Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Kesehatan Bayi | Aug 12, 2018

Mengenal Imunisasi Measles Rubella (MR) Yang Digalakkan Oleh Pemerintah

Bagikan


Penyakit Campak dan Rubella merupakan dua penyakit yang sangat mungkin dialami oleh bayi dan anak-anak. Sebagaimana diketahui, hingga saat ini tidak ada pengobatan untuk kedua penyakit tersebut. Akan tetapi sudah ditemukan cara untuk mencegahnya, yakni dengan memberikan vaksin MR.

Apa itu imunisasi measles? Imunisasi measles tidak lain adalah pemberian vaksin Measles Rubella kepada anak sebagai perlindungan teradap penyakit Campak dan Rubella. Dimana Vaksin MR merupakan kombinasi vaksin Campak atau Measles (M) dan Rubella (R) berfungsi untuk melindungi anak dari penyakit Campak dan Rubella.

Indonesia berkomitmen untuk mengeliminasi campak dan mengendalikan rubella pada tahun 2020. Melihat pentingnya vaksin MR untuk anak-anak Indonesia, pemerintah pun menghadirkan program Pencanangan Kampanye Tingkat Nasional dan Introduksi Measles Rubella. Di bagi menjadi dua fase, pada Agustus-September 2017 ini kampanye dan pemberian vaksin MR dilakukan di seluruh Jawa.

Adapun pada fase kedua yakni Agustus- September 2018, vaksin MR akan diberikan untuk anak-anak di seluruh Sumatera, Kalimantan, Bali, Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua.

Berikut merupakan beberapa fakta mengenai vaksin MR, dikutip dari idai.or.id:

 

Apakah vaksin MR aman bagi bayi?

Vaksin yang digunakan sudah mendapatkan rekomendasi dari World Health Organization (WHO). Di Indonesia sendiri, vaksin MR yang digunakan juga mendapatkan izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Vaksin MR 95 persen efektif untuk mencegah penyakit Campak dan Rubella. Vaksin ini aman dan sudah digunakan di lebih dari 141 negara di dunia.

 

Siapa saja yang harus mendapatkan imunisasi MR?

Imunisasi MR diberikan untuk semua anak yang telah berusia 9 bulan sampai kurang dari 15 tahun selama kampanye imunisasi MR. Selanjutnya, imunisasi MR masuk ke dalam jadwal imunisasi rutin dan diberikan kepada anak berusia 9 bulan, 18 bulan, dan kelas 1 SD/sederajat untuk menggantikan imuniasi Campak.

 

Apakah ada efek samping dari imunisasi MR?

Tidak ada efek samping dalam imunisasi MR. Demam ringan, bengkak ringan, ruam merah dan nyeri di tempat suntikan setelah imunisasi merupakan reaksi normal yang akan menghilang dalam waktu 2-3 hari. Kejadian ikutan pasca imunisasi yang cukup serius sangat jarang terjadi.

 

Imunisasi MR perlu diberikan pada anak yang sudah imunisasi Campak?

Untuk mendapatkan kekebalan terhadap Rubella, anak yang sudah mendapatkan imunisasi Campak perlu mendapatkan imunisasi MR. Imunisasi MR aman bagi anak yang sudah mendapatkan 2 dosis imunisasi Campak.

 

Baca Juga : Vaksin Bayi, Perlu Atau Tidak?

Apakah perbedaan vaksin MR dan MMR?

Vaksin MR mencegah penyakit Campak dan Rubella, sedangkan vaksin MMR mencegah penyakit Campak, Rubella dan Gondongan. Saat ini pemerintah lebih memprioritaskan pengendalian Campak dan Rubella karena bahaya komplikasinya yang berat dan mematikan. Sehingga diberikan imunisasi MR dan bukan MMR.

 

Apakah anak yang sudah mendapatkan imunisasi MMR perlu mendapatkan imunisasi MR?

Untuk memastikan kekebalan penuh terhadap penyakit Campak dan Rubella, anak yang sudah pernah mendapatkan imunisasi MMR perlu mendapatkan imunisasi MR. Dalam hal ini, imunisasi Measles Rubella aman diberikan kepada anak yang sudah mendapat vaksin MMR.

 

Benarkah vaksin MR menyebabkan autisme?

Hingga saat ini belum ada bukti yang mendukung bahwa imunisasi jenis apapun menyebabkan autisme. Demikian halnya dengan imunisasi pemberian vaksin MR.

 

Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 4 Tahun 2016

Imunisasi pada dasarnya diperbolehkan (mubah) sebagai bentuk ikhtiar untuk mewujudkan kekebalan tubuh (imunitas) dan mencegah terjadinya penyakit tertentu.

Dalam hal jika seseorang yang tidak diimunisasi akan menyebabkan penyakit berat, kecacatan permanen, atau kematian (bersifat mengancam jiwa), berdasarkan pada pertimbangan ahli yang kompetan dan juga dipercaya, maka imunisasi hukumnya wajib.

 

Nah, bagi Mama yang merasa belum mengajak si kecil untuk imunisasi Measles Rubella (MR), saat usia si kecil sudah memenuhi syarat, jangan lupa untuk segera mengantarnya imunisasi MR ya, Ma.

Selain itu, Mama juga perlu mengetahui gejala-gejala dari penyakit Campak dan Rubella agar bisa memberikan penanganan yang tepat jika dirasa menyerang si kecil.

(RGW)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.