2-3 tahun

2-3 TAHUN
15 Mei 2019

Mengenal 4 Manfaat Positive Attention dan Perannya Dalam Pola Asuh Balita

Positive attention membuat pola asuh balita lebih efektif lho, Moms
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Dina Vionetta

Istilah positive attention mungkin masih terdengar asing di telinga, tapi bila dilakukan dengan benar bisa membawa banyak pengaruh positif dalam pola asuh balita lho, Moms.

Dalam buku Cognitive Behavior Therapy karya psikolog klinis Stephen R. Boggs dan terapis anak-orang tua Sheila M. Eyberg, disebutkan kalau yang dimaksud dengan positive attention adalah respon hangat dalam bentuk sikap, ucapan, maupun isyarat nonverbal positif.

Moms juga mungkin sudah sering memberikan positive attention pada buah hati melalui senyum, kontak mata dan raut wajah penuh perhatian, bersikap lembut, menyemangati, maupun menunjukkan ketertarikan pada minat, aktivitas maupun prestasinya.

Manfaat positive attention dalam pola asuh balita bukan hanya membuat buah hati merasa dicintai dan diperhatikan, tapi juga punya segudang manfaat positif lain seperti yang sudah kami rangkum berikut ini.

1. Lebih Efektif Untuk Mendisiplinkan

Mengenal 4 Manfaat Positive Attention dan Perannya Dalam Pola Asuh Balita 1.jpg

Menurut psikolog dan terapis anak Kathy Eugster, manfaat positive attention jauh lebih efektif dalam mendisiplinkan anak ketimbang memberikan perintah, mengkoreksi, mengkritik, apalagi berteriak.

Saat Moms memberikan perhatian positif pada prestasi atau sikap baik balita, dia jadi lebih termotivasi untuk kembali mengulangnya tanpa harus disuruh untuk membuat Moms dan Dads senang.

Baca Juga: 5 Cara Ampuh Untuk Melatih Balita Membuat Keputusan Sendiri

2. Mengurangi Resiko Masalah Perilaku

Mengenal Positive Attention Dan Perannya Dalam Pola Asuh Balita 2.jpg

Membangun hubungan erat antara orang tua dan anak dengan manfaat positive attention dalam interaksi keseharian juga jadi cara efektif untuk mengatasi sekaligus mencegah masalah perilaku.

Selain membuat konsekuensi positif seperti memberi pujian atau hadiah lebih efektif untuk mendisiplinkan, balita juga jadi jarang mencari perhatian secara negatif, seperti dengan berteriak, merengek, atau tantrum.

Jadi kalau ingin balita lebih mudah memahami nilai dan perilaku yang Moms harapkan, coba habiskan waktu berkualitas selama 15 menit setiap hari untuk beraktivitas bersama sambil mencurahkan positive attention.

Baca Juga: 5 Taktik Meredakan Pertengkaran Balita Dengan Saudaranya

3. Meningkatkan Rasa Percaya Diri

Mengenal Positive Attention Dan Perannya Dalam Pola Asuh Balita 3.jpg

Bentuk positive attention seperti menanggapi percakapan balita dengan serius, mendukung minat balita, atau berempati dengan perasaan balita juga akan membuatnya merasa lebih percaya diri.

Sedangkan menurut psikoterapis Amy Morin, manfaat positive attention dalam pola asuh balita juga penting untuk memberikan contoh kepemimpinan yang baik, menghargai orang lain, serta berempati.

Baca Juga: Ini Dia 5 Alasan Pentingnya Balita Bermain di PAUD!

4. Membentuk Citra Diri Positif

Mengenal Positive Attention Dan Perannya Dalam Pola Asuh Balita 4.jpg

Saat Moms memberikan respon penuh ketertarikan, hangat, dan positif dari Moms atas apa yang dilakukannya dengan baik, balita akan merasa aman, penting, dihargai, dan dipahami. Semua hal ini penting untuk membangun citra diri positif hingga dia dewasa nanti.

Menurut Becky Chapron, kepala Cedarwood School, memiliki citra diri positif itu penting untuk membantu anak menghadapi kesulitan dalam hidup serta menggapai sukses dan kebahagiaan di masa depan.

Nah, sudahkah Moms dan Dads memberikan dan merasakan manfaat positive attention pada balita kesayangan di rumah?

(WA)

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait