Pernikahan & Seks

10 Masalah Rumah Tangga yang Patut Diwaspadai dan Cara Mengatasinya

Apabila tidak hati-hati, beberapa hal di bawah ini bisa jadi pemicu masalah rumah tangga, Moms
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Riskita
Disunting oleh Orami

Daftar isi artikel

Masalah rumah tangga tak selamanya membawa petaka. Malah, hubungan yang sehat adalah hubungan yang diwarnai dengan argumen, pertengkaran, dan konflik.

Bukan masalah rumah tangga yang menjadi fokusnya, namun bagaimana cara Moms dan Dads menyelesaikan masalah dan menjadi lebih mengenal satu sama lain lebih baik lagi.

Masalah Rumah Tangga

Beberapa orang akan memilih menghindar dari masalah rumah tangga dengan tidak membicarakan hal-hal yang kontradiktif dengan pasangan, walaupun sebenarnya dalam hati tidak setuju.

Namun, hal kecil yang diabaikan dapat menjadi masalah yang lebih besar di kemudian hari sehingga patut diwaspadai.

1. Uang

Konflik Rumah Tangga yang Patut Diwaspadai 1.jpg

Foto: freepik.com

Salah satu pemicu masalah rumah tangga adalah ketika pasangan tidak menyetujui cara pasangannya mengelola keuangan.

Bukan hanya nominal yang dihabiskan oleh pasangan, akar permasalahannya bisa saja ketakutan dalam diri sendiri.

Misalnya ketakutan tidak dianggap penting dan tidak dihargai dalam mengambil keputusan dalam hidup pasangan, atau kekhawatiran akan keamanan finansial rumah tangga di masa depan.

Salah satu solusi yang dapat dilakukan adalah selalu transparan dengan pasangan dalam hal finansial untuk membangun kepercayaan dan perasaan saling menghargai.

Selain itu, memberi maupun mendengar pendapat dari pasangan secara positif juga sangat krusial sebagai pencegah masalah rumah tangga.

Baca Juga: Waspada ‘Selingkuh’ Keuangan di Rumah Tangga, Apa Maksudnya?

2. Media Sosial

Konflik Rumah Tangga yang Patut Diwaspadai 2.jpg

Foto: freepik.com

Studi dari Universitas Maryland mendapati bahwa mahasiswa mendeskripsikan jauh dari media sosial sama seperti berhenti mengonsumsi obat-obatan dan alkohol, yaitu keinginan yang sulit dikontrol, cemas, dan gelisah.

Ketagihan bermain dengan media sosial dapat membuat waktu berkualitas untuk keluarga berkurang dan berdampak buruk untuk kualitas hubungan dalam keluarga.

Hal lain yang dapat menjadi masalah rumah tangga adalah ketika melihat konten orang lain yang memamerkan kemesraan di media sosial.

Ada baiknya tidak membandingkan hubungan mereka dengan hubungan Moms dan Dads agar hal-hal negatif tidak menimbulkan masalah rumah tangga.

3. Kurangnya Keintiman

Konflik Rumah Tangga yang Patut Diwaspadai 3.jpg

Foto: freepik.com

Salah satu masalah rumah tangga yang melanda pasangan yang sudah lama menikah adalah berkurangnya kemesraan karena berbagai faktor, misalnya kesibukan, kurang percaya diri, atau selalu ada anak-anak.

Kurangnya keintiman dapat menandakan putusnya koneksi secara emosional di mana pasangan merasa tidak diinginkan.

Masalah semakin sulit dikomunikasikan karena Moms dan Dads dapat merasa malu untuk mengakui ketidaknyamanan dengan tubuh sendiri.

Namun, daripada terlalu banyak berpikir dan berharap orang lain bisa membaca pikiran, akan selalu lebih baik memberitahu pasangan apa yang kita rasakan.

Baca Juga: 7 Cara Mempererat Keintiman Hubungan Pernikahan, Bukan Hanya Seks!

4. Cara Mendidik Anak

Konflik Rumah Tangga yang Patut Diwaspadai 4.jpg

Foto: freepik.com

Solusi untuk hampir seluruh masalah rumah tangga dalam cara mendidik anak adalah mencapai kesepakatan bersama.

Jika tidak, topik tentang anak-anak bisa dengan mudah memicu perdebatan antara Moms dan Dads, sehingga menambah masalah rumah tangga.

Hindari berdebat di depan anak, lakukan diskusi secara privat dengan pasangan agar mencapai kesepakatan dan menjadi satu suara di depan anak.

5. Pekerjaan

Konflik Rumah Tangga yang Patut Diwaspadai 5.jpg

Foto: freepik.com

Pekerjaan dapat dengan mudah menjadi masalah rumah tangga karena sebagian besar waktu dalam sehari digunakan untuk bekerja.

Faktor lain seperti waktu kerja yang berbeda, atau beban kerja yang tinggi dapat menyebabkan pasangan merasa kurang menghabiskan waktu berdua.

Solusi dari masalah ini adalah menyiapkan waktu khusus untuk pasangan dan keluarga sehingga tidak mengorbankan kualitas hubungan dan pekerjaan.

Baca Juga: Apakah Pisah Ranjang Jadi Solusi Konflik di Pernikahan?

