Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

Rupa-rupa | Mar 21, 2018

Mengharukan! Seorang Pejuang Kanker Meninggal 18 Jam Usai Ucap Janji Pernikahan

Bagikan


Seorang Pejuang Kanker Meninggal Usai Ucap Janji Pernikahan

Sumber foto: instagram.com/christina.lee.photography

Heather Mosher, merupakah salah seorang wanita asal Amerika Serikat yang berjuang melawan kanker payudara. Heather dan kemauan besarnya, mampu membuktikan bahwa ia dapat bertahan dan mewujudkan sebuah pernikahan yang ia impikan.

Pada 22 Desember lalu, wanita berusia 31 tahun ini menikah dengan kekasihnya, David Mosher. Hubungan mereka berdua berawal dari pertemuan di sebuah kelas dansa.

https://www.womenshealthmag.com/relationships/married-before-dying-breast-cancer

Setahun sebelumnya, 23 desember 2016, David sebenarnya sudah ingin melamar Heather, namun sayangnya, di hari yang sama Heather harus menerima sebuah kenyataan pahit dimana ia divonis mengidap kanker payudara.

Mengetahui hal tersebut, David tak lantas mengurungkan niatnya. Ia tetap melamar wanita pujaan hatinya tersebut dan meyakinkan bahwa ia tak akan sendirian menghadapi penyakitnya.

Selama satu tahun setelah pertunangan mereka adalah saat-saat yang berat bagi Heather dan David, bahkan kurang dari seminggu setelah pertunangannya, diagnosis Heather memburuk.

Mengharukan! Seorang Pejuang Kanker Meninggal 18 Jam Usai Ucap Janji Pernikahan

Kondisinya menjadi triple negative, yang merupakan 10-20 persen dari semua diagnosis kanker payudara di Amerika Serikat adalah: kanker merupakan salah satu bentuk penyakit yang lebih agresif dan sulit diobati sehingga dapat menyebar dengan cepat.

Semakin mendekati tanggal pernikahan mereka di bulan Desember, kondisi Heather semakin memburuk.

Dokter mendiagnosa bahwa kanker sudah menggerogoti otaknya. Heather pun harus bertahan hidup dengan bantuan tabung pernapasan.

Mengharukan! Seorang Pejuang Kanker Meninggal 18 Jam Usai Ucap Janji Pernikahan

Atas hal tersebut membuat dokter meminta mereka mempercepat tanggal pernikahannya. Semula 30 Desember, akhirnya menjadi satu minggu lebih cepat.

Yang menyedihkan, sang suami, David seolah sudah memiliki firasat bahwa hari itu akan menjadi hari terakhirnya melihat Heather.

Benar saja, 18 jam setelah mengucap janji pernikahan di Rumah Sakit St. Francis di Hartford, Connecticut, Heather harus pergi selama-lamanya.

Meski dirasa begitu berat, namun David dapat menerimanya. Terlebih saat melihat Heather mengangkat tangannya seusai mengucap janji, seolah menandakan ia telah menang karena mencapai garis akhir sebuah kompetisi.

Mengharukan! Seorang Pejuang Kanker Meninggal 18 Jam Usai Ucap Janji Pernikahan

Momen-momen mengharukan inipun sempat diabadikan dengan sangat cantik oleh salah seorang rekan mereka yang merupakan seorang fotografer, Christina Lee. Ia juga membubuhkan caption yang tak kalah mengharukan, “momen terakhirnya bersama kami," tulisnya.

(MDP)

 

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.