Newborn

15 Januari 2019

Vaksin MMR Kembali Hadir di Indonesia, Kenali Manfaatnya untuk Bayi

Vaksin MMR berguna mencegah campak dan rubella pada Si Kecil
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh (mentari.delita)
Disunting oleh (mentari.delita)

Vaksin MMR merupakan vaksin gabungan yang berguna untuk melawan vaksin melawan gondong, campak, dan rubella.

Vaksin ini umumnya diberikan pada bayi di usia 15 bulan, kemudian pada saat mereka berusia 5 tahun kembali berikan penguat atau booster vaksin MMR.

Vaksin MMR memang sempat hadir di Indonesia, tapi beberapa tahun belakangan vaksin ini sempat menghilang.

"Vaksin ini kan memang umumnya impor, jadi permasalahannya terletak sama izin. Sekarang ini udah mulai legal lagi," ujar dr. Reza Abdussalam, SpA, dokter spesialis anak Brawijaya Hospital Antasari saat dihubungi oleh Orami. 

Saat ini, vaksin MMR yang sebelumnya sempat digantikan oleh vaksin MR mulai kembali hadir di Indonesia.

Ketika MMR menghilang di Indonesia, vaksinnya berganti menjadi vaksin MR saja untuk melawan campak dan rubella.

"Dengan hanya mendapatkan vaksin MR saja, anak-anak memang masih berisiko untuk terkena gondongan. Namun jangan khawatir, karena sebenarnya yang risikonya yang lebih besar dan berbahaya adalah campak dan rubella,” jelas dr. Reza.

Baca Juga: Si Kecil Mau Disuntik Vaksin? Cek Dulu 5 Tips Berikut Ini

Manfaat Vaksin MMR

Bagi Moms yang belum tahu, vaksin MMR memiliki peranan yang sangat penting dalam menjaga kesehatan Si Kecil.

Mereka yang daya tahan tubuhnya masih lemah, akan rentan terkena virus dan penyakit.

Vaksin MMR inilah yang akan mencegah mereka terkena penyakit yang disebabkan dari virus campak, gondong dan rubella.

Di antara anak-anak Moms mungkin ada yang pernah mendapatkan vaksin MMR di usia 15 bulan, tapi hingga usianya 5 tahun tak lagi mendapatkan penguat atau booster MMR.

Hal ini tentunya menimbulkan kekhawatiran apakah hal tersebut akan berpengaruh pada kondisi kesehatan anak.

dr. Reza menjelaskan Moms tidak perlu was-was terhadap hal tersebut. “Pada prinsipnya vaksin tidak akan hangus. Jadi sebenarnya bukanlah masalah besar jika anak tidak mendapat booster," ungkapnya.

Efek Samping Vaksin MMR

Tidak ada persyaratan yang rumit ketika anak hendak mendapatkan vaksin MMR.

Namun, yang pasti ketika akan menerima vaksin, sebaiknya anak-anak tidak dalam kondisi demam.

Tidak masalah jika sedang batuk dan pilek, namun jangan sampai dalam kondisi demam.

Setelah itu biasanya anak-anak yang baru menerima vaksin memang akan demam namun jangan khawatir karena efek samping itu hanya terjadi dalam 1 x 24 jam saja.

Baca Juga: Vaksin Bayi, Perlu atau Tidak?

Moms mungkin pernah mendengar bahwa vaksin MMR dapat menyebabkan autisme bukan?

Tak perlu khawatir, hingga saat ini belum ada penjelasan secara medis maupun bukti tentang hal tersebut.

Karena pada dasarnya, tentu semua vaksin telah melewati uji klinis yang dapat dipastikan keamanannya.

"Di Inggris pernah ada sebuah penelitian untuk hal ini, tapi penelitian tersebut tidak bisa dikatakan berhasil karena yang diteliti hanya sekitar 12 orang dan tidak memenuhi kriteria penelitian," kata dr. Reza. 

Jadi Moms tidak perlu ragu lagi untuk memberikan vaksin MMR pada Si Kecil ya! 

(MDP)

Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait