Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Kesehatan Anak | Apr 3, 2018

Mengenal Cacar Air Pada Anak, Penyebab dan Penanganannya

Bagikan


Cacar air merupakan masalah kesehatan anak yang sangat umum terjadi pada anak-anak. Penyakit ini biasanya berupa bintik-bintik merah yang muncul ke permukaan kulit seluruh tubuh dan rasanya sangat gatal.

Hampir bisa dipastikan bahwa setiap orang akan mengalami cacar air ini sekali seumur hidupnya. Jika pernah terjangkit cacar air, seseorang tidak akan mengalaminya lagi.

Penyakit cacar air ini dapat mendatangkan pengaruh negatif pada wanita hamil, bayi baru lahir, remaja dan bahkan orang dewasa, terlebih lagi mereka yang belum pernah mendapatkan vaksin cacar air sehingga sistem kekebalan tubuh tidak mampu melawan penyakit tersebut.

Meskipun tidak tergolong sebagai penyakit parah, cacar air sangat mengganggu kesehatan anak. Mereka harus absen dari sekolah, istirahat total supaya kondisi cepat pulih.

Apa Itu Cacar Air?

Cacar air adalah bentuk gangguan kesehatan anak yang disebabkan oleh virus varicella yang sangat cepat penyebarannya.

Tubuh anak cepat terinfeksi jika dihinggapi virus tersebut. Anak lain pun jika berada dekat dengan si penderita dapat tertular dengan mudah, karena virus tersebut disebarkan melalui batuk, pilek, berbagi makanan dan minuman.

Bersentuhan langsung dengan kulit yang terkena cacar air juga bisa menulirkan penyakit ini. Karena itulah anak-anak yang terkena cacar air sebaiknya berada di rumah selama beberapa hari, mengingat cara penularannya yang sangat mudah.

Baca Juga :Ini Bedanya 3 Penyakit Dengan Gejala Ruam dan Demam Pada Bayi

Bagaimana Gejalanya?

Pada tahap awal penyebaran virus varicella, kesehatan anak mulai menurun saat demam muncul disertai sakit kepala dan gangguan tenggorokan. Tubuh anak melemah dan tidak bisa merasa lapar. Bahkan beberapa anak menderita cacar air tanpa disertai gejala-gejala tersebut.

Bintik-bintik merah akan muncul dalam 1 atau 2 hari setelah gejala awal muncul. Setelah itu kondisi kesehatan anak diperparah dengan munculnya ruam merah di sekujur tubuh.

Tidak hanya itu, setiap bintik akan memanas, lalu pecah dan mengeluarkan air, perlahan-lahan mengering dan akhirnya mengeras. Kondisi mengeras ini sama seperti luka goresan di kulit yang membutuhkan waktu lagi supaya benar-benar mengelupas dan kulit kembali bersih. Proses ini pada umumnya berlangsung selama 10 hingga 16 hari.

Bagaimana Menanganinya?

Karena cacar air merupakan gangguan kesehatan anak yang tidak berisiko alias berbahaya, selama sakit anak tidak perlu dirawat di rumah sakit, cukup beristirahat di rumah. Anak perlu banyak istirahat dan mengonsumsi obat secara teratur untuk mengurangi demam dan rasa gatal yang ditimbulkan bintik-bintik tersebut.

Apakah cacar air Bisa Dicegah?

Meskipun hampir semua orang pernah menderita cacar air, tetapi hal ini juga bisa dicegah dengan cara memberikan vaksin. Biasanya dokter akan memberikan 2 dosis vaksin untuk anak-anak maupun orang dewasa.

Jika Moms pernah menjumpai seorang anak yang telah mendapatkan vaksin cacar air tetap terinfeksi, itu merupakan jenis yang ringan.

Kerja vaksin cacar air juga perlu didukung dengan menghindari anak atau orang lain yang terkena penyakit tersebut. Untuk itu jika buah hati Moms sedang sakit cacar, biarkan dia istirahat di rumah untuk sementara waktu demi kesehatan anak-anak. Selain untuk mempercepat proses penyembuhan anak, Moms juga mencegah penyebaran virus di luar rumah.

(BILNA)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.