Balita dan Anak

12 Maret 2020

Penyakit Addison: Akibatnya Tak Seindah Namanya

Penyakit ini memerlukan pengobatan seumur hidup
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Fitria Rahmadianti
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Penyakit Addison terjadi ketika kelenjar adrenal tidak cukup memproduksi dua hormon steroid, yakni kortisol dan aldosteron. Kelenjar ini terletak di atas masing-masing ginjal.

Kortisol bertugas mengontrol metabolisme tubuh (penggunaan lemak, protein, dan karbohidrat), menghentikan reaksi inflamasi, dan memengaruhi sistem imunitas. Sementara itu, aldosteron berfungsi mengatur kadar sodium dan potassium dalam darah.

Berdasarkan informasi di situs web University of Rocherster Medical Center, penyakit Addison termasuk langka dan bisa muncul di usia berapa saja. Kondisi ini memerlukan pengobatan seumur hidup.

Penyebab Penyakit Addison pada Anak

Penyebab Penyakit Addison pada Anak.jpeg

Foto: mypkworld.com

Penyebab paling umum penyakit Addison adalah kerusakan pada kelenjar adrenal akibat penyakit autoimun. Selain itu, kondisi ini juga bisa disebabkan oleh:

  • Kanker
  • Infeksi seperti tuberkulosis
  • Penyakit genetik langka
  • Keturunan (sangat jarang terjadi)

Rendahnya kortikosteroid juga bisa disebabkan oleh:

  • Penggunaan obat kortikosteroid
  • Penggunaan obat-obatan untuk mengatasi infeksi jamur

Baca Juga:7 Makanan yang Mempercepat Penuaan Kulit, Hindari dari Sekarang!

Gejala Penyakit Addison pada Anak-anak

Gejala Penyakit Addison pada Anak-anak.jpg

Foto: elitereaders.com

  • Lemah otot
  • Lelah
  • Pusing
  • Jantung berdebar
  • Kulit menggelap, awalnya di wajah dan tangan
  • Bintik-bintik hitam
  • Warna biru kehitaman di sekitar puting, mulut, rektum, skrotum, atau vagina
  • Berat badan turun
  • Dehidrasi
  • Nafsu makan hilang
  • Mengidam berat makanan asin
  • Sakit otot
  • Mual
  • Muntah
  • Diare
  • Tidak kuat dingin

Menangani Penyakit Addison pada Anak

Menangani Penyakit Addison.jpg

Foto: myiv.com

Tujuan treatment adalah menambah hormon yang kurang dan meredakan gejala. Karena penyakit Addison bisa mengancam nyawa, Si Kecil biasanya langsung diberi obat kortikosteroid lewat mulut maupun infus. Obat ini harus digunakan seumur hidup.

Selain itu, Si Kecil juga akan diberi obat yang membantu mengatur kadar sodium dan potassium dalam darah.

Baca Juga: Pola Makan yang Memicu Hormon Kebahagiaan dan Mencegah Penuaan

Komplikasi Penyakit Addison

Jika dibiarkan saja, penyakit Addison bisa menyebabkan:

Komplikasi yang parah biasanya terjadi saat Si Kecil mengalami stres fisik seperti operasi, infeksi, atau cedera. Sebab, kortikosteroid membantu tubuh melawan infeksi dan tetap sehat selama stres fisik.

Kurangnya hormon adrenal juga bisa menyebabkan:

  • Tingginya kadar potassium dalam darah yang memengaruhi kadar air dan sodium di tubuh
  • Sensitivitas ekstrem terhadap hormon insulin yang bisa mengakibatkan rendahnya kadar gula darah

Semoga Si Kecil selalu terlindung dari penyakit Addison ya, Moms. Sebab, kondisi ini berlangsung seumur hidup dan Si Kecil harus selalu minum obat untuk menghentikan gejalanya.

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait