Kesehatan

KESEHATAN
10 Desember 2019

Mengenal Perbedaan CT Scan dan MRI, Ketahui Risikonya

Meskipun kegunaannya sama dan aman semua, pemindaian MRI dan CT scan memiliki risiko berbeda.
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Dina Vionetta

Sekilas terlihat sama, ini dia perbedaan CT Scan dan MRI.

Pemindaian CT Scan dan MRI adalah dua metode medis untuk menghasilkan gambar detail bagian tubuh internal, seperti tulang, sendi dan organ.

Beberapa orang menyebut CT Scan sebagai CAT Scan, yang merupakan singkatan dari aksial tomografi terkomputerisasi. Selama CT Scan, seseorang berbaring di mesin sinar-X besar yang disebut pemindai CT.

Sedangkan, MRI singkatan dari citra resonansi magnetik. Jenis pemindaian ini mengguna gelombang radio dan magnet untuk membuat gambar.

Selama pemindaian MRI, seseorang berbaring di pemindai MRI, yang merupakan mesin yang menciptakan medan magnet konstan dan menggunakan gelombang radio untuk memantulkan molekul air dan sel-sel lemak dalam tubuh.

Sebenarnya, penggunaan CT Scan dan MRI sangat mirip. CT Scan lebih umum digunakan karena lebih murah dan mampu memberikan detail yang paling baik.

Tetapi, dokter menyarankan pemindaian MRI jika membutuhkan gambar tubuh yang lebih akurat dan terperinci.

Keduanya termasuk prosedur medis yang sangat aman, tetapi memiliki tingkat risiko berbeda. Karena itu, Moms dan Dads perlu mengetahui perbedaan dari CT Scan dan MRI.

Baca Juga: Agar Si Kecil Tak Takut, Ini Cara Mempersiapkan Anak Untuk Rontgen

Pemindaian CT Scan VS MRI

Mengenal Perbedaan CT Scan dan MRI, Ketahui Risikonya 01.jpg

Foto: pixabay.com

Melansir dari US Food and Drugs Administration, perbedaan CT Scan dan MRI terbesar, yakni MRI (magnetic resonance imaging) menggunakan gelombang radio dan pemindaian CT scan (computed tomography) menggunakan sinar-X.

Pemindaian MRI digunakan untuk melihat objek di dalam tubuh. Biasanya pemindaian MRI digunakan untuk mendiagnosis sendi, otak, pergelangan tangan, pergelangan kaki, payudara, jantung dan pembuluh darah.

Sedangkan CT scan biasanya digunakan untuk mengatasi patah tulang, tumor, kanker dan pendarahan internal. Lalu, perbedaan CT scan dan MRI lainnya juga terletak pada risiko pemindaiannya.

Risiko CT scan meliputi:

  1. Membahayakan bayi yang belum lahir
  2. Dosis radiasi yang sangat kecil
  3. Reaksi potensial terhadap penggunaan pewarna

Risiko MRI meliputi:

  1. Kemungkinan reaksi terhadap logam karena magnet
  2. Suara keras dari mesin menyebabkan masalah pendengaran
  3. Peningkatan suhu tubuh selama MRI panjang
  4. Klaustrophobia

Baca Juga: Selain Kemoterapi, Inilah Pengobatan Kanker Payudara yang Bisa Dilakukan

Penggunaan Radiasi

Mengenal Perbedaan CT Scan dan MRI, Ketahui Risikonya 02.jpg

Foto: pixabay.com

Perbedaan CT Scan dan MRI lainnya, yakni CT Scan juga menggunakan radiasi pengion yang berpotensi memengaruhi jaringan biologis. Menurut National Institute of Biomedical Imaging dan Bioengineering, risiko terkena kanker dari paparan radiasi lebih kecil.

Selain itu, biasanya dokter juga tidak akan menyarankan pemindaian CT Scan pada wanita hamil karena lebih berisiko. Tetapi, wanita hamil yang masih memasuki trimester pertama kehamilan juga sebaiknya menghindari pemindaian MRI sementara.

Sedangkan, pemindaian MRI tidak menggunakan radiasi. Namun, mereka menggunakan medan magnet yang kuat. Sehingga orang harus memberi tahu para medis jika memiliki implan dalam bentuk apapun, termasuk alat pacu jantung, pompa insulin hingga implan koklea.

Pemindaian MRI juga menghasilkan suara yang keras, sehingga orang biasanya menggunakan penutup telinga atau headphone untuk mengurangi kebisingan.

Orang dengan claustrophobia mungkin kesulitan untuk melakukan pemindai MRI sulit, meskipun beberapa jenis pemindai MRI terbuka sekarang ada untuk mengatasi masalah ini.

Nah, Moms. Itulah perbedaan CT Scan dan MRI. Sekarang, Moms sudah bisa membedakan keduanya, ya?

Baca Juga: Bolehkah Rontgen Saat Hamil?

(SA/DIN)

Artikel Terkait