Program Hamil

PROGRAM HAMIL
6 November 2017

Mengenal Varikokel, Faktor Risiko Infertilitas Pria!

Varikokel, salah satu musuh terbesar reproduktif pria!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh (katri.dyah)
Disunting oleh (katri.dyah)

Banyak pasangan yang berjuang untuk hamil mengajukan pertanyaan “Apakah varikokel menyebabkan infertilitas?”

Penelitian menunjukkan bahwa varikokel bisa terkait dengan beberapa masalah kesuburan pada pasangan yang mencoba untuk hamil. Di masa lalu, sering diyakini bahwa kemandulan terutama disebabkan oleh ketidakmampuan seorang wanita untuk hamil, namun informasi yang lebih baru menunjukkan bahwa banyak pria yang telah didiagnosis dengan varikokel juga ditemukan tidak subur.

Baca juga: Jangan Gengsi Melakukan Tes Kesuburan

Apakah Varikokel?

Varikokel merupakan pembesaran varises yang terjadi pada skrotum yang terjadi karena pelebaran pembuluh darah balik (vena) abnormal yang disebabkan karena kurangnya katup pada pembuluh balik. Menurut Dr. Agus Mulyono SpU dari RSU Karyadi, varikokel biasanya terjadi pada testis kiri, hal tersebut dapat dijelaskan dari bentuk anatomis pembuluh darah balik vena sisi kiri yang jauh lebih tegak lurus dibanding sisi kanan.

Hal ini cukup lazim memengaruhi 15 dari 100 pria secara keseluruhan dan 40 dari 100 pria yang diketahui dengan infertilitas. Perbaikan varikokel dilakukan untuk memperbaiki kesuburan pria. Biasanya bisa dilakukan pembedahan secara rawat jalan dengan menggunakan anestesi lokal atau umum.

Baca juga: Masalah Reproduksi Ini Penyebab Infertilitas Pria!

Penyebab Varikokel

shutterstock 740102452

Ketika pria mulai mendiskusikan infertilitas dengan dokter mereka, varikokel sering kali berada di urutan teratas dari daftar penyebab potensial, karena inilah alasan infertilitas pria yang paling umum. Varikokel menyebabkan darah menyatu, yang menyebabkan suhu tinggi di skrotum yang memengaruhi jumlah sperma dan merupakan penyebab sperma abnormal dengan motilitas rendah.

Berikut cara varikokel dapat memengaruhi kesuburan:

1. Jumlah sperma rendah: Varikokel dianggap sebagai penyebab rendahnya jumlah sperma karena lingkungan yang tercipta terlalu hangat.

2. Menurunkan testosteron: Varikokel telah dikaitkan dengan kadar testosteron yang lebih rendah, yang dapat memengaruhi fungsi seksual.

3. Kerusakan DNA pada sperma: Varikokel dikaitkan dengan kerusakan DNA pada sperma. Selain itu, radang testis, pembengkakan pembuluh darah pada skrotum, dan testis yang tidak normal dapat menyebabkan sperma abnormal.

4. Kualitas semen rendah: Varikokel rendah terkait dengan ketidakseimbangan dalam tubuh yang menyebabkan kualitas semen rendah, padahal kualitas semen diperlukan agar sperma dapat berkembang dan bergerak.

Sangat wajar bagi pria untuk khawatir dengan berbagai pilihan pengobatan, namun banyak yang merasa terhibur saat mengetahui bahwa sekarang banyak cara mengobati infertilitas karena varikokel tanpa operasi. Apa pun, metode pengobatan tersebut, mengatasi varikokel melalui berbagai metode yang tersedia dapat menghasilkan:

  • Peningkatan jumlah sperma
  • Sperma berkualitas lebih tinggi
  • Sperma lebih aktif
  • Kualitas semen yang lebih baik

Faktor Lain yang Perlu Dipertimbangkan

shutterstock 745908469

Dokter akan mengajukan serangkaian pertanyaan sebelum merekomendasikan pengobatan varikokel untuk merencanakan kehamilan yang sukses. Ada alasan lain penyebab ketidaksuburan pria yaitu dari dampak lingkungan dan kebiasaan gaya hidup tertentu. Faktor lain yang dapat memengaruhi rekomendasi dokter untuk melakukan tindakan pengobatan dapat mencakup kesehatan dan usia pasangan, serta kondisi kesehatan lainnya yang bisa mempengaruhi Moms.

Mengatasi varikokel melalui berbagai metode perbaikan sering kali merupakan salah satu solusi termudah untuk mengatasi faktor ketidaksuburan pria dan mencapai tujuan untuk menjadi seorang ayah. Pastikan untuk mempertimbangkan semua pilihan pengobatan varikokel bagi pasangan Moms. Satu-satunya cara untuk menentukan pilihan terbaik adalah dengan memahami semua pilihan sebelum memutuskan mana yang paling sesuai dengan tujuan Moms dan pasangan.

Apakah Moms mempertimbangkan pengobatan varikolel?

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait