Pernikahan & Seks

16 Januari 2020

3 Cara Mempersiapkan Mental Sebelum Bercerai

Ada beberapa hal yang memang harus dilalui
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Intan Aprilia

Menikah adalah momen yang paling membahagiakan bagi seseorang. Berkebalikan dengan hal tersebut, perceraian merupakan hal yang mungkin ditakuti dan dihindari oleh mereka yang sudah menikah.

Perceraian tentu merupakan momen yang mungkin sulit sekali untuk dihadapi dan terkadang sering meninggalkan trauma, terutama untuk sisi perempuan.

Dilansir dari jurnal Family Medicine and Disease Prevention, perceraian biasanya didahului oleh pemisahan emosional atau psikologis dan kemudian, berakhir dengan perceraian hukum.

Baca Juga: Bercerai, 4 Mantan Pasangan Selebriti Ini Malah Makin Kompak

Persiapan Mental Sebelum Perceraian

Oleh karena itu, sebelum bercerai, kita perlu mempersiapkan mental untuk menghadapi perceraian secara positif.

Apa yang harus kita lakukan dalam persiapan perceraian?

1. Sedih dan Kecewa Itu Wajar

menghadapi perceraian

Foto: bizjournals.com

“Wanita harus tahu, bahwa perasaan sedih dan kecewa merupakan hal yang wajar. Apalagi di awal masa perceraian, jadi dinikmati saja semua perasaan tersebut,” ucap Desy Ilsanty, psikolog, saat ditemui di acara Forum Diskusi Wanita di Era Industri 4.0: Ngupas (18/12/2019).

Namun ia mengatakan bahwa perasaan sedih dan kecewa tersebut jangan sampai berlarut-larut atau terlalu lama, karena bagaimana pun juga kita tetap harus melanjutkan hidup dan juga mengurus anak-anak kita.

Baca Juga: Jika Dipendam, 5 Hal Ini Akan Jadi Pemicu Pasangan Bercerai

2. Simpan Memori Perceraian

menghadapi perceraian

Foto: kiplinger.com

Menurutnya, masa lalu bukanlah hal yang harus dilupakan. Karena bagaimana pun hal ini pernah terjadi dalam kehidupan kita, jadi tidak mungkin untuk dilupakan.

Sebagai gantinya, masa lalu ini bisa disimpan. Memori perceraian ini bisa dijadikan sebagai pengalaman atau pembelajaran yang bisa kita jadikan sebagai refleksi untuk diri sendiri di masa depan. Apa yang sudah kita lakukan, hingga akhirnya bercerai?

Menurut Desy, ibarat sebuah kotak, simpanlah memori tentang perceraian kita dalam sebuah kotak di dalam ingatan, lalu kunci dan jangan buka-buka lagi kotak tersebut. Kunci dan simpan di suatu pojok di dalam ingatan.

“Jadi kita tahu bahwa memori tersebut ada di sana, tapi kita tidak ingin mendekati apalagi membuka memori tersebut,” jelas Desy.

3. Jangan Menyamakan Semua Hal

menghadapi perceraian

Foto: guystuffcounseling.com

Menghadapi perceraian selanjutnya, yang perlu diingat-ingat bahwa setelah terjadi, jangan lalu menyamakan semua hal. Misalnya semua laki-laki adalah makhluk yang sama dan pasti seperti itu.

Baca Juga: 3 Langkah Jitu Move On setelah Bercerai

Sebagai seorang pribadi, kita juga pasti kesal jika terus disamakan atau dibandingkan. Makanya, jangan menyamakan mantan suami kelak dengan laki-laki lain yang akan kita temui.

Setiap orang memiliki sifat dan kepribadian yang berbeda. Jadi akan salah jika kita menilai satu hal dengan hal lainnya.

Itu dia beberapa persiapan perceraian yang harus Moms hadapi. Semoga membantu Moms yang sedang kebingungan dan membutuhkan saran ya.

Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait