Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Tanya Pakar | Apr 14, 2018

Mengenal Dermatomiositis, Penyakit Yang Sebabkan Radang Pada Kulit dan Otot

Bagikan


Tanya : 

saya ingin bertanya tentang penyakit dermatomyositis.. Penyebab dan cara mengobatinya jika sudah terkena penyakit tersebut bagaimana dok? Sekian dok, terima kasih.

Jawab : 

Penyakit dermatomyositis adalah peradangan pada kulit dan otot yang ditandai dengan perubahan pada kulit (munculnya ruam pada area tubuh semisal siku,dada,punggung,dll) dan kelemahan otot. Hingga kini penyebab pasti dari penyakit dermatomyositis tersebut masih belum diketahui.

Dermatomiositis tidak dapat disembuhkan. Meski demikian, terdapat beberapa metode pengobatan yang dapat dilakukan untuk meredakan gejala dan menekan potensi komplikasi. Misalnya melalui konsumsi obat-obatan, terapi, atau operasi.

Obat-obatan yang biasa diresepkan oleh dokter dalam kasus dermatomiositis meliputi:

1. Kortikosteroid, seperti prednison. Obat ini digunakan untuk menekan gejala dermatomiositis secara cepat, tetapi penggunaan jangka panjang dapat menimbulkan efek samping.

2. Corticosteroid-sparing agents, seperti azathioprine atau methotrexate. Obat ini digunakan bersamaan dengan kortikosteroid, sehingga dosis kortikosteroid dapat diturunkan dan menekan potensi efek samping dari kortikosteroid.

3. Rituximab. Obat ini umumnya digunakan jika obat lainnya tidak mampu mengontrol gejala.

4. Obat antimalaria, seperti hydroxychloroquine. Obat ini digunakan untuk mengobati ruam pada kulit.

5. Intravenous immunoglobulin (IVIG). IVIG berisi kumpulan antibodi sehat dari beberapa orang yang mendonorkan darahnya. Terapi IVIG mampu mencegah antibodi yang keliru menyerang otot dan kulit sendiri.

Dijawab oleh : dr. Yohana Margarita

Sumber : meetdoctor.com

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.