Selebriti

17 Mei 2019

Mengenal Vitiligo, Penyakit yang Diderita Anak Diana Rikasari

Vitiligo menyebabkan seseorang kehilangan warna kulit
placeholder

Foto: Instagram.com/dianarikasari

placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Blogger Diana Rikasari baru-baru ini membuat pengumuman di Instagram bahwa putra pertamanya Shahmeer didiagnosa mengidap vitiligo. Awalnya, perempuan yang menetap di Swiss itu dan keluarganya cukup kaget dengan kabar tersebut.

Namun menurutnya, sekarang segalanya sudah baik-baik saja. Selain itu, yang lebih penting Shahmeer tetap menjadi anak lelaki yang paling ganteng bagi Diana di dunia dan tentu saja paling dia sayangi.

Sebenarnya, apa sih vitiligo? Yuk kita cari tahu Moms!

1. Kehilangan Warna Kulit

rowdy.jpg

Foto: Time.com

Vitiligo adalah kondisi kulit ketika kehilangan sebagian warnanya. Warna kulit yang memutih itu, semakin lama bisa saja semakin pucat sehingga tampak putih dan kehilangan warna aslinya.

Vitiligo terbagi menjadi dua jenis, yaitu segmental dan non-segmental. Vitiligo Segmental biasanya mempengaruhi hanya satu sisi atau area tubuh.

Sedangkan Non-Segmental adalah bentuk vitiligo yang paling umum dan bercak putih tanpa pigmen memengaruhi kedua sisi tubuh secara simetris.

Baca Juga: 5 Fakta Seputar Penyakit Lupus

2. Belum Diketahui Penyebabnya

6_CATERS_GIRL_EMBRACES_HER_VITILIGO_AFTER_BROTHERS_DEATH_08.jpg

Foto: Storytrender.com

Christel Malinski, MD, dokter kulit bersertifikat di Benson Dermatology, mengatakan vitiligo adalah penyakit multifaktorial yang dapat memiliki penyebab genetik dan lingkungan.

"Hingga saat ini, kami tidak benar-benar tahu mengapa beberapa orang mendapatkan satu vitiligo dan yang lain tidak," ungkap dia.

3. Cara Mengetahui Vitiligo

Morgan-vitiligo-beauty-kids-2015.jpg

Foto: Wineingmomma.com

Dokter kadang-kadang dapat mendiagnosis vitiligo hanya dengan melihat kulit Moms atau siapapun yang terserang atau bisa juga didukung dengan mendengar tentang riwayat keluarga. Namun untuk beberapa kasus lain juga bisa terjadi, tidak semudah itu. Dr. Malinski menjelaskan, beberapa kasus perlu biopsi

"Jika pasien berkulit sangat putih dan perubahan warna tidak begitu jelas, lampu khusus yang disebut lampu Wood digunakan. Cahaya pada dasarnya membantu untuk lebih melihat perbedaan warna yang disebabkan oleh tidak adanya melanosit,” jelasnya.

4. Tidak Mengancam Jiwa

F3.large.jpg

Foto: Appublications.org

Vitiligo merupakan kondisi jangka panjang, tidak perlu diobati, dan tidak mengancam jiwa. Sebagian besar perawatan yang dilakukan mencoba mengembalikan warna kulit, tetapi mungkin tidak selalu berhasil dan dapat menimbulkan efek samping.

Kalaupun Moms memutuskan untuk menjalani perawatan, biasanya dilakukan steroid topikal, terapi cahaya, atau obat-obatan. Meski begitu, Dr Malinski mengatakan ada prosedur bedah vitiligo, yang disebut punch grafting.

Metode ini mengambil kulit berpigmen dari satu area tubuh dan memindahkannya ke area vitiligo.

Baca Juga: Mengenal Penyakit Kawasaki yang Bahayakan Jantung Bayi

5. Tetap Mengubah Hidup Orang

winnie-harlow-the-observer-photos1.jpg

Foto: Lisaalamode.com

Meski tidak berdampak kepada ke kesehatan, vitiligo biasanya justru menyerang mental si penderita. Yakni, adanya perasaan tidak percaya diri dan mulai menjauhi lingkungan. Beberapa orang bahkan mengalami depresi serius.

Sehingga yang bisa dilakukan adalah mempelajari tentang vitiligo dan juga bergaul normal dengan penderita vetiligo.

Itulah beberapa hal yang perlu Moms ketahui tentang vitiligo. Semoga bermanfaat ya Moms.

(TPW)

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait