Kesehatan Umum

21 Juli 2021

Waspada Mata Kuning, Ini Berbagai Penyebab dan Cara Mengatasinya

Mata kuning bisa terkait erat dengan gangguan yang terjadi pada hati, kantong empedu, atau pankreas.
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Rizky
Disunting oleh Amelia Puteri

Mata yang teriritasi biasanya akan berubah menjadi merah. Namun, pernahkah Moms melihat mata seseorang berubah menjadi kuning? Mata kuning adalah kondisi yang bisa terjadi jika seseorang memiliki penyakit kuning.

Penyakit ini terjadi ketika komponen pembawa oksigen dalam darah, yang disebut hemoglobin, terurai menjadi bilirubin dan tubuh tidak membersihkan bilirubin.

Mengutip Mayo Clinic, bilirubin seharusnya berpindah dari hati ke saluran empedu. Kemudian, tubuh akan melepaskannya di kotoran. Jika semua hal ini tidak terjadi, bilirubin menumpuk di kulit dan membuatnya terlihat kuning.

Hal ini juga kemudian bisa terjadi pada area putih mata atau sklera dan kemudian menyebabkan mata kuning.

Baca Juga: Penyakit Kuning Bisa Terjadi pada Orang Dewasa, Ini Penjelasannya!

Penyebab Mata Kuning

penyakit mata kuning

Foto: eyespecialistsofla.com

Penyebab mata kuning pada orang dewasa dapat terjadi jika satu atau lebih dari organ-organ ini tidak berfungsi dengan baik. Organ tersebut antara lain:

  • Hati.
  • Kantong empedu.
  • Pankreas.

1. Kondisi Akibat Gangguan pada Hati

Dalam hal ini, hati melakukan peran penting dalam tubuh, termasuk memecah sel darah merah. Kondisi yang mempengaruhi fungsi hati dapat menjadi penyebab mata kuning pada orang dewasa.

Jaringan parut hati (sirosis) adalah penyebab umum disfungsi hati. Sirosis dapat disebabkan oleh beberapa hal, seperti:

  • Gangguan penggunaan alkohol.
  • Kanker hati.
  • Infeksi hati.
  • Penyakit hati berlemak non alkohol.
  • Hepatitis B dan C.
  • Hepatitis A, D, dan E juga dapat menyebabkan penyakit kuning, tetapi lebih jarang daripada hepatitis B dan C.

Selain itu, mengutip National Health Service UK, penyakit kuning sangat umum terjadi pada bayi baru lahir karena hati masih dalam tahap pematangan.

Bilirubin sering menumpuk lebih cepat daripada hati bayi yang belum matang dapat memecahnya, menyebabkan penyakit kuning sering terjadi. Selain menguningnya kulit, salah satu tanda paling jelas dari penyakit kuning pada bayi adalah mata yang menguning.

Namun sebagian besar kasus penyakit kuning pada bayi baru lahir tidak berbahaya dan sembuh tanpa pengobatan saat hati telah matang.

2. Kondisi Genetik

Beberapa kondisi genetik diduga menyebabkan sirosis, termasuk:

  • Hemokromatosis. Kondisi ini menyebabkan terlalu banyak zat besi terkumpul di hati. Hemokromatosis primer juga merupakan penyakit yang diturunkan.
  • Penyakit Wilson. Penyakit langka ini menyebabkan terlalu banyak tembaga menumpuk di hati.
  • Porfiria. Ini adalah sekelompok kelainan darah langka yang menyebabkan terlalu banyak porfirin, senyawa penting untuk membuat sel darah merah, menumpuk di dalam tubuh.

Seseorang mungkin mengalami satu atau lebih gejala berikut bersama dengan mata kuning jika ia memiliki salah satu dari kondisi ini:

  • Kehilangan nafsu makan.
  • Mual.
  • Penurunan berat badan secara tiba-tiba.
  • Kelelahan yang tidak dapat dijelaskan.

Baca Juga: Fatty Liver pada Ibu Hamil, Cari Tahu Serba-serbinya Berikut Ini!

3. Kondisi Akibat Gangguan Kantong Empedu

Hati menghasilkan empedu yang kemudian terkumpul di kantong empedu. Kantung empedu ini melepaskan empedu yang membantu tubuh mencerna lemak. Ini juga menghubungkan kembali ke hati melalui tabung yang disebut saluran empedu.

Penyakit kuning dapat terjadi jika saluran empedu tersumbat karena:

  • Batu empedu.
  • Kista.
  • Tumor.
  • Radang kandung empedu (kolesistitis).

Penyumbatan kandung empedu juga dapat menyebabkan gejala sepertI:

  • Panas dingin.
  • Demam.
  • Sakit perut.
  • Penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan.

4. Kondisi Akibat Gangguan Pankreas

Pankreas adalah organ yang menghasilkan hormon dan enzim. Saluran yang berasal dari pankreas dan saluran empedu kandung empedu bergabung untuk mengalir ke usus kecil.

Jika saluran pankreas menjadi meradang, terinfeksi, atau tersumbat, empedu mungkin tidak mengalir dengan baik. Hal ini dapat menyebabkan penyakit kuning. Mengutip American Cancer Society, kanker pankreas juga dapat menyebabkan kondisi ini.

Penumpukan bilirubin juga dapat membuat urin menjadi lebih gelap, kotoran lebih pucat, dan menyebabkan kulit gatal. Namun, penyakit kuning dari kondisi yang memengaruhi pankreas tidak terlalu umum.

5. Gangguan Darah

Sel darah merah yang tidak rusak atau bilirubin yang tidak dikeluarkan dengan baik juga dapat membuat mata menjadi kuning.

Inilah sebabnya mengapa kondisi yang memengaruhi berapa lama sel darah merah hidup, atau bagaimana mereka diproduksi, dapat menyebabkan mata menguning. Kondisi ini termasuk:

  • Anemia hemolitik imun yang diinduksi obat.
  • Reaksi ketidakcocokan dari transfusi darah, yang dianggap sebagai keadaan darurat medis.
  • Anemia sel sabit.

Baca Juga: 7 Makanan untuk Menjaga Kesehatan Pankreas

Gejala Mata Kuning, Segera ke Dokter Jika Muncul Kondisi Ini

penyakit kuning

Foto: Orami Photo Stock

Cari pertolongan medis sesegera mungkin jika Moms atau orang terdekat mengalami gejala mata kuning yang disertai dengan beberapa gejala lain yang bisa mengindikasikan kondisi serius yang perlu ditangani segera. Gejala tersebut antara lain:

  • Kehilangan nafsu makan.
  • Mimisan.
  • Kulit yang gatal.
  • Merasa lemah atau lelah.
  • Penurunan berat badan tanpa alasan yang jelas.
  • Kaki atau perut bengkak.
  • Urin gelap.
  • Feses berwarna pucat.
  • Nyeri sendi atau otot yang tidak normal.
  • Perubahan atau penggelapan warna kulit.
  • Demam.
  • Muntah.

Baca Juga: Jamur di Usus Bisa Memicu Kanker Pankreas, Benarkah?

Cara Mengatasi Mata Kuning Berdasarkan Penyebabnya

mata kuning

Foto: Orami Photo Stock

Cara mengatasi mata kuning dan penyakit kuning akan bergantung pada penyebab yang mendasarinya. Berikut beberapa cara mengatasi mata kuning berdasarkan penyebabnya:

1. Ikterus Pra-Hepatik

Jenis penyakit kuning ini terjadi ketika tubuh memecah terlalu banyak sel darah merah dan hati tidak dapat mengimbangi jumlah bilirubin yang diproduksi, sehingga menumpuk di tubuh.

Ini terjadi sebelum kerusakan terjadi pada hati dan disebabkan oleh kondisi seperti malaria dan anemia sel sabit.

Dokter kemungkinan akan meresepkan obat untuk mengobati penyebab atau mengurangi gejala. Mereka mungkin merekomendasikan transfusi darah, rehidrasi melalui jalur intravena, atau obat-obatan seperti hidroksiurea jika kondisi disebabkan oleh anemia sel sabit.

2. Ikterus Intrahepatik

Jenis penyakit kuning ini terjadi jika hati sudah sedikit rusak. Ini biasanya disebabkan oleh infeksi, seperti hepatitis virus, atau oleh jaringan parut hati.

Obat antivirus dapat membantu mengobati infeksi virus di hati, menghilangkan sumber penyakit kuning dan melindungi tubuh dari komplikasi lain dari infeksi hati.

Jaringan parut hati yang disebabkan oleh minum alkohol atau paparan bahan kimia atau racun yang memengaruhi hati dapat diobati dengan menghilangkan sumbernya. Jadi seseorang perlu mengurangi atau menghentikan alkohol sama sekali.

Seseorang juga mungkin memerlukan transplantasi hati jika hati telah rusak parah. Jika tidak ada cukup jaringan hati sehat yang tersisa, seseorang mungkin berakhir dengan gagal hati jika hati tidak diganti.

Baca Juga: Ini Dia 5 Makanan yang Bisa Membantu Menyembuhkan Penyakit Kuning

3. Ikterus Pasca Hepatik

Jenis penyakit kuning ini terjadi jika saluran empedu tersumbat, artinya bilirubin dan zat limbah lainnya tidak bisa keluar dari hati.

Pembedahan adalah pengobatan yang paling umum untuk penyakit kuning pasca-hepatik. Operasi ini dilakukan dengan mengeluarkan kantong empedu, sebagian saluran empedu, dan sebagian pankreas.

4. Kondisi Kandung Empedu

Dokter kemungkinan akan menyarankan untuk mengeluarkan kantong empedu jika saluran empedu tersumbat, kantong empedu meradang, atau kantong empedu penuh dengan batu empedu.

Dan, kalau-kalau Moms bertanya-tanya, seseorang masih bisa hidup tanpa kantong empedu.

Itulah penyebab mata kuning dan cara mengatasi mata kuning yang perlu Moms pahami. Ingat, jika gejala mata kuning muncul, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter.

Lebih cepat kondisi ditangani maka akan lebih mudah penanganan untuk dilakukan sehingga Moms juga bisa terhindar dari komplikasi yang tidak diinginkan.

  • http://www.nhs.uk/Conditions/Jaundice/Pages/Introduction.aspx
  • https://www.cancer.org/cancer/gallbladder-cancer/detection-diagnosis-staging/diagnosis.html
  • https://www.mayoclinic.org/tests-procedures/bilirubin/about/pac-20393041
  • https://www.medicalnewstoday.com/articles/312403
  • https://www.verywellhealth.com/why-are-my-eyes-yellow-3421931
  • https://www.healthline.com/health/yellow-eyes
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait