Kesehatan Umum

10 September 2021

Penyebab Mata Kaki Bengkak dan Cara Ampuh Mengatasinya

Ternyata mata kaki bengkak tidak hanya terjadi akibat cedera saja.
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Rizky
Disunting oleh Debora

Kondisi mata kaki bengkak mungkin menjadi hal yang cukup umum terjadi. Hal ini karena pergelangan kaki dan kaki adalah tempat yang paling sering terjadi pembengkakan.

Sebab, di sinilah terjadi efek gravitasi pada cairan dalam tubuh manusia. Namun, retensi cairan dari gravitasi bukan satu-satunya penyebab mata kaki bengkak.

Cedera dan peradangan juga dapat menyebabkan retensi cairan dan pembengkakan.

Mata kaki bengkak dapat menyebabkan bagian bawah kaki tampak lebih besar dari biasanya.

Pembengkakan ini juga bisa membuat Moms atau siapa pun pengidapnya jadi sulit berjalan.

Area kaki juga mungkin terasa sakit, dengan kulit di atas kaki yang terasa kencang.

Meskipun kondisi ini tidak selalu mengkhawatirkan, namun Moms wajib mengetahui penyebab mata kaki bengkak untuk mengetahui cara mengatasinya.

Baca Juga: Kaki Bengkak Setelah Melahirkan, Bagaimana Cara Mengatasinya?

Berbagai Hal yang Jadi Penyebab Mata Kaki Bengkak

mata kaki bengkak

Foto: Orami Photo Stock

Jika Moms berdiri sepanjang hari, Moms sangat mungkin mengalami pembengkakan pada pergelangan kaki atau mata kaki.

Selain itu, usia yang lebih tua juga dapat membuat pembengkakan lebih mungkin terjadi.

Penerbangan panjang atau perjalanan dengan mobil dapat menyebabkan sudut, kaki, atau mata kaki bengkak juga.

Mengutip American Podiatric Medical Association, kondisi medis tertentu juga bisa menyebabkan pergelangan kaki atau kaki bengkak, seperti:

  • Kelebihan berat badan.
  • Insufisiensi vena, di mana masalah dengan katup vena mencegah darah mengalir kembali ke jantung.
  • Kehamilan.
  • Artritis reumatoid.
  • Gumpalan darah di kaki.
  • Gagal jantung.
  • Gagal ginjal.
  • Infeksi kaki.
  • Gagal hati.
  • Lymphedema, atau pembengkakan yang disebabkan oleh penyumbatan pada sistem limfatik.
  • Operasi sebelumnya, seperti operasi panggul, pinggul, lutut, pergelangan kaki, atau mata kaki.

Konsumsi obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan gejala mata kaki bengkak. Beberapa obat tersebut misalnya:

  • Antidepresan, termasuk phenelzine, nortriptyline, dan amitriptyline.
  • Penghambat saluran kalsium yang digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi, termasuk nifedipine, amlodipine, dan verapamil.
  • Obat hormon, seperti pil KB, estrogen, atau testosteron.
  • Steroid.

Pembengkakan di mata kaki juga bisa terjadi akibat peradangan atau akibat cedera akut atau kronis.

Kondisi yang dapat menyebabkan jenis peradangan ini meliputi:

  • Keseleo pergelangan kaki.
  • Osteoartritis.
  • Encok.
  • Patah kaki.
  • Ruptur tendon achilles.

Baca Juga: Serba-serbi Pembengkakan Kelenjar Getah Bening, dari Penyebab sampai Gejala

Edema Juga Bisa Jadi Penyebab Mata Kaki Bengkak

mata kaki bengkak

Foto: Orami Photo Stock

Edema adalah jenis pembengkakan yang mungkin terjadi ketika cairan ekstra mengalir ke area tubuh seperti mata kaki, lengan, tangan, pergelangan kaki, dan kaki.

Edema ringan dapat disebabkan oleh kehamilan, gejala pre menstruasi, terlalu banyak mengonsumsi garam, atau berada dalam satu posisi dalam waktu lama.

Jenis pembengkakan kaki atau pergelangan kaki ini bisa menjadi efek samping dari obat-obatan tertentu, seperti:

  • Thiazolidinediones (digunakan untuk mengobati diabetes).
  • Obat darah tinggi.
  • Steroid.
  • Obat anti inflamasi.
  • Estrogen.

Perlu diperhatikan juga bahwa edema dapat menjadi gejala dari masalah medis yang lebih serius, seperti:

  • Penyakit atau kerusakan ginjal.
  • Gagal jantung kongestif.
  • Pembuluh darah yang lemah atau rusak.
  • Sistem limfatik yang tidak berfungsi dengan baik.

Edema ringan biasanya akan hilang tanpa perawatan medis. Namun, jika Moms atau orang terdekat memiliki kasus edema yang lebih serius, kondisi ini dapat diobati dengan obat-obatan.

Baca Juga: Jari Tangan Bengkak Tiba-Tiba? Ketahui Kemungkinan Penyebabnya Berikut Ini!

Alasan Mati Kaki Sering Bengkak Saat Hamil

mata kaki bengkak

Foto: Orami Photo Stock

Pergelangan kaki dan kaki bengkak sering terjadi saat Moms hamil karena faktor-faktor seperti:

  • Retensi cairan alami.
  • Tekanan pada vena karena berat ekstra rahim.
  • Perubahan hormon.

Pembengkakan cenderung hilang setelah Moms melahirkan bayi.

Jangan mengurangi asupan air jika Moms mengalami pembengkakan. Moms akan membutuhkan banyak cairan selama kehamilan, biasanya setidaknya 10 gelas per hari.

Jika pembengkakan terasa sakit, Moms harus menemui dokter untuk memastikan tekanan darah normal.

Dokter juga perlu memeriksa apakah Moms memiliki bekuan darah dan mengesampingkan kemungkinan kondisi lain, seperti preeklamsia.

Selain itu, cobalah tips ini untuk mencegah atau mengurangi pembengkakan:

  • Hindari berdiri untuk waktu yang lama.
  • Duduk dengan kaki terangkat.
  • Habiskan waktu di kolam renang.
  • Pertahankan rutinitas olahraga teratur seperti yang disetujui oleh dokter.
  • Tidur di sisi kiri.

Baca Juga: Berbagai Fakta yang Moms Perlu Tahu Tentang Jantung Bengkak

Cara Mengatasi Mata Kaki Bengkak

mata kaki bengkak

Foto: Orami Photo Stock

Ada beberapa cara yang bisa Moms lakukan sebagai cara mengatasi mata kaki bengkak, antara lain:

Perawatan Rumahan

Untuk mengobati pergelangan kaki atau mata kaki bengkak di rumah, berikut caranya:

  • Istirahat. Istirahatkan kaki atau mata kaki sampai Moms bisa pergi ke dokter atau sampai pembengkakan hilang.
  • Kompres Es. Letakkan es di area yang bengkak sesegera mungkin selama 15 hingga 20 menit. Ulangi setiap tiga hingga empat jam.
  • Kompresi. Bungkus pergelangan kaki atau mata kaki dengan rapat, tetapi pastikan untuk tidak memotong sirkulasi. Support stocking bisa jadi pilihan.
  • Terapkan Ketinggian. Angkat pergelangan kaki atau kaki di atas jantung (atau sejauh mungkin di atas jantung). Dua tumpuk bantal biasanya akan memberikan Moms ketinggian yang benar. Ini mendorong cairan untuk menjauh dari kaki.

Baca Juga: Kaki Bengkak Saat Hamil, Apa Sebabnya?

Perawatan Medis

Jika Moms membutuhkan pertolongan medis, dokter kemungkinan akan menentukan apa yang menyebabkan gejala terlebih dahulu. Oleh karena itu, ada beberapa tes yang akan dilakukan, seperti:

Jika pembengkakan disebabkan oleh kondisi medis seperti gagal jantung kongestif, dokter mungkin akan meresepkan diuretik.

Obat-obatan ini memengaruhi ginjal dan merangsangnya untuk melepaskan cairan.

Jika kondisi medis yang sedang berlangsung seperti rheumatoid arthritis adalah akar masalahnya, perawatan dapat berubah menjadi manajemen dan pencegahan kondisi tersebut.

Pembengkakan karena cedera mungkin memerlukan pengaturan ulang tulang, gips, atau pembedahan untuk memperbaiki area yang cedera.

Untuk pembengkakan yang menyakitkan, dokter mungkin meresepkan pereda nyeri atau obat antiinflamasi yang dijual bebas, seperti ibuprofen atau naproxen sodium.

Pembengkakan ringan akibat kehamilan atau cedera ringan biasanya hilang dengan sendirinya setelah melahirkan atau dengan istirahat yang cukup.

Selain itu, setelah perawatan, Moms harus menghubungi dokter jika:

  • Bengkak semakin parah.
  • Moms mengalami kesulitan bernapas atau nyeri dada.
  • Moms merasa pusing atau pingsan.
  • Pembengkakan tidak berkurang secepat yang dokter katakan.

Itulah penjelasan tentang penyebab mata kaki bengkak dan cara mengatasinya. Semoga informasi ini membantu, ya, Moms!

  • https://www.apma.org/Patients/FootHealth.cfm?ItemNumber=982
  • https://www.medicalnewstoday.com/articles/324324
  • https://www.healthline.com/health/swollen-ankle-and-leg
  • https://health.clevelandclinic.org/6-best-ways-relieve-swollen-feet-ankles-home/
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait