Kesehatan Umum

28 September 2021

Penyebab dan Cara Mengatasi Mata Berdarah, Simak!

Disebut juga dengan perdarahan subkonjungtiva
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Riskita
Disunting oleh Amelia Puteri

Menurut Journal of Clinical Opthalmology, mata berdarah disebut juga dengan perdarahan subkonjungtiva. Perdarahan di dalam mata dapat menyebabkan bintik kecil kemerahan atau area darah merah yang luas.

Biasanya, mata berdarah ditandai dengan bercak darah merah cerah di bagian putih mata. Meski sekilas tampak menakutkan, tetapi perdarahan ini umumnya tak berbahaya.

Sebagian besar kasus perdarahan pada mata juga tidak akan menyebabkan kebocoran darah, jadi darah tidak akan mengalir keluar dari mata.

Lalu, apa ya, yang menyebabkan mata Moms mengalami perdarahan? Adakah cara yang bisa dilakukan untuk mengatasinya? Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Baca Juga: Mata Merah: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasinya

Gejala Mata Berdarah Berdasarkan Jenisnya

mata berdarah.jpg

Foto: allaboutvision

Ada 3 jenis utama pendarahan mata, masing-masing pun ditandai dengan gejala yang berbeda. Berikut penjelasannya yang dikutip dari berbagai sumber.

1. Perdarahan Subkonjungtiva

Dikutip dari Healthline, konjungtiva adalah permukaan luar mata yang jernih. Ini menutupi bagian putih mata Moms. Konjungtiva memiliki pembuluh darah kecil dan halus yang biasanya tidak dapat dilihat.

Perdarahan subkonjungtiva terjadi ketika pembuluh darah bocor atau pecah tepat di bawah konjungtiva. Ketika ini terjadi, darah terperangkap di pembuluh darah atau di antara konjungtiva dan bagian putih mata.

Ketika terjadi perdarahan di mata, pembuluh darah pun akan sangat terlihat atau menyebabkan bercak merah di mata.

Beberapa gejala perdarahan subkonjungtiva, yakni:

  • Kemerahan pada bagian putih mata
  • Mata teriritasi atau terasa tergores
  • Perasaan penuh di mata

Perdarahan mata seperti ini biasa terjadi dan biasanya tidak menyebabkan rasa sakit atau memengaruhi penglihatan. Apabila mengalaminya, Moms tidak memerlukan perawatan khusus dan akan hilang dalam waktu sekitar seminggu.

2. Hifema

hifema.jpg

Foto: empr

Hifema merupakan jenis mata berdarah yang terjadi pada iris dan pupil, yang merupakan bagian mata yang berwarna hitam dan bulat.

Hal itu terjadi ketika darah terkumpul di antara iris, pupil, kornea. Kornea adalah kubah bening yang menutupi mata yang menyerupai lensa kontak.

Hifema biasanya terjadi ketika ada kerusakan atau robekan pada iris atau pupil. Perbedaan utama antara hifema dan perdarahan subkonjungtiva, yaitu hifema biasanya menyakitkan.

Beberapa gejala lain dari hifema, antara lain:

  • Sakit mata
  • Darah yang terlihat di depan iris, pupil, atau keduanya
  • Darah mungkin tidak terlihat jika hipema sangat kecil
  • Penglihatan kabur atau terhalang
  • Kekeruhan di mata
  • Kepekaan terhadap cahaya

Pendarahan mata semacam ini lebih jarang terjadi dan dapat memengaruhi penglihatan. Hifema dapat sebagian atau seluruhnya menghalangi penglihatan.

Jika tidak diobati, cedera mata ini dapat menyebabkan hilangnya penglihatan secara permanen.

Baca Juga: Sering Mengalami Mata Bengkak? Cari Tahu Penyebab dan Cara Mengatasinya!

3. Jenis Perdarahan yang Lebih Dalam

Perdarahan mata lebih dalam atau di belakang mata biasanya tidak terlihat di permukaan. Terkadang, kondisi ini dapat menyebabkan mata merah.

Jenis mata berdarah yang satu ini biasa terjadi di bagian bola mata. Penyebabnya, yaitu pembuluh darah yang rusak dan pecah serta komplikasi lainnya.

Jenis perdarahan mata yang lebih dalam dibagi menjadi 3, tergantung pada lokasinya, yang meliputi:

  • Perdarahan vitreous, dalam cairan mata
  • Perdarahan subretina, di bawah retina
  • Perdarahan submakular, di bawah makula, yang merupakan bagian dari retina

Adapun gejala perdarahan mata yang lebih dalam, antara lain:

  • Penglihatan kabur
  • Melihat floaters, berbagai benda kecil yang dapat dilihat “mengambang” dan “melayang-layang” pada lapang area pandang di mata
  • Melihat kilatan cahaya, yang dikenal sebagai photopsia
  • Penglihatan memiliki warna kemerahan
  • Perasaan tertekan atau penuh pada mata
  • Mata bengkak

Penyebab Mata Berdarah

Penyebab mata berdarah tidak selalu diketahui, maka Moms mungkin akan mengalaminya tanpa sebab. Namun, ada beberapa kemungkinan yang bisa menyebabkan perdarahan di mata, yaitu:

1. Cedera atau Ketegangan

penyebab mata berdarah - 1

Foto: Orami Photo Stock

Salah satu penyebab perdarahan di mata adalah cedera atau ketegangan. Moms terkadang dapat memecahkan pembuluh darah yang rapuh di mata ketika:

  • Batuk
  • Bersin
  • Muntah
  • Mengejan
  • Mengangkat sesuatu yang berat
  • Menyentak kepala secara tiba-tiba
  • Memiliki tekanan darah tinggi
  • Memakai lensa kontak
  • Mengalami reaksi alergi
  • Menggosok mata terlalu keras
  • Menggaruk mata
  • Trauma, cedera, atau pukulan ke mata atau di dekat mata

Sebuah tinjauan medis yang diterbitkan dalam U.S National Library of Medicine pun menemukan bahwa bayi maupun anak-anak dengan asma dan batuk rejan memiliki risiko tinggi perdarahan subkonjungtiva.

Baca Juga: Tak Usah Bingung, Ini Obat Tetes Mata untuk Mata Kering dan Mata Merah

2. Penyebab Lain

penyebab mata berdarah - 2

Foto: Orami Photo Stock

Penyebab lain yang bisa saja membuat mata Moms mengalami perdarahan, ialah:

  • Pukulan atau cedera pada mata yang disebabkan oleh kecelakaan, jatuh, goresan, tusukan, atau dipukul dengan benda atau bola
  • Infeksi mata, terutama dari virus herpes
  • Pembuluh darah abnormal pada iris
  • Masalah pembekuan darah
  • Komplikasi setelah operasi mata
  • Kanker mata

3. Obat-obatan

penyebab mata berdarah - 3

Foto: Orami Photo Stock

Tanpa disadari, konsumsi obat-obatan tertentu juga bisa menyebabkan mata menjadi berdarah.

Dalam The Scientific Journal of The Royal College of Ophthalmologist disebutkan bahwa beberapa resep obat pengencer darah dapat meningkatkan risiko beberapa jenis pendarahan mata.

Obat-obatan yang digunakan untuk mengobati dan mencegah pembekuan darah, meliputi:

  • Warfarin
  • Dabigatran
  • Rivaroxaban
  • Heparin

Obat-obatan yang dijual bebas seperti obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) dan suplemen alami juga dapat mengencerkan darah. Beberapa di antaranya, termasuk:

  • Aspirin
  • Ibuprofen
  • Naproksen
  • Vitamin E
  • Bunga mawar malam
  • Bawang putih
  • Ginkgo Biloba

Selain obat-obatan di atas, Journal of Ophthalmology juga menambahkan bahwa obat terapi Interferon, yang digunakan untuk mengobati beberapa infeksi virus juga terkait dengan perdarahan mata.

