Kesehatan

20 April 2021

Mengenal Oncom, Makanan Murah Meriah yang Bergizi Tinggi

Moms suka oncom yang diolah menjadi makanan apa saja?
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Fia Afifah R
Disunting oleh Adeline Wahyu

Apakah Moms pernah mengonsumsi oncom? Ini adalah panganan yang merupakan produk sampingan dan terbuat dari kacang tanah, sisa daging kedelai, kacang tanah, singkong, atau yang semua bahannya terfermentasi dengan baik.

Ada dua jenis oncom, yaitu merah dan hitam. Yang hitam dibuat dengan menggunakan Rhizopusoligosporus, sedangkan yang merah adalah Neurosporaintermedia. Karena sebenarnya merupakan produk sampingan, makanan ini biasanya jauh lebih murah daripada produksi makanan lain.

Meski merupakan produk sampingan, namun ada juga orang yang menyukai makanan ini karena aromanya yang menyengat, warna, bentuk, atau penampilannya yang tidak menarik.

Namun, oncom juga memiliki kadar nutrisi yang tinggi lho, Moms.

Baca Juga: Benarkah Makan Kedelai Akan Meningkatkan Kesuburan?

Kandungan Nutrisi Oncom

Oncom -1.jpg

Foto: Quora.com

Meski merupakan panganan sampingan, tapi oncom memiliki kandungan gizi yang tinggi. Terutama tinggi protein dan rendah lemak, sehingga menjadikannya sebagai sumber protein alternatif.

Selain protein, makanan ini juga tinggi genistein, salah satu bentuk isoflavon. Zat ini sangat bagus untuk aktivitas antioksidannya yang dapat mengurangi risiko kanker.

Selain itu, panganan ini juga mengandung lemak, karbohidrat, kalsium, fosfor, dan zat besi. Kandungan gizi pada oncom bisa alternatif yang lebih murah dibandingkan makanan lain yang lebih mahal dan sehat.

Dilansir dari Tabel Komposisi Pangan Indonesia (TKPI) dari Kementrian Kesehatan (Kemenkes) RI komposisi gizi pangan ysng dihitung per 100 g dengan Berat Dapat Dimakan (BDD) 100 % dari oncom adalah:

  • Air: 57.0 g
  • Energi: 187 Kal
  • Protein: 13.0 g
  • Lemak: 6.0 g
  • Karbohidrat: 22.6 g
  • Abu: 1.4 g
  • Kalsium: 96 mg
  • Fosfor: 115 mg
  • Besi: 27.0 mg
  • Retinol (Vit. A): 0 mcg
  • Thiamin (Vit. B1): 0.09 mg
  • Riboflavin (Vit. B2): 0.00 mg
  • Niasin: 1.6 mg
  • Vitamin C: 0 mg

Rasanya yang unik juga mengandung umami. Journal of Food Science mencatat, fraksi umami diperoleh dari ekstrak yang larut dalam air oncom merah dan oncom hitam, yang merupakan produk kedelai dan kacang tanah hasil fermentasi di Indonesia.

Baca Juga: 8 Manfaat Susu Kedelai bagi Tubuh, Sehat Banget!

Manfaat Oncom

Oncom -2.jpg

Foto: Depositphotos.com

1. Baik untuk Sistem Peredaran Darah

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI, setiap 100 gram oncom mengandung 27,0 mg zat besi, 1,6 mg niacin, dan 115 mg fosfor. Angka tersebut menunjukkan bahwa kandungan zat besi, niasin dan fosfor termasuk tinggi dan cukup tinggi.

Mirip dengan tahu dan tempe, masakan ini juga terbukti memiliki kemampuan untuk menurunkan kadar kolesterol dan baik untuk peredaran darah.

Studi dari Institut Pertanian Bogor (IPB) menunjukkan bahwa dengan peningkatan propolis pada senyawa propolis dan oncom, maka kadar kolesterol menurun. Ini karena propolis mampu mencegah biosintesis kolesterol.

Mengonsumsi makanan ini secara rutin sesuai Recommended Daily Allowance (RDA) atau sesuai kebutuhan gizi perhari, oncom bermanfaat untuk:

  • Mencegah stroke
  • Mencegah anemia
  • Menjaga dan meningkatkan produksi hemoglobin
  • Mengurangi kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kolesterol baik (HDL) dalam darah
  • Mengurangi resiko penyakit pembuluh darah

2. Bermanfaat untuk Sistem Integumen

Karena setiap 100 gram oncom mengandung 1,6 mg niacin dan 13,0 gram protein, ini menunjukkan bahwa kandungan niasin dan protein termasuk tinggi.

Mengonsumsi oncom secara rutin sesuai RDA akan memberikan manfaat untuk menjaga sistem integument.

Misalnya, dapat menjaga kondisi kulit dengan baik, mengurangi jerawat, membantu merawat keindahan rambut, membantu menjaga kesehatan kuku, dan lain sebagainya. Ini tentunya akan membuat Moms tertarik karena juga bagian dari perawatan kecantikan.

3. Baik untuk Sistem Reproduksi dan Ibu Hamil

Dalam setiap 100 gram oncom mengandung 13,0 gram protein, 27,0 mg zat besi, 1,6 mg niacin, dan 115 mg fosfor.

Ini juga menunjukkan bahwa kandungan protein, zat besi, niasin dan fosfor cukup tinggi. Dengan mengonsumsi secara rutin, akan memberi manfaat untuk:

  • Menunjang kesehatan ibu hamil
  • Mendukung perkembangan janin
  • Salah satu pengatur keseimbangan hormonal untuk kesehatan reproduksi

4. Membantu Sistem Saraf dan Otak

Setiap 100 gram oncom mengandung 115 mg fosfor, 27,0 mg zat besi, dan 1,6 mg niacin, yang menunjukkan bahwa kandungan fosfor, besi dan niasin termasuk tinggi dan cukup tinggi.

Jika dikonsumsi secara rutin, oncom akan memberi manfaat untuk:

5. Baik untuk Tulang dan Gigi

Karena memiliki kandungan zat besi, protein dan fosfor termasuk tinggi dan cukup tinggi, ia juga bermanfaat untuk tulang jika dikonsumsi secara rutin.

6. Membantu Meningkatkan Metabolisme

Beberapa orang telah mempercayai manfaat panganan ini untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Berkat kandungannya, oncom juga juga melawan banyak penyakit.

Beberapa orang mengetahui manfaat oncom untuk melindungi sistem pencernaan karena mengandung rafinosa dan stakhiosa.

Selain itu juga mencegah beberapa masalah pencernaan seperti diare, dan juga bisa meningkatkan metabolisme. Jika metabolism bergerak dengan baik, maka sistem pencernaan juga akan bekerja dengan baik dan dapat menghindari masalah usus.

7. Memiliki Sifat Anti-Kanker

Seperti disebutkan di atas, makanan hasil fermentasi ini mengandung genistein, sejenis isoflavon yang diketahui memiliki aktivitas antioksidan. Hidangan unik ini mengandung banyak genistein dan oleh karena itu mungkin memiliki aktivitas anti kanker dan efek biologis positif lainnya. Padahal, meski memiliki vitamin C yang lebih sedikit, ekstrak etanol makanan ini menunjukkan khasiat anti kanker terhadap sel kanker payudara.

8. Membantu Mengatasi Trombosis

Hasil yang dilakukan peneliti di Universitas Brawijaya menunjukkan bahwa manfaat tempe oncom dapat dikaitkan dengan manfaat bagi kesehatan pembuluh darah manusia, khususnya untuk kasus trombosis.

Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi kepada masyarakat tentang bagaimana pengobatan terbaik agar manfaat enzim protease fibrinolitik yang terkandung dalam produk oncom dan tempe dapat bekerja dengan baik.

9. Mencegah Perut Kembung

Proses fermentasi dalam pembuatan oncom juga bisa mencegah perut kembung. Ini karena enzim alfa-galaktosidase yang membantu mengubah rafinosa dan stachia ke tingkat yang lebih rendah.

Proses ini mencegah pembentukan gas di usus yang menyebabkan perut kembung.

Saat mengalami perut kembung, seseorang akan merasakan rasa yang tidak nyaman di perutnya. Selain itu, orang yang merasa perut kembung juga perutnya akan terlihat membesar, sering bersendawa dan juga kentut yang berlebihan dan berbau menyengat.

Baca Juga: Kaya Protein, Ketahui 9 Manfaat Kacang Kedelai Berikut Ini!

Cara Membuat dan Mengolah Oncom

Oncom -3.jpg

Foto: Cookpd.com

Proses pembuatan makanan unik ini pada dasarnya mirip dengan tempe, namun ada beberapa langkah tambahan yang harus dilakukan. Langkah pertama adalah merendam kue pengepres kacang untuk memisahkan lemak dari kue pengepres.

Selanjutnya ditambahkan asam laktat untuk memberikan pH ideal untuk proses fermentasi, yaitu 4,5 buah press cake yang direndam kemudian diperas untuk menghilangkan air, lemak berlebih, dan kotoran.

Selanjutnya dimasak dengan tapioka, bubur kedelai, dan kelapa sambil terus diaduk dan didihkan selama 45-90 menit. Kemudian, biarkan dingin dan tambahkan kultur jamur. Tuang ke dalam wadah bambu yang diberi alas daun pisang. Namun, jangan tutupi terlalu rapat.

Suhu fermentasi yang ideal adalah 27-370C. Setelah makanan unik ini siap, Moms bisa memasaknya kembali dan dikreasikan dengan resep yang menarik dan enak sebelum disajikan sebagai hidangan untuk seluruh keluarga.

Karena aromanya yang menyengat, oncom sangat jarang disajikan mentah. Biasanya, oncom akan digoreng dengan minyak kelapa sawit atau sebagai campuran sambal. Kadang juga digunakan sebagai isian untuk makanan populer lainnya bernama comro.

Alternatif lain untuk menyajikan oncom adalah dengan ditumis dengan bahan lain. Moms hanya perlu menyiapkan oncom dan mengirisnya, siapkan juga cabai, bawang merah, bawang putih, tomat, daun kemangi, kecap, garam, gula, air, dan minyak sawit. Panaskan sedikit minyak di wajan dengan api sedang,

Kemudian tambahkan irisan cabai, bawang merah, dan bawang putih hingga harum. Selanjutnya masukkan bahan utama dan aduk rata, tambahkan bumbu seperti kecap, garam, gula pasir, sedikit air, aduk rata. Setelah tercampur rata, tambahkan irisan tomat dan daun kemangi, lalu sajikan.

Sebagai salah satu makanan khas Indonesia, oncom merupakan pangananmurah meriah bergizi tinggi yang sayang untuk dilewatkan.

  • https://www.panganku.org/id-ID/view
  • https://m.andrafarm.com/_andra.php
  • https://drhealthbenefits.com/food-bevarages/processed-food/health-benefits-of-oncom
  • https://jajananenakdibogor.com/english-articles/oncom,-nutrition-packed-traditional-staple-food-of-west-java.html
  • https://www.researchgate.net/publication/339236379
  • https://dev.ipb.ac.id/news/index/2018/05/ipb-student-utilizes-red-oncom-and-propolis-to-lower-cholesterol-content-in-chicken/
  • https://tp.ub.ac.id/en/mahasiswa-thp-teliti-enzim-pada-oncom-dan-tempe-sebagai-terapi-penyakit-trombosis/
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait