Gratis Ongkir minimum Rp 300.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Tanya Pakar | Aug 3, 2018

Masih Alami Sakit Padahal Gigi Sudah Dicabut? Jangan-Jangan Anda Alami Kondisi Ini

Bagikan


Tanya : 

Dok sudah dua hari gigi geraham saya sakit kambuhan secara tiba-tiba. Gigi tersebut bekas tambalan yang sudah dimatikan syaraf dari 5 tahun yang lalu.

Beberapa waktu yang lalu tambalannya sudah hilang setengah (Gigi asli sudah patah setengah). Saya seharian sudah minum asam menfenamat 2 kali, obat nyeri (paracetamol+ibuprofen) dan cataflam.

Tapi sakit tak kunjung hilang, bahkan kadang tiba-tiba bisa berdenyut tajam dan terkadang sampai sakit telinga dan kepala.

Kondisi gigi di kiri kanan nya sudah tidak ada gigi lain karena gigi bungsu sudah dicabut dan gigi sebelah sudah dicabut karena patah.

Itu kenapa bisa sakit yah dok? Dan kira-kira untuk sementara harus diapakan atau minum obat apa untuk mengurangi sakit sebelum ke dokter gigi? Apa harus sampai di rontgen?

Jawab : 

Pada prinsipnya kita harus mempertahankan gigi selama mungkin di dalam mulut. Gigi yang sudah berlubang besar masih mungkin untuk dilakukan penambalan.

Namun bila karies sudah menembus ke dalam ruang pulpa, maka rasa sakit akan semakin hebat, atau seperti yang sering dikatakan sakit spontan, sakit tanpa sebab, cekot-cekot, mengganggu tidur malam.

Pada tahap ini gigi sudah tidak bisa ditambal lagi, sehingga harus dilakukan perawatan saluran akar untuk bisa mempertahankan gigi tersebut baru melakukan penambalan.

Jika seluruh gigi yang rusak sudah dirawat tapi rasa sakit gigi masih ada, maka dugaan kami anda mengalami Atypical Odontalgia.

Yaitu nyeri fasial atipikal atau phantom tooth pain atau nyeri pada saraf sekitar wajah, ditandai dengan nyeri yang terus menerus pada satu atau beberapa gigi, di lokasi bekas cabutan gigi atau gigi yang sudah dilakukan perawatan saraf tanpa ada penyebab yang jelas. Rasa sakit ini bisa saja makin menyebar ke area wajah atau rahang.

Untuk meredakan nyeri jenis ini biasanya menggunakan obat yang mengandung amitriptilin, obat ini harus dengan resep dokter. Namun obat ini hanya berhasil untuk meredakan nyerinya saja, tidak menghilangkannya secara keseluruhan.

Tidak bisa diprediksi bahwa nyeri ini adalah permanen atau tidak karena penyebabnyapun tidak diketahui. Pada beberapa kasus bisa hilang dengan spontan, lainnya memerlukan pengobatan yang bertahap dan nyeri berangsur-angsur akan hilang.

Konsultasikan dengan dokter gigi anda mengenai keadaan yang anda alami, agar segera dapat ditangani.

Dijawab oleh : dr. Yohana Margarita

Sumber : meetdoctor.com

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.