Baca Juga: 7 Obat Mata Minus Alami dan Medis menurut Dokter Spesialis Mata

4. Kondisi Kesehatan

penyebab mata berdarah - 4

Foto: Orami Photo Stock

Perlu Moms ketahui, beberapa kondisi kesehatan dapat meningkatkan risiko perdarahan mata atau melemahkan atau merusak pembuluh darah di mata. Beberapa kondisi kesehatan yang dimaksud, antara lain:

  • Retinopati diabetik
  • Robekan atau ablasi retina
  • Arteriosklerosis, yang melibatkan arteri yang kaku atau sempit
  • Aneurisma
  • Amiloidosis konjungtiva
  • Konjungtivitis
  • Degenerasi makula terkait usia
  • Detasemen vitreous posterior, yang merupakan penumpukan cairan di bagian belakang mata
  • Retinopati sel sabit
  • Penyumbatan vena retina sentral
  • Mieloma multipel
  • Sindrom Terson

5. Infeksi

penyebab mata berdarah - 5

Foto: Orami Photo Stock

Beberapa infeksi juga mungkin membuat mata Moms seperti berdarah. Mata merah atau konjungtivitis yang terjadi karena infeksi virus atau bakteri adalah kondisi mata yang sangat umum.

Kondisi ini sangat menular pada anak-anak maupun orang dewasa. Bayi bisa terkena mata merah jika saluran air mata mereka tersumbat.

Iritasi mata akibat alergi dan bahan kimia juga dapat menyebabkan kondisi ini.

Mata yang berwarna merah muda dapat membuat konjungtiva bengkak dan lunak. Bagian putih mata pun terlihat merah muda karena lebih banyak darah yang dialirkan ke mata sebagai tanda untuk membantu melawan infeksi.

Meski mata merah muda tidak menyebabkan perdarahan mata, tetapi dalam beberapa kasus, kondisi tersebut mungkin membuat pembuluh darah yang sudah rapuh pecah sehingga memicu perdarahan subkonjungtiva.

Baca Juga: Ada Banyak Penyebab Mata Bayi Berair, Ketahui Cara Pengobatannya

Cara Mengatasi Mata Berdarah

mengatasi mata berdarah.jpg

Foto: verywellhealth

Perawatan untuk pendarahan mata tergantung pada penyebabnya. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, perdarahan subkonjungtiva biasanya tidak serius dan sembuh tanpa pengobatan.

Namun, apabila Moms mengalami hifema atau perdarahan mata yang lebih serius, mungkin memerlukan perawatan langsung dengan dokter mata.

Dokter mata mungkin akan meresepkan obat tetes mata sesuai kebutuhan untuk pendarahan mata dan tindakan lain yang diperlukan, seperti:

  • Tetes air mata tambahan untuk mata kering
  • Tetes mata steroid untuk pembengkakan
  • Obat tetes mata mati rasa untuk rasa sakit
  • Obat tetes mata antibiotik untuk infeksi bakteri
  • Tetes mata antivirus untuk infeksi virus
  • Operasi laser untuk memperbaiki pembuluh darah
  • Operasi mata untuk mengalirkan darah berlebih
  • Operasi saluran air mata

Selama menjalani perawatan, Moms mungkin juga akan disarankan untuk memakai pelindung atau penutup mata khusus sehingga dapat melindungi mata sampai perdarahan mata benar-benar sembuh.

Sementara itu, apabila Moms memiliki kondisi medis yang mendasarinya, seperti tekanan darah tinggi atau lainnya, dokter mungkin akan meresepkan pengobatan untuk mengatasinya.

Baca Juga: Tak Kalah Penting, Simak 6 Cara Menjaga Kesehatan Mata!

Nah, itu dia penjelasan mengenai mata berdarah secara lengkap yang perlu Moms pahami. Ingat ya Moms, selalu jaga kebersihan dan kesehatan mata agar hal ini dapat dihindari.

  • https://www.dovepress.com/subconjunctival-hemorrhage-risk-factors-and-potential-indicators-peer-reviewed-fulltext-article-OPTH
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5395993/
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3702240/
  • https://www.healthline.com/health/eye-health/eye-bleeding
  • https://www.verywellhealth.com/bleeding-eye-3421983
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait