Gratis Ongkir minimum Rp 300.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Tanya Pakar | Jun 11, 2018

Mengenal Hipersalivasi, Air Liur Berlebih Saat Hamil dan Cara Mengatasinya

Bagikan


Tanya : 

Dok, saat ini saya sedang hamil 10 minggu dan ini merupakan kehamilan ketiga saya.

Aejak hamil anak pertama dan sekarang, saya mengalami hipersaliva atau meludah berlebih yang tiada hentinya. Hipersaliva yang saya alami sejak 8 minggu.

Wajarkah hipersaliva saat hamil dan bagaimana cara meminimalir ludah agar tidak terlalu berlebih? Terima kasih.

Penanya : LiaMy

Jawab : 

Halo Mom LiaMy, terkait produksi air ludah yang berlebih (hipersalivasi), produksi yang berlebihan pada air liur sering disebut juga dengan istilah ptyalism atau istilah sialorrhea, merupakan salah satu permasalahan yang timbul pada saat kehamilan.

Hal ini wajar terjadi pada saat kehamilan mom. Hal ini dapat terjadi antara lain:

1. Akibat adanya perubahan hormonal yang mengakibatkan produksi air liur bertambah.

2. Efek mual muntah yang timbul terutama saat kehamilan trimester awal.

Pada keadaan normal, kadar normal air liur yang diproduksi oleh mulut sekitar setengah hingga satu liter setiap harinya dan dalam keadaan normal ditelan tanpa disadari oleh kita.

Ini biasa terjadi disebabkan oleh rasa mual yang sangat berlebih, jadi mom pun lebih jarang untuk menelan air liur, sehingga tanpa mom sadari produksi air liur semakin banyak yang membuat mom harus meludah.

3. Produksi air liur yang sangat banyak juga dapat disebabkan karena heartburn (rasa sakit/perih pada ulu hati), yang biasanya sering dialami oleh wanita yang sedang hamil.

Gejala heartburn ini membuat rasa panas pada saluran kerongkongan yang langsung terhubung pada lambung yang asalnya dari cairan lambung yang sifatnya asam.

Di dalam kerongkongan itu ketika cairan pada lambung naik, maka sensor asam dapat memicu munculnya air liur berlebih, dimana air liur ini sangat berfungsi bagi membasahi dinding pada kerongkongan yang dapat membantu dalam menetralisir rasa asam di lambung.

4. Merokok, membusuknya gigi, maupun mengkonsumsi suatu obat yang dapat menimbulkan produksi air liur meningkat.

Namum mom jangan khawatir, ada beberapa tips yang dapat dilakukan untuk mengatasi keluhan tersebut:

A. Kondisi mulut yang kurang bersih akan menyebabkan ibu hamil mudah mengalami mual dan memancing produksi air liur berlebih. Untuk itu sebaiknya mom lebih rajin sikat gigi untuk membersihkan mulut dan menyegarkan pernafasan.

B. Untuk mengatasi rasa mual dan mencegah produksi air liur berlebih, sebaiknya mom sering mengunyah permen karet Mint tanpa gula.

Hal tersebut karena gula yang berlebih sangat tidak baik bagi ibu hamil, bahkan bisa menyebabkan mom mual. Untuk lebih amannya dapat diganti dengan konsumsi buah2an segar yang kaya akan cairan, spt: jeruk, semangka, pir, buah naga, dll.

C. Kalau mom seorang perokok, maka sebaiknya berhenti merokok. Karena selain meningkatkan kadar air liur dalam mulut, kebiasaan merokok ini bisa membahayakan kesehatan janin dalam kandungan.

D. Obat kumur sangat berguna untuk membersihkan mulut dari tumpukan kuman dan bakteri dengan tuntas. Namun sebaiknya ibu hamil menggunakan produk obat kumur alami setiap kali anda selesai menyikat gigi.

E. Hindari konsumsi makanan yang berbahan dasar tepung, hal ini dimaksudkan untuk mengurangi produksi air liur berlebihan dan mengurangi rasa mual yang ditimbulkan makanan yang berbahan dasar tepung.

F. Konsumsi lebih banyak air putih, minimal 10 gelas setiap hari.

G. Pola makan yang sebaiknya dilakukan adalah pola makan porsi sedikit tapi sering.

Semoga uraian diatas dapat bermanfaat dan membantu mom dalam menjalani proses kehamilan. Semoga mom sehat-sehat selalu.

Dijawab oleh : dr. Benny Johan Marpaung, Sp.OG (Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan) 

Moms memiliki pertanyaan lain seputar kehamilan? Yuk bertanya langsung pada ahlinya di Orami Forum!

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.