6. Pekerjaan Rumah

Konflik Rumah Tangga yang Patut Diwaspadai 6.jpg

Foto: freepik.com

Terdengar sepele, namun hal ini tidak jarang menjadi keluhan dan bibit masalah rumah tangga, terutama bagi pihak wanita.

Bagi Moms dan Dads yang tidak menggunakan jasa asisten rumah tangga, secara umum pekerjaan merapikan dan membersihkan rumah akan dibebankan kepada Moms.

Ketika Moms merasa lelah secara fisik dan emosional, Moms akan merasa beban ini tidak adil dan dapat menjadi bahan argumen.

Solusi dari masalah ini adalah pembagian tugas yang dengan adil dan realistis.

Sebagai contoh, jika Dads dapat mencuci piring dan membereskan tempat tidur dua kali lebih cepat daripada Moms, kenapa tidak?

Di sisi lain, Moms mungkin lebih cepat menyetrika kemeja, menyusun laporan keuangan keluarga, atau mencuci pakaian.

7. Komunikasi

5 Pentingnya Komunikasi Suami Istri dalam Pernikahan

Foto: Orami Photo Stock

Komunikasi juga dapat menjadi salah satu masalah rumah tangga yang muncul dalam hubungan Moms dan Dads. Bahkan, komunikasi yang buruk dapat memunculkan masalah rumah tangga lainnya.

Misalnya, ketika Moms dan pasangan tidak satu suara dalam mengambil keputusan. Akibatnya, salah satu dari Moms atau Dads merasa kecewa dan terpacu emosi.

Maka, penting bagi setiap pasangan suami istri untuk membangun pola komunikasi yang sehat. Cobalah dengan saling terbuka, saling mendengarkan, dan mengerti satu sama lain.

Usahakan juga jangan pernah mencela saat pasangan sedang berbicara, buatlah mereka merasa dihargai.

Perbedaan pendapat itu wajar, jadi cobalah untuk mencari jalan tengah yang terbaik berdua sehingga lebih adil dan konfirmasi lagi obrolan yang telah diutarakan satu sama lain agar tidak ada salah paham di kemudian hari.

Baca Juga: Mengatasi Suami yang Kurang Terbuka Mengenai Masalah yang Sedang Dihadapi

8. Kebiasaan

Masalah rumah tangga karena kebiasaan buruk

Foto: Orami Photo Stock

Hal lain yang bisa menjadi masalah rumah tangga ialah kebiasaan, terutama kebiasaan buruk pasangan.

Moms atau Dads mungkin baru akan menyadari kebiasaan buruk ini setelah tinggal bersama setelah menikah. Meski demikian, sebaiknya jangan langsung membenci pasangan atas kebiasaan buruknya tersebut.

Cobalah untuk bicara dan cari jalan keluarnya bersama. Hal-hal sepele, seperti kebiasaan tidak meletakkan pakaian kotor di mesin cuci mungkin saja menimbulkan masalah rumah tangga nantinya.

Saling mengingatkan atas kebiasaan buruk tersebut tidak terulang pada pasangan mungkin juga akan membantu terhindar dari masalah rumah tangga.

9. Stres

Masalah Rumah Tangga karena Stres

Foto: Orami Photo Stock

Moms atau Dads yang sedang stres atau mengalami kondisi emosional tidak stabil bisa saja menimbulkan masalah rumah tangga.

Dikutip dari Verywell Mind, ketika salah satu pasangan mengalami hari yang menegangkan, mereka mungkin lebih cenderung tidak sabar saat tiba di rumah.

Ketika kedua pasangan mengalami hari yang sulit, hal ini tentu saja akan menjadi lebih buruk.

Jadi, apabila Moms melihat adanya tanda-tanda stres atau tidak stabilnya emosional Dads atau sebaliknya, cobalah untuk tidak memicu atau mengganggu mereka karena bisa saja akan menyebabkan masalah baru.

Justru sebaiknya, Moms berusaha untuk mengalihkan rasa stres dengan melakukan hal-hal yang menyenangkan bersama sehingga suasana hatinya lebih tenang.

10. Kepercayaan

kepercayaan suami istri.jpeg

Foto: Orami Photo Stock

Banyak orang mengatakan bahwa kepercayaan merupakan pondasi utama dalam sebuah hubungan. Jika Moms mulai tidak percaya dengan pasangan atau memiliki permasalahan yang belum selesai sehingga sulit mempercayai pasangan seperti sedia kala, sebaiknya berhati-hati.

Hal ini karena kepercayaan yang mulai pudar dapat memicu masalah rumah tangga.

Dalam mengatasinya, cobalah untuk komunikasi dan temukan solusinya bersama agar kepercayaan dapat tumbuh kembali.

Perlu diingat juga bahwa sebaiknya, bersikaplah saling terbuka dan hindari untuk berbohong agar kepercayaan rumah tangga tetap utuh.

Baca Juga: Ketahui Ciri-ciri Pasangan Toxic, Apakah Moms Termasuk?

Keretakan rumah tangga dapat dimulai dari hal-hal yang terlihat sepele di awal.

Kemampuan komunikasi dan keterbukaan pikiran dapat diuji ketika masalah rumah tangga terjadi.

Hal yang perlu diingat, membangun rumah tangga adalah pekerjaan tim yang akan semakin ringan bila diusahakan berdua.

Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait