Gratis Ongkir minimum Rp 200.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Health | Jun 21, 2018

Membedakan Macam-Macam Sakit Kepala dan Gejalanya

Bagikan


Tanpa kita sadari sakit kepala punya banyak jenis lho. Penamaannya akan berbeda tergantung dari letak rasa nyeri itu sendiri berasal.

Untuk mengatasinya, Moms juga tidak bisa asal pilih obat karena mengonsumsi obat yang salah bisa berakibat fatal dan bahkan menambah rasa sakitnya.

Supaya lebih jelasnya, yuk ketahui jenis sakit kepala yang biasa atau mungkin akan Moms alami nantinya hingga cara mengatasinya.

1. Cluster

Sakit kepala cluster biasanya ditandai dengan sensasi rasa nyeri di bagian kepala hingga pelipis, dahi dan pipi. Penyebabnya bisa bermacam-macam mulai dari konsumsi rokok, minuman beralkohol hingga stres yang berlebihan.

Untuk mengatasinya, Moms bisa berkonsultasi ke dokter untuk mendapatkan resep obat yang tepat. Tak lupa untuk menerapkan gaya hidup yang sehat, istirahat cukup, olahraga, makan-makanan bergizi dan hindari stres.

2. Vertigo

Jenis sakit kepala ini biasanya hanya dirasakan dalam kurun waktu singkat karena rasa nyeri yang dirasakan cenderung hanya berputar-putar di sekitar kepala.

Vertigo ringan biasanya bisa disembuhkan tanpa bantuan obat, namun untuk vertigo yang terjadi cukup lama dibutuhkan bantuan obat dan terapi.

Jika Moms merasakan nyeri serasa ada sesuatu yang berputar di atas kepala dalam jangka waktu yang lama, segeralah periksakan ke dokter untuk mendapatkan penanganan khusus.

Baca Juga : 7 Obat Sakit Kepala Dari Bahan Alami

3. Sakit kepala repetitif

Sakit kepala yang biasa dirasakan berulang-ulang kali biasanya disebabkan oleh konsumsi obat pereda rasa sakit yang terlalu banyak dan jangka waktu yang lama.

Bisa jadi karena ketergantungan, tidak mengonsumsi obat sakit kepala lagi membuat rasa nyerinya menjadi-jadi sehingga biasanya ahli medis akan merekomendasikan untuk menghentikan sementara penggunaan obat-obat sejenis ini.

Sakit kepala jenis ini biasanya akan berlangsung lama dan menimbulkan dampak lain seperti kurang tidur, susah buang air besar, muntah dan lain sebagainya.

4. Migrain

Jenis sakit kepala ini sebenarnya sudah tidak asing lagi di telinga kita yakni rasa nyeri yang hanya dirasakan di satu bagian kepala yakni di kiri atau di kanan. Hal ini seringkali membuat telinga menjadi lebih sensitif dan konsentrasi menurun.

Untuk mengatasinya Moms bisa mengonsumsi obat migrain yang bebas dijual di pasaran namun jangan dikonsumsi terlalu sering untuk mencegah ketergantungan.

5. Sinus

Seringkali sakit kepala yang dirasakan karena sinus diasumsikan sebagai migrain. Nnamun ternyata gejala yang didapati jauh lebih banyak dibandingkan hanya sekedar migrain belaka.

Sakit kepala yang disebabkan sinusitis biasanya berhubungan penyakit lainnya seperti flu dalam jangka waktu yang lama, demam dan nyeri di bagian pipi dan dahi.

Biasanya sakit kepala karena sinus akan sembuh sendiri kurang dari satu bulan namun untuk berbagai kasus yang lebih parah, untuk menyembuhkan sinusitis diperlukan tindakan operasi.

Jadi, Moms sekarang sudah tahu kan perbedaan dari berbagai macam sakit kepala?

(LMF)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.