Kehamilan

KEHAMILAN
25 Mei 2020

Hal yang Wajib Moms Ketahui Tentang Meningitis Saat Hamil

Salah satu dari penyakit berbahaya dan mematikan bagi ibu hamil.
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Phanie Fauziah
Disunting oleh Dina Vionetta

Bagaimana mengobati meningitis secara alami selama kehamilan?

Meningitis terjadi ketika selaput di sekitar otak dan sumsum tulang belakang meradang.

Peradangan ini biasanya akan menghasilkan demam, sakit kepala, dan/atau leher kaku.

Bakteri, virus, jamur, dan parasit semuanya dapat menyebabkan infeksi otak yang mengakibatkan meningitis.

Sangat memungkinkan meningitis berkembang melalui cara-cara tidak menular seperti kanker, SLE (lupus), dan cedera otak.

Baca Juga: Yuk Kenali Apa Saja Penyebab Tumor Otak, Penyakit yang Diderita Ibu Tya Ariestya

Cara Mencegah Meningitis Saat Hamil

Ketahui Mengenai Meningitis Saat Hamil 3.jpg

Foto: shortpixel.ai

Beberapa jenis bakteri dapat menyebabkan meningitis saat hamil. Ibu hamil sangat rentan terkena meningitis akibat infeksi Listeria.

Moms disarankan rajin mencuci tangan untuk mencegah meningitis saat hamil secara alami.

Pada dasarnya langkah pencegahan tergantung pada penyebab meningitis.

Menurut American Pregnancy Association, ada beberapa langkah yang bisa Moms lakukan untuk menghindari perkembangannya.

Berikut tips untuk mencegah infeksi dari Listeria.

  • Hindari hot dog dan daging deli seperti ham, kalkun, dan daging asap, kecuali mereka telah dipanaskan hingga benar-benar matang.
  • Hindari keju lunak kecuali Moms benar-benar yakin keju telah disiapkan dengan susu pasteurisasi.
  • Hindari semua olesan daging yang didinginkan.
  • Hindari makanan laut asap yang didinginkan.
  • Hindari susu yang tidak dipasteurisasi.
  • Pastikan untuk menghindari kontaminasi silang dari hot dog dan daging deli dengan apa pun di dapur Moms, dan cuci tangan secara menyeluruh setelah menyentuhnya.
  • Makanlah makanan yang didinginkan dan disiapkan secepat mungkin.
  • Pastikan kulkas berada pada suhu 4° Celcius atau lebih rendah setiap saat.
  • Bersihkan lemari es dan dapur secara berkala.

Sementara meningitis bakteri biasanya lebih serius, meningitis virus adalah bentuk meningitis yang paling umum.

Untuk mencegah meningitis virus, disarankan untuk mengikuti prosedur khas untuk mencegah flu.

Prosedur-prosedur ini termasuk mencuci tangan secara teratur dan menyeluruh, menghindari kontak dengan mereka yang terinfeksi, dan membersihkan permukaan yang tersentuh secara teratur.

Meskipun tidak alami, mendapatkan vaksinasi terhadap beberapa virus yang dapat menyebabkan meningitis virus, jika aman selama kehamilan, dapat mengurangi risiko mengembangkannya.

Baca Juga: 4 Vaksinasi Penting bagi Moms yang Sedang Merencanakan Kehamilan

Mengobati Meningitis Saat Hamil

Ketahui Mengenai Meningitis Saat Hamil 2.jpg

Foto: parashospitals.com

Sayangnya, tidak ada solusi alami untuk mengobati meningitis bakteri. Ini akan membutuhkan intervensi dari dokter.

Lain halnya dengan meningitis virus, berhubungan dengan seseorang dengan meningitis virus dapat menyebabkan Moms tertular virus, tetapi tidak mungkin berkembang menjadi penyakit yang serius.

Jika Moms mengalami meningitis akibat infeksi virus, kemungkinan Moms akan sembuh sendiri setelah banyak istirahat dan mendapatkan asupan cairan yang cukup.

Dikarenakan meningitis dapat dikaitkan dengan berbagai penyebab, yang terbaik adalah berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan perawatan yang tentunya tergantung pada penyebab meningitis yang dialami.

Baca Juga: Cegah Infeksi Virus, Begini Cara Meningkatkan Imunitas Tubuh yang Mudah Dilakukan

Risiko Meningitis Saat Hamil

Ketahui Mengenai Meningitis Saat Hamil.jpg

Foto: healthline.com

Untuk meningitis bakteri, sangat penting berkonsultasi dengan dokter dan memulai pengobatan segera.

Menurut Dr. Shilva, Senior Consultant Obstetrics & Gynecology, Paras Bliss, Panchkula, infeksi listeria selama kehamilan dapat menyebabkan keguguran, persalinan prematur, kelahiran mati atau infeksi yang mengancam jiwa pada bayi baru lahir termasuk meningitis.

Ibu hamil sebenarnya bisa mengurangi risiko pengembangan meningitis listerial dengan menghindari produk makanan mentah.

Dokter kemungkinan akan mengobati infeksi dengan antibiotik IV dan obat kortison.

Saat Moms hamil, mereka harus menentukan antibiotik mana yang terbaik untuk diberikan. Selain itu, pengeringan sinus dan mastoid yang terinfeksi mungkin diperlukan.

Jika Moms curiga menderita meningitis karena virus, penting juga untuk berkonsultasi dengan dokter segera.

Jika meningitis Moms disebabkan oleh herpes atau influenza, dokter mungkin ingin meresepkan obat antivirus.

Baca Juga: Yuk Kenali Gejala, Penyebab, dan Cara Atasi Meningitis pada Anak!

Artikel Terkait