Gratis Ongkir minimum Rp 300.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Mengenal Tes Urine HCG dalam Kehamilan dan Risikonya

Bagikan


Mengenal Tes Urine HCG dalam Kehamilan dan Risikonya

Tes kehamilan mengukur hormon dalam tubuh yang disebut human chorionic gonadotropin (HCG), yaitu hormon yang diproduksi selama kehamilan.

Hormon ini terlihat dalam darah dan air kencing wanita hamil sedini mungkin sekitar 10 hari setelah pembuahan.

Baca Juga :  Seberapa Akurat Tes Kehamilan

Namun, apakah tes Urine HCG?

Tes urine chorionic gonadotropin (HCG) adalah jenis tes kehamilan. Plasenta wanita hamil menghasilkan HCG yang disebut juga hormon kehamilan.

Jika Moms hamil, tes kehamilan biasanya dapat mendeteksi kadar HCG ini dalam urine sekitar 10 hari setelah terlambat haid. Inilah saatnya sel telur yang dibuahi menempel ke dinding rahim.

Selama kehamilan 8 sampai 10 minggu pertama, kadar HCG biasanya meningkat sangat cepat. Kadar ini mencapai puncaknya pada sekitar minggu kesepuluh kehamilan, dan kemudian berangsur-angsur menurun sampai melahirkan.

Tes urine HCG biasanya dijual dalam alat tes kehamilan (test pack) yang bisa digunakan sendiri di rumah.

Baca Juga : Hamil Enggak, Ya? Cek Lewat 5 Cara Berikut!

Bagaimana tes kehamilan dilakukan?

Tes kehamilan dilakukan dengan menggunakan darah atau urine. Ada 2 jenis tes darah:

  • Kualitatif, mengukur apakah ada hormon HCG
  • Kuantitatif, mengukur berapa kadar HCG yang ada

Tes darah dilakukan oleh petugas kesehatan dengan mengambil sampel darah dan mengirimkannya ke laboratorium. Moms bisa menunggu hasilnya beberapa jam hingga sehari untuk mendapatkan hasilnya.

Tes urine HCG paling sering dilakukan dengan menempatkan setetes air kencing pada setrip kimia yang telah disiapkan. Diperlukan waktu 1 sampai 2 menit untuk mendapatkan hasilnya.

Baca Juga : Perbaiki Kualitas Sel Telur Agar Cepat Hamil Dalam 90 Hari

Kegunaan Tes Urine HCG

  1. Tes urine HCG mengkonfirmasikan kehamilan sekitar satu sampai dua minggu setelah terlambat haid.
  2. Merupakan tes kualitatif, yang berarti tes ini akan mendeteksi hormon HCG dalam urine atau tidak. Tes ini tidak dimaksudkan untuk menunjukkan berapa kadar hormon tersebut.
  3. Menunjukkan bahwa adanya HCG dalam urine dianggap sebagai tanda positif kehamilan.
  4. Mendiagnosis kondisi abnormal yang dapat meningkatkan kadar HCG.

Baca Juga : Mengenal Hiperemesis Gravidarum, Muntah Berlebihan pada Ibu Hamil

Cara mempersiapkan Tes Urine HCG

Jika Moms menjalani tes kehamilan sendiri di rumah, lakukan langkah-langkah berikut:

  1. Bacalah baik-baik petunjuk yang disertakan dalam alat tes kehamilan sebelum mengambil sampel urine.
  2. Diskusikan kepada dokter tentang penggunaan tes urine HCG, termasuk pengobatan apa pun yang Moms konsumsi sekarang untuk mengetahui apakah obat tersebut dapat memengaruhi tes.
  3. Pastikan test pack belum melewati tanggal kedaluwarsa.
  4. Gunakan urine pada pagi hari pertama kali setelah bangun tidur sekitar 1 sampai 2 minggu setelah terlambat haid.
  5. Jangan minum cairan apa pun dalam jumlah besar sebelum mengambil sampel urine karena hal ini dapat mencairkan kadar HCG dan membuatnya sulit dideteksi.
  6. Masukkan stik indikator langsung dalam aliran urine sampai basah, yang memakan waktu sekitar lima detik. Test pack lain mengharuskan Moms menampung urine dalam wadah dan kemudian mencelupkan indikator ke dalam wadah tersebut untuk mengukur kadar HCG.

Baca Juga :  6 Rahasia Kacang yang Bermanfaat Untuk Kehamilan

Risiko Tes Urine HCG

Satu-satunya risiko yang terkait dengan tes urine HCG adalah hasil positif atau negatif yang palsu. Hasil positif palsu mengindikasikan kehamilan, meskipun kenyataannya tidak.

Meskipun ini jarang terjadi, tes ini terkadang bisa mendeteksi jaringan abnormal dan non-kehamilan, yang memerlukan tindak lanjut oleh dokter. Hasil negatif palsu menunjukkan Moms tidak hamil tetapi sebenarnya hamil. Hasil ini sering kali bisa terjadi pada awal kehamilan atau jika urine terlalu encer untuk mendeteksi HCG.

Baca: Test Pack Positif Tetapi Tidak Hamil, Mengapa?

Langkah yang diperlukan

Menurut penelitian Scientific Assembly of the American College of Emergency Physicians, sekitar 6 persen kehamilan yang dilaporkan negatif dari tes urine ternyata positif dengan tes darah.

Secara umum, tes darah lebih akurat dibanding tes kehamilan di rumah, yang memiliki tingkat akurasi sekitar 97 persen. Namun, penting untuk dicatat bahwa tes darah mungkin lebih akurat, namun tidak selalu lebih sensitif.

Bagaimana pengalaman Moms melakukan tes urine HCG?

(ROS)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.