Gratis Ongkir minimum Rp 300.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Sex & Relationship | May 5, 2018

Menghadapi Mertua yang Suka Ikut Campur

Bagikan


Pernikahan merupakan tanda bahwa Moms dan suami telah menjadi sebuah keluarga yang utuh dan independen. Sayangnya, banyak pasangan yang kurang beruntung dan masih dihantui sosok mertua yang belum rela membiarkan anaknya menjalani kehidupan pribadinya sebagai manusia dewasa yang mandiri bersama pasangan hidupnya.

Akibatnya, si mertua senang sekali mencampuri urusan rumah tangga anak dan menantunya. Mulai dari urusan domestik, pendidikan anak, hingga finansial. Jika tidak berhati-hati, pernikahan Moms bisa terancam karenanya. Nah, siimak dulu tips berikut supaya Moms siap menghadapi mertua yang suka ikut campur.  

Diskusikan baik-baik dengan suami

Jika campur tangan mertua Moms sudah melewati batas, Moms perlu membahasnya dengan suami dan menjelaskan pendapat Moms baik-baik. Jangan terdengar menyalahkan mertua karena suami akan menjadi defensif.

Utarakan saja bahwa maksud Moms baik, yaitu agar Moms berdua bisa semakin mandiri dalam mengambil keputusan sebagai sebuah keluarga yang independen dan tidak merepotkan pihak lain.

Lagipula, ada beberapa hal yang hanya diketahui oleh Moms dan suami, maka sudah sepantasnya segala urusan rumah tangga Moms diselesaikan oleh Moms berdua saja tanpa campur tangan orang tuanya.

Jangan mengumbar masalah rumah tangga

Untuk menghindari mertua yang sifatnya ingin tahu dan ingin ikut campur, hindarilah menceritakan masalah rumah tangga Moms ke mana-mana. Jika masih bisa diselesaikan bersama, tuntaskan masalahnya berdua bersama suami.

Namun, kalau memang butuh pendapat dari orang lain, berceritalah pada orang-orang kepercayaan Moms saja dan jangan sampai mertua Moms mendengarnya dari orang lain.

Menyaring masukan dan kritik dari mertua

Kadang, tidak semua omongan dari mertua Moms salah. Pasti ada juga yang masuk akal, toh mertua Moms pasti juga menginginkan yang terbaik bagi pernikahan putranya. Saringlah secara selektif.

Buang nasihat yang tidak perlu dan bersifat destruktif, sementara terapkan yang kira-kira berguna bagi keluarga kecil Moms. Tetaplah percaya diri bahwa Moms mampu mengambil keputusan bagi keluarga, tapi sesekali menuruti mertua bisa membawa berkah tak terduga pula.

Buktikan bahwa Moms dan suami bisa menyelesaikan masalah apa pun

Alasan utama mengapa mertua suka ikut campur biasanya adalah ketidakpercayaan. Maka itu, Moms dan suami perlu membuktikan pada orang tuanya bahwa sekecil dan sebesar apa pun masalah yang ditemui, Moms dan suami akan sanggup menghadapinya bermodalkan rasa saling percaya, kompromi, dan keterbukaan.

(IA)

Foto: Telemundo

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.