2-3 tahun

13 April 2021

Menu Makanan Sehat untuk Anak yang Dukung Pencernaan, Otak, dan Keseimbangan Emosional

Coba berikan pada Si Kecil yuk, Moms
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Floria Zulvi
Disunting oleh Adeline Wahyu

Tahukah Moms, kalau kandungan gizi dan nutrisi dalam makanan sehat untuk anak sudah terbukti secara ilmiah bisa memberikan manfaat lebih saat dikombinasikan dengan makanan lain?

Tak hanya masalah pencernaannya, Moms juga harus memberikan perhatian tentang hubungan antara pencernaan, otak dan emosi Si Kecil. Apa saja sih yang bisa Moms lakukan agar pertumbuhan anak optimal secara fisik dan juga emosionalnya? Ini dia!

Cara Mendukung Kesehatan Pencernaan, Otak, dan Emosi Anak

anak aktif

Foto: everypixel.com

Nah, tahukah Moms kalau kesehatan pencernaan bisa berpengaruh pada otak dan emosi anak? Pencernaan sendiri seringkali disebut sebagai second brain yang membuat ketiga hal di atas berhubungan.

Contoh kecilnya, bila perut sedang lapar maka otak kita takkan bisa berfungsi dengan baik. Hal tersebut pun bisa mengakibatkan mood menjadi turun dan akhirnya kita bisa jadi tidak produktif. Nah, hal tersebut pun bisa terjadi pada Si Kecil, lho!

Pada saluran cerna dan otak, kedua organ ini berkomunikasi dengan melibatkan sel saraf. Jadi tak heran bila saluran cerna bisa memiliki pengaruh ke otak juga sebaliknya.

Jika kondisi pencernaan Si Kecil tidak sehatm maka hal tersebut bisa memengaruhi proses penyerapan gizi makanan yang kurang optimal. Ketika hal itu terjadi, tentu saja akan berdampak pada perkembangan otak Si Kecil.

Jadi, kesehatan saluran cerna bisa membantu kinerja perkembangan otak serta perkembangan emosional anak nih, Moms!

Karenanya, Moms memerlukan asupan makanan yang menyehatkan untuk otak Si Kecil dan juga saluran cernanya. Salah satunya adalah dengan memberikan makanan sehat dan juga susu yang mengandung FOS dan GOS.

Mengapa FOS dan GOS Penting untuk Pencernaan dan Otak Anak?

Makanan Sehat Anak

Foto: franciscanchildrens.org

Mungkin Moms sudah mengetahui bahwa makanan dengan gizi seimbang memang penting untuk pertumbuhan Si Kecil. Lalu apa ginanaya FOS:GOS untuk tubuh anak?

Mungkin Moms masih belum familiar dengan FOS dan GOS. Jadi pada dasarnya FOS dan GOS adalah karbohidrat jenis oligosakrida yang tidak bisa dicerna oleh tubuh nih, Moms.

Biasanya FOS sendiri terdapat pada tanaman sementara GOS secara alami terdapat di dalam susu.

FOS dan GOS sendiri memiliki fungsi untuk menumbuhkan bakteri baik di usus sehingga penyerapan gizi makanan yang diserap tubuh menjadi optimal

Tak hanya itu, hasil fermentasi FOS dan GOS juga menghasilkan asam. Nah, asam tersebut bisa menurunkan pH usus sehingga menjadi lebih asam. Ketika hal itu terjadi, bakteri jahat yang tak tahan asam akan tersingkirkan sehingga bakteri jahat dalam usus pun akan semakin berkurang.

Nah, manfaat FOS dan GOS juga bisa meningkatkan kekebalan tubuh serta mengatasi konstipasi lho, Moms! Jadi, jika Si Kecil sedang kesulitan buang air besar, FOS dan GOS bisa membantu meningkatkan frekuensi BAB dana membuat kotorannya menjadi lebih lembut.

Nah, usai mengetahui manfaat FOS dan GOS, Moms perlu mengetahui kombinasi makanan untuk anak agar kesehatan pencernaan dan kecerdasan otak dan emosinya tumbuh dengan optimal nih!

Kombinasi Makanan Sehat untuk Anak

Tahukah Moms, kalau kandungan gizi dan nutrisi dalam makanan sehat untuk anak sudah terbukti secara ilmiah bisa memberikan manfaat lebih saat dikombinasikan dengan makanan lain?

Kombinasi tepat antara dua makanan sehat yang kandungan nutrisinya saling melengkapi rupanya dapat meningkatkan penyerapan nutrisi, mengurangi risiko penyakit, melancarkan metabolisme nutrisi, serta mengoptimalkan kerja nutrisi.

Hal ini tentunya berguna, terutama jika Moms sedang mencari inspirasi menu untuk makan keluarga.

Yuk, simak seperti apa kombinasi makanan sehat untuk anak yang tepat berikut ini.

1. Minyak Zaitun dan Sayuran

minyak zaitun sebagai makanan sehat untuk anak

Foto: aboutoliveoil.org

Kandungan vitamin A, D, E, dan K dari sayuran termasuk ke dalam golongan vitamin larut lemak, yang artinya perlu dikonsumsi bersamaan dengan lemak supaya bisa diserap dengan lebih baik oleh tubuh anak.

Nah, mengolah sayuran dengan minyak zaitun bisa meningkatkan penyerapan berbagai vitamin dari sayuran sekaligus memberikan asupan lemak sehat yang dibutuhkan tubuh anak selama masa tumbuh kembang.

Moms dapat memberikan kombinasi makanan sehat untuk anak ini.

Baca Juga: Makan Makanan Sehat Ini, Dijamin Anak Jadi Lebih Bahagia

2. Rosemary dan Daging

Daging adalah salah satu makanan sehat untuk anak yang bisa dikombinasikan dengan rempah-rempah, termasuk rosemary.

Daging merupakan sumber protein dan zat besi yang bisa diolah dengan beragam cara, termasuk dipanggang dan dibakar.

Masalahnya, memanggang atau membakar daging pada suhu tinggi dapat memicu terbentuknya senyawa pemicu kanker yang disebut dengan heterocyclic amines (HCAs).

Namun, sebuah studi yang dilansir National Institutes of Health mengungkap kalau melakukan marinasi daging dengan tambahan rosemary setidaknya satu jam sebelum memanggang atau membakar daging bisa mengurangi pembentukan HCAs hingga 88%.

3. Telur dan Sayuran Berwarna

makanan sehat salah satunya telur

Foto: freepik.com

Salah satu cara sederhana untuk melindungi Si Kecil dari berbagai penyakit adalah dengan memberikan hidangan perpaduan antara telur dan sayuran.

Sebuah penelitian yang dirilis The American Journal of Clinical Nutrition menemukan kalau lemak dalam kuning telur dapat meningkatkan penyerapan karotenoid yang ada dalam sayuran berwarna.

Karotenoid sendiri adalah antioksidan yang bisa melindungi tubuh dari penyakit serta meningkatkan fungsi sistem kekebalan tubuh.

Nah, coba berikan telur dan sayuran sebagai kombinasi makanan sehat untuk anak ya, Moms.

4. Sarden dan Bayam

Sarden adalah salah satu ikan berlemak dengan kandungan vitamin D yang cukup tinggi, sedangkan bayam memiliki kandungan magnesium.

Memberikan kombinasi kedua makanan sehat untuk anak ini rupanya dapat meningkatkan kadar vitamin D dalam tubuh, dan dalam jangka panjang bisa menurunkan risiko penyakit jantung dan kanker usus besar.

Baca Juga: 4 Jenis Makanan yang Tidak Sehat untuk Anak

5. Roti Gandum dan Avokad

roti gandum merupakan makanan sehat

Foto: freepik.com

Dengan perpaduan tekstur dan rasa yang saling melengkapi, roti lapis gandum isi avokad memang bisa jadi pilihan camilan sehat yang lezat untuk anak.

Namun, lemak sehat dari avokad rupanya bisa memperlambat proses metabolisme karbohidrat dari roti gandum menjadi gula yang diserap tubuh.

Itu artinya Si Kecil bisa merasa kenyang lebih lama dan mencegah lonjakan kadar gula darah. Tentunya ini bisa menjadi rekomendasi makanan sehat untuk anak.

6. Avokad Dan Tomat

Kombinasi makanan sehat untuk anak ini tidak hanya menghasilkan rasa yang lezat, tapi juga bisa memberikan manfaat nutrisi ekstra lho, Moms.

Sebuah studi lain yang dilansir American Journal of Nutrition menemukan kalau mengonsumsi tomat bersamaan dengan avokad dapat meningkatkan penyerapan lycopene sebesar 4.4 kali lebih banyak dan beta-karoten 2.6 kali lebih banyak.

Baca Juga: 6 Khasiat Buah Avokad untuk Pertumbuhan Anak

7. Yoghurt dan Buah Segar

yoghurt dan buah segar merupakan makanan sehat untuk anak yang bisa menambah energi.jpg

Foto: yogurtinnutrition.com

Mirip seperti apel dan selai kacang, kombinasi yoghurt dan buah segar merupakan makanan sehat untuk anak yang bisa menambah energi.

Kombinasi makanan sehat untuk anak ini tepat dijadikan untuk camilan karena rasanya yang manis dan menyegarkan.

Moms bisa memberikan yoghurt dengan buah-buahan kesukaan Si Kecil, seperti stroberi, kiwi, mangga, atau blueberry.

8. Sereal dan Susu

Apakah Si Kecil suka makan sereal untuk sarapan? Nah, kombinasi makanan sehat untuk anak yang satu ini memang sudah sangat sering dikonsumsi ya.

Sereal tidak harus selalu dimakan sebagai sarapan lho, tapi juga bisa menjadi camilan yang mengenyangkan.

Namun, meskipun bisa menjadi rekomendasi makanan sehat untuk anak, Moms harus tetap memerhatikan kandungan yang terdapat di dalam sereal.

Jangan hanya membeli sereal karena warnanya yang menarik dan label organik yang terdapat di kemasannya.

Dilansir dari Healthline, kebanyakan sereal mengandung pewarna buatan, refined grain (biji-bijian/gandum yang telah diolah), dan tinggi akan gula.

Oleh sebab itu, Moms perlu mengecek nilai gizi di setiap kotak sereal yang akan dibeli ya!

9. Smoothie Buah-buahan

makanan sehat untuk anak ini menjadi favorit.jpg

Foto: asweetpeachef.com

Siapa sih yang tidak suka smoothie yang menyegarkan? Makanan sehat untuk anak ini menjadi favorit untuk Si Kecil dan orang tua karena mudah dan cepat dibuat.

Dilansir dari American Academy of Pediatrics (AAP), mencampur buah dan sayur di smoothie lebih baik dibanding jus biasa, karena smoothie bisa menjaga kualitas asli dari makanan tersebut.

Anak bisa mendapat vitamin, mineral, protein, dan serat dari smoothie. Bahkan Moms juga bisa memasukkan sayuran seperti bayam ke dalam smoothie.

AAP juga menjelaskan bahwa smoothie bermanfaat bagi anak yang kurang nafsu makan, anak yang membutuhkan nutrisi tambahan, anak picky eater, dan saat anak sedang terburu-buru (misalnya saat akan berangkat ke sekolah).

Satu hal yang perlu diingat adalah jumlah gula di dalam smoothie. Dua jenis buah saja sudah cukup mengandung banyak gula, jadi tidak perlu menambahkan gula lagi.

Contoh resep smoothie yang bisa Moms coba:

  • 8 ons susu, 1 pisang, 1 sdm selai kacang, dan es batu.
  • 1/2 gelas yoghurt rendah gula, 1 pisang, 3 stroberi, bayam, dan es batu.

Baca Juga: Makanan yang Baik untuk Kesehatan Mata Anak, Tidak Hanya Wortel!

Selain memberikan manfaat kesehatan ekstra, kombinasi makanan sehat untuk anak yang tepat juga akan memberikan variasi tekstur dan rasa yang bikin Si Kecil tambah semangat makan lho, Moms.

Itu dia Moms, ragam kombinasi makanan sehat untuk anak. Adakah kombinasi makanan sehat di atas yang sudah pernah Moms berikan pada Si Kecil sebelumnya?

Manfaat Mengatur Cara Makan Sehat untuk Anak

Makanan Sehat Anak

Foto: Orami Photo Stock

Dewasa ini, banyak orang tua yang sibuk bekerja. Bukan hanya orang tua, sang anak pun mungkin disibukkan dengan berbagai macam hal seperti les bahasa atau mengembangkan bakat.

Kesibukan tersebut membuat sulitnya meluangkan waktu untuk memasak makanan rumah. Tak jarang, makanan dengan menu seadanya atau melakukan delivery order menggunakan ojek online pun menjadi pilihan.

Moms perlu mengetahui bahwa anak membutuhkan makanan sehat untuk tubuhnya. Dilansir dari Family Doctor, mengonsumsi makanan sehat bisa mencegah tubuh Si Kecil terkena penyakit kronis.

Penyakit kronis yang dimaksud adalah obesitas, penyakit jantung, tekanan darah tinggi dan diabetes tipe 2.

Membiasakan diri untuk menyantap makanan sehat harus dilakukan sedari kecil. Jadi, sangatla penting untuk mengajarkan anak-anak kebiasaan menyantap makanan sehat sedini mungkin.

Kebiasaan tersebut pada akhirnya akan menetap dan selalu diingat oleh Si Kecil ketika dewasa nanti. Nah, kebiasaan mengonsumsi makanan sehat inilah yang akan membantu ia terhindar dari penyakit berbahaya kelak.

Cara membuat Si Kecil terbiasa menyantap makanan sehat bisa dilakukan sedari sarapan. Mengonsumsi makanan seimbang dengan protein adalah cara yang baik untuk mengawali hari Si Kecil.

Protein bisa membantu Si Kecil merasa kenyang lebih lama. Jadi ini bisa menjadi salah satu cara bagi Moms untuk menurunkan berat badannya ketika mulai obesitas.

Ketika pagi hari, mungkin Moms memiliki kesibukan yang tak terhindari dan akhirnya sulit untuk membuatkan sarapan. Nah, jika itu menjadi kendala, berikut menu yang bisa diberikan untuk sarapan Si Kecil!

  • Sandwich telur dengan roti gandum
  • Greek Yogurt
  • Roti bakar dengan selai kacang
  • Telur rebus, roti bakar dan apel

Nggak perlu lagi pusing untuk memikirkan menu sarapan Si Kecil.

Ternyata menu yang mudah pun bisa memberikan gizi seimbang nih, Moms!

Bebelac FOS GOS 1:9 untuk Melengkapi Kebutuhan Nutrisi Si Kecil

Nah, Moms Bebelac FOS GOS 1:9 bisa menjadi susu yang cocok untuk mendukung Si Kecil agar tumbuh sehat dan hebat nih!

Bebelac sendiri mengandung FOS GOS 1:9 yang bisa mendukung pencernaan Si Kecil dengan baik dan bisa menjadi nutrisi yang tepat serta membuat anak mengonsumsi serat yang cukup.

Selain itu, Bebelac juga dibuat dengan minyak ikan (0,33%) serta mengandung asam alfa-linolenat (omega 3) yang hadir dalam 83mg per sajiannya.

Tak hanya itu, asam linoleat (omega 6) sebanyak 1021 mg per sajiannya. Waaah, kaya akan nutrisi banget kan, Moms!

Bebelac FOS GOS 1:9 pun mengandung zat besi, zinc, iodium, vitamin A serta kalsium yang bisa mendukung tumbuh kembang Si Kecil.

Nah, tunggu apalagi? Yuk cukupi kebutuhan gizi anak agar kesehatan pencernaan, otak dan emosi Si Kecil bisa terjaga dan tumbuh maksimal!

(ADV)

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait