk Bayi

Manfaat-kuning-telur-untuk-bayi-cara-pengolahan

Foto: Orami Photo Stock

Setelah tahu berbagai manfaat kuning telur untuk bayi, Moms juga perlu memahami tips menyajikannya bagi Si Kecil.

Selalu berkreasi dalam mencari ide dan memperkenalkan kuning telur pada bayi. Dengan demikian, ia akan mulai mengenal kuning telur dalam salah satu pilihan asupan.

Cara untuk memberikan telur pada bayi sebagai salah satu olahan makanan cukup mudah.

Cukup kupas telur yang sudah matang, lalu pisahkan kuning telur dan putih telur. Hancurkan telur dan campurkan pada MPASI, susu formula atau ASI.

Alternatif cara lain Moms juga bisa memisahkan kuning telur saat masih mentah.

Panaskan telur pada wajan dengan minyak atau mentega, lalu campurkan kuning telur dengan ASI atau susu formula sebelum dimasak.

Baca Juga: Waspadai Tanda-tanda Bayi Alergi Susu Formula

Untuk menambah kenikmatan, kuning telur juga dapat diolah dengan sajian oatmeal.

Buatlah kuning telur seperti scrambled egg hingga matang, kemudian potong kecil-kecil. Campurkan pada bubur bayi yang telah dimasak.

Ingat Moms, jangan berikan kuning telur mentah pada bayi, karena akan berakibat salmonella.

Semua cara pengolahan ini tidak merubah nutrisi dan protein pada kuning telur. Silakan Moms kreasikan dengan mencocokan gaya makan Si Kecil.

Usahakan tidak memberikan garam atau gula tambahan pada kuning telur pada bayi usia di bawah 1 tahun ya, Moms.

Mengetahui Kuning Telur yang Baik Dikonsumsi

Manfaat-kuning-telur-untuk-bayi-perbedaan-telur

Foto: Orami Photo Stock

Dalam mencari telur pastinya Moms memilih telur yang segar untuk dikonsumsi bayi. Melansir Parenting Firstcry, cara untuk mengetahui telur segar dapat dengan cara mudah ini.

Cukup ambil semangkuk air dan masukkan telur ke dalamnya. Telur segar akan tenggelam sedangkan telur busuk atau basi akan mengapung di permukaan air.

Baca Juga: 6 Resep Oats untuk MPASI Bayi. Yuk Coba Buat, Moms!

Telur basi akan mengapung karena memiliki kantong udara di dalamnya dan seiring bertambahnya usia, telur akan semakin mengapung.

Jadi Moms pastikan sebelum memberikan asupan untuk anak, cari tahu kondisi telur itu ya.

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait