Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Kesehatan Bayi | Mar 1, 2018

Mengenal Otitis Media, Infeksi Telinga Pada Bayi

Bagikan


Moms, segera bawa Si Kecil untuk diperiksa dokter jika belakangan ini selalu rewel dan terlihat sering berusaha meraih telinganya.

Pasalnya, bukan tidak mungkin Si Kecil mengalami radang di telinga bagian tengahnya atau yang disebut dengan otitis media.

Nah, Moms sudah mengetahui berbagai informasi penting terkait infeksi telinga bayi yang satu ini? Simak pembahasannya di bawah ini ya, Moms.

Otitis Media atau Radang Telinga Tengah Pada Bayi

Otitis media merupakan infeksi yang terjadi pada telinga tengah dan menyebabkan inflamasi (kemerahan dan bengkak) serta menyebabkan penumpukan cairan di gendang telinga.

Siapa pun bisa mengalami radang telinga tengah ini, namun bayi berusia 6 hingga 15 bulan termasuk yang paling berisiko.

Terdapat beberapa jenis otitis media, yaitu:

  • Otitis media akut
  • Otitis media efusi
  • Otitis media suppuratif kronis
  • Otitis media adesif
Baca Juga : Panduan Cara Membersihkan Telinga Bayi

Gejala dan Tanda-tanda Otitis Media Pada Bayi

Otitis media akut sering menunjukkan gejala yang meliputi:

  • Otalgia
  • Ootorrhea
  • Sakit kepala
  • Iritabilitas
  • Demam
  • Kehilangan nafsu makan
  • Muntah
  • Diare

Adapun otitis media dengan efusi sering menyertai otitis media akut. Adapun gejala yang mungkin ditunjukkan antara lain:

  • Gangguan pendengaran
  • Tinnitus
  • Vertigo
  • Otalgia

Untuk otitis media suppuratif kronis merupkana infeksi telinga bayi yang terjadi secara terus menerus dan menyebabkan gendang telinga mengalami perforasi atau robek.

Sementara itu, otitis media adesif terjadi saat lapisan tipis gendang telinga tersedot ke dalam ruang telinga di bagian tengah dan menyumbat.

Apa Penyebab Otitis Media?

Umumnya, radang telinga tengah terjadi saat pilek, yang menyebabkan terbentuknya mokus di bagian telinga tengah dan menyebabkan tabung Eustachi (tabung tipis yang membentang dari telinga tengah ke bagian belakang hidung) membengkak atau tersumbat.

Artinya, mokus tidak bisa mengalir dengan benar sehingga memudahkan infeksi menyebar ke bagian telinga tengah.

Adenoid (jaringan lunak di bagian belakang tenggorokan) juga membesar hingga menghalangi tabung Eustachius. Adenoid bisa diangkat jika menyebabkan infeksi telinga yang persisten atau terlalu sering.

Beberapa kondisi yang bisa meningkatkan faktor risiko radang telinga tengah diantaranya:

  • Bibir sumbing – cacat lahir dimana anak memiliki celah pada bagian atap mulutnya.
  • Down syndrome – kondisi genetik yang umumnya menyebabkan sejumlah tingkat ketidakmampuan belajar dengan ciri khas fitur fisik.

Tindakan Pencegahan Radang Telinga Tengah

Infeksi telinga bayi otitis media sebenarnya tidak bisa benar-benar dicegah. Meskipun demikian, Moms bisa melakukan beberapa hal berikut ini untuk melindungi Si Kecil dari bahaya radang telinga tengah:

  • Lakukan vaksinasi terbaru, terutama vaksin pneumkokus dan vaksin DTP/IPV/Hib.
  • Jauhkan Si Kecil dari lingkungan yang sudah terkontaminasi asap rokok atau lingkungan perokok.
  • Hindari kontak langsung dengan anak-anak lain yang terserang infeksi atau sedang sakit.
  • Utamakan pemberian ASI.
  • Jangan memberikan makan atau ASI maupun sufor saat Si Kecil dalam kondisi berbaring.
  • Setelah Si Kecil berusia 6-12 bulan, jangan izinkan minum menggunakan dot.

Meskipun kondisi otitis media dampaknya memang sangat mengganggu Si Kecil, namun AAP mengatakan bahwa radang telinga tengah jarang membutuhkan pengobatan maupun tindakan lainnya. Mengingat daya tahan tubuh biasanya mampu mengatasi kondisi ini. Terkecuali jika kondisinya tergolong parah.

Pastinya kendati mungkin tidak membutuhkan penanganan khusus, Moms bisa berkonsultasi dengan dokter mengenai otitis media yang dialami oleh Si Kecil. Jangan sembarangan memberi antibiotik pada Si Kecil ya, Moms.

(RGW)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.