Kesehatan

25 Mei 2021

Menu Makanan Sehat Sehari-hari agar Tubuh Sehat dan Bugar

Yuk, jaga kesehatan keluarga dan anak di tengah pandemi
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Katharina
Disunting oleh Adeline Wahyu

Menjaga kesehatan tubuh di tengah pandemi merupakan tantangan baru, terutama untuk para Moms yang harus bisa menyiapkan menu makanan sehat sehari-hari untuk keluarga dan anak-anak.

WHO pun menganjurkan untuk mengonsumsi menu makanan sehat yang beragam untuk membantu orang dewasa dan anak-anak mendapatkan jumlah nutrisi penting yang tepat.

Tak hanya itu, kebiasaan konsumsi makanan sehat juga membantu keluarga terhindari dari konsumsi gula, lemak, dan garam berlebih yang dapat menyebabkan penambahan berat badan yang tidak sehat, seperti kelebihan berat badan dan obesitas.

Tentu yang paling utama menjaga imunitas tubuh maksimal agar selalu sehat di tengah masa pandemi ini.

Untuk anak-anak, konsumsi menu makanan sehat akan membantunya beraktivitas dengan lancar tanpa takut sakit. Apalagi dalam waktu dekat mereka akan mulai masuk sekolah tatap muka.

Moms wajib meningkatkan pertahanan tubuhnya dua kali lipat agar Si Kecil tetap fit.

Baca Juga: Terapkan 6 Kebiasaan Sehat Anak Selama Pandemi Ini, Usir Jauh Penyakit!

Manfaat Konsumsi Menu Makanan Sehat

5 Kemampuan Yang Harus Dikuasai Balita Sebelum Belajar Membaca 1.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Lalu apa saja manfaat spesifik dari mengonsumsi menu makanan sehat sehari-hari?

Dikutip dari WHO, konsumsi menu makanan sehat tidak hanya bermanfaat memperkuat imun dan menjaga tubuh tetap sehat, tetapi juga melindungi anak dari banyak penyakit tidak menular kronis, seperti penyakit jantung, diabetes, dan kanker sejak dini.

Lebih jelasnya, lihat manfaat mengonsumsi menu makanan sehat sehari-hari di sini!

1. Memperkuat jantung

Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018, angka kejadian penyakit jantung dan pembuluh darah semakin meningkat dari tahun ke tahun.

Setidaknya, 15 dari 1000 orang, atau sekitar 2.784.064 individu di Indonesia menderita penyakit jantung, dan paling sering menyerang kelompok usia produktif.

Mengonsumsi menu makanan sehat akan membantu menjaga dan memperkuat jantung keluarga anak-anak. Menurut National Health Service (NHS) Inform, konsumsi ikan dengan kandungan asam lemak omega-3 yang tinggi dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung.

2. Menurunkan Risiko Kanker

Tetap beraktivitas di tengah masa pandemi membuat keluarga dan anak-anak terus terpapar matahari dan polusi di lingkungan sekitar. Efek buruknya, hal tersebut bisa memicu kerusakan sel dalam tubuh dan menimbulkan banyak penyakit, salah satunya adalah kanker.

Mengonsumsi menu makanan sehat yang mengandung antioksidan dapat mengurangi risiko keluarga terkena kanker. Antioksidan bekerja melindungi sel dalam tubuh dari kerusakan dan membantu menghilangkan radikal bebas sehingga menurunkan kemungkinan terjadinya kanker.

3. Meningkatkan Pencernaan

Konsumsi menu makanan sehat akan memberikan kombinasi prebiotik dan probiotik yang membantu bakteri baik berkembang di usus besar, tempat para bakteri alami bekerja mengatur metabolisme dan pencernaan.

Moms tentu tahu pentingnya kesehatan pencernaan untuk tumbuh kembang Si Kecil. Pencernaan yang sehat akan membuat otak anak cepat menangkap stimulasi, menjaga emosinya stabil, dan juga proses penyerapan nutrisi semakin maksimal.

4. Membuat Mood Baik

Chocano-Bedoya, seorang ahli epidemiologi senior di Universitas Zurich, mengungkapkan bahwa beberapa penelitian membuktikan bahwa kebiasaan makan yang tidak sehat punya pengaruh terhadap kondisi mood atau emosional seseorang.

Dia merekomendasikan pola menu makanan sehat dan berkualitas tinggi untuk potensi mengurangi risiko depresi dan kelelahan yang membuat mood menurun, terutama pada anak-anak. Sebaiknya kurangi konsumsi makanan dengan glikemik tinggi atau karbohidrat olahan.

5. Mengatur Kadar Gula Darah Dalam Tubuh

Mom pasti tahu kalau menu makanan sehat yang Moms siapkan bisa membantu menjaga kadar diabetes dalam tubuh semua anggota keluarga, termasuk juga anak-anak.

Jika ada anggota keluarga yang menderita diabetes, Moms juga wajib membatasi asupan makanan yang memiliki asupan gula dan garam yang tinggi. Atur juga asupan gorengan yang tinggi lemak jenuh dan trans agar jangan terlalu banyak.

6. Meningkatkan Daya Ingat

Mengonsumsi menu makanan sehat juga bermanfaat membantu menjaga kognisi dan kesehatan otak anak . Dalam penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Neurology, Psychiatry and Brain Research, ditemukan fakta bahwa makanan bernutrisi melindungi diri dari penurunan kognitif dan demensia.

Menu makanan sehat yang punya peran penting dalam menjaga daya ingat keluarga dan Si Kecil adalah vitamin D, C, dan E, asam lemak omega-3, flavonoid, dan polifenol.

Baca Juga: 6 Cara Meningkatkan Daya Ingat Anak

Jenis Menu Makanan Sehat yang Wajib Dikonsumsi

anak makan daging kambing-1.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Di tengah pandemi, mengonsumsi menu makanan sehat harus menjadi bagian penting untuk menjaga kesehatan keluarga dan anak-anak. Meskipun tidak ada makanan khusus yang dapat membantu melindungi dari virus, tetapi makanan bergizi dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh atau membantu melawan gejalanya.

Mempersiapkan menu makanan sehat tidak rumit, kok. Moms hanya perlu mempersiapkan asupan makanan yang seimbang dengan menyediakan protein, lemak, karbohidrat, serat, vitamin, dan mineral dalam setiap makanan untuk membantu tubuh jadi sehat.

Berikut beberapa jenis menu makanan sehat yang bisa Moms siapkan setiap hari untuk keluarga di rumah.

1. Protein Hewani dan Nabati

Menu makanan sehat protein memberi Anda energi untuk beraktivitas sehari-hari sekaligus mendukung suasana hati dan fungsi kognitif, terutama pada anak-anak. Si Kecil sangat membutuhkan asupan protein hewani untuk menjaga kesehatan serta pertumbuhannya.

Dalam jurnal yang diterbitkan National Library of Medicine, satu dari lima anak di seluruh dunia mengalami malnutrisi dan keterbelakangan karena kekurangan protein hewani. Nutrisi seperti vitamin B12, zat besi, dan seng yang ada di dalam daging dapat memberi energi dan membantu perkembangan otak.

2. Protein Nabati

Sementara anak-anak diharusnya banyak mengonsumsi protein hewani, berbeda dengan orang dewasa. Justru jumlah protein hewani orang dewasa harus dikurangi. Lalu darimana sumber proteinnya? Moms bisa memberikan protein nabati sebagai pengganti.

Anda bisa dapatkan itu dari kacang kedelai dan olahannya, seperti tahu dan tempe, lalu kacang-kacangan, dan susu. Konsumsi menu makanan sehat dari protein nabati setiap hari dapat memastikan tubuh orang dewasa di rumah, juga anak-anak, mendapatkan semua protein esensial yang dibutuhkan.

3. Tumis sayuran dan jus buah

Serat di dalam biji-bijian, buah, sayuran, dan kacang-kacangan dapat membantu keluarga tetap sehat sekaligus menurunkan risiko penyakit jantung. Serat juga bantu melancarkan pencernaan yang punya efek mengatur otak dan mood anak tetap dalam kondisi prima.

Dikutip dari Medical News Today, banyak fitokimia yang ditemukan dalam buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, dan polong-polongan bermanfaat sebagai antioksidan, termasuk beta-karoten, likopen, dan vitamin A, B, C, dan E. Moms bisa mulai rutin memasak tumis sayuran atau menyelipkan jus buah setiap pagi untuk keluarga.

4. Karbohidrat tinggi serat

Karbohidrat adalah salah satu sumber energi utama tubuh semau orang, mulai dari anak-anak hingga dewasa. Tanpa karbohidrat, tubuh akan kekurangan energi untuk beraktivitas dan mudah sakit.

Tetapi pastikan asupan karbohidrat yang dikonsumsi sebagian besar harus berasal dari karbohidrat kompleks, tinggi serat, dan tidak dimurnikan. Kurangi roti putih, kue kering, dan gula dalam asupan makanan anak setiap hari.

5. Susu

Selain menyebabkan pertumbuhan tulang tidak sempurna, kekurangan kalsium pada asupan makanan anak juga dapat menyebabkan kecemasan, depresi, dan sulit tidur. Penting untuk mengonsumsi menu makanan sehat yang kaya kalsium setiap hari, salah satunya susu.

Pastikan juga anak-anak cukup magnesium serta vitamin D dan K untuk membantu kalsium melakukan tugasnya. Tulang yang sehat membuat Si Kecil bisa beraktivitas dengan maksimal sehari-hari, dan tentu saja jadi lebih sehat di tengah pandemi.

6. Lemak

Jika lemak jahat dapat merusak pola makan dan meningkatkan risiko penyakit tertentu, lemak baik justru melindungi otak dan jantung keluarga. Dan lemak baiklah yang wajib masuk dalam menu makanan sehat Moms sekeluarga.

Perbanyak konsumsi lemak sehat, seperti omega-3, untuk menjaga kesehatan fisik dan emosional keluarga. Moms bisa berikan nutrisi tersebut dengan memberikan asupan ikan, biji-bijian, kacang-kacangan, telur, dan keju.

Baca Juga: Selain Salmon, Ini 4 Jenis Ikan Untuk Meningkatkan Kecerdasan Anak

Lengkapi Menu Makanan Sehat dengan Suplemen Khusus

Mempersiapkan menu makanan setiap hari pasti ada kendalanya, mulai dari bahan-bahan yang tidak lengkap dan aneka kendala lainnya. Namun, tubuh tidak boleh kekurangan nutrisi supaya tetap sehat dan jauh dari penyakit, lho.

Untuk menjaga asupan nutrisi keluarga dan anak-anak agar tidak bolong dan tubuh selalu sehat di tengah masa pandemi, Moms bisa mengatasinya dengan memberikan suplemen tambahan, salah satunya adalah Program 12 Hari Realfood.

Realfood merupakan program sehat yang berbahan dasar sarang burung walet pertama di Indonesia, yang diproduksi dan dikemas secara steril dan modern. Realfood juga sudah sesuai dengan standar ISO 22000, sehingga aman dikonsumsi oleh siapapun serta sudah bersertifikasi HALAL & BPOM.

Program sehat Realfood ini bisa dikonsumsi oleh keluarga dengan durasi minimal selama 12 hari. Realfood punya 11 varian program sehat, diantaranya adalah Forever Young, Forever Young+, Wonder Mom, Stay Fit, Royal Wellness, Pure Wellness, Ever Glow, Ever Glow+, Hair Power, Bright Sight, dan Forever Glow, varian terbaru yang baru luncurkan Maret 2021 lalu.

Untuk keluarga dan anak-anak, Moms bisa berikan Program Realfood Stay Fit 12 hari yang mengandung asam amino tirosin yang dapat membantu mempercepat penyembuhan penyakit.

Ada juga kandungan asam amino lisin yang membantu meningkatkan penyerapan kalsium sehingga baik untuk kesehatan tulang dan gigi.

Program Realfood Stay Fit 12 hari juga membantu menghambat infeksi virus influenza, meningkatkan sistem imun tubuh, dan mempercepat proses regenerasi sel, terutama berkat kandungan Epidermal Growth Factor (EGF) di dalamnya.

Program sehat Realfood terbukti aman untuk segala usia, tidak menggunakan bahan pengawet, pemanis buatan, dan pewarna.

Jika ada Moms atau ada anggota keluarga yang sedang hamil, bisa mengikuti Program Realfood Wonder Mom. Wonder Mom merupakan program Realfood yang mengandung asam folat yang mencegah anemia sehingga baik dikonsumsi untuk ibu hamil dan ibu menyusui.

Program Realfood Wonder Mom merupakan konsentrat penuh yang mengandung lebih banyak kandungan sarang burung walet sehingga punya tekstur lebih padat. Moms atau keluarga yang hamil bisa mengonsumsi Program Realfood Wonder Mom setelah trimester pertama.

Di dalam Program Realfood Wonder Mom terkandung asam sialat yang baik untuk perkembangan otak janin, asam amino triptofan untuk engurangi kecemasan dan kelelahan pada ibu hamil, asam amino glisin membantu mencegah preeklampsia, dan asam folat yang baik untuk membantu produksi asi pada ibu menyusui.

Selain itu Program sehat Realfood disupervisi oleh ahli gizi dan nutrisi yang berpengalaman. Konsumsi rutin saat perut kosong, agar penyerapan zat-zat aktif dari program Realfood dapat maksimal, sebaiknya 1 jam sebelum sarapan atau 3 jam setelah makan malam.

Program sehat 12 hari Realfood juga bisa bertahan selama 12 bulan dalam suhu ruangan sebelum dibuka, meskipun tanpa pengawet. Itu karena sudah melalui proses produksi yang steril dan menggunakan system vacuum cap.

Program sehat 12 hari Realfood adalah awal dari perjalanan hidup sehat keluarga dan lebih baik dikonsumsi rutin setiap hari.

Jadi, bentengi tubuh keluarga dan anak-anak dengan pemberian nutrisi lewat menu makanan sehat dan asupan suplemen Program Realfood Stay Fit 12.

Baca Juga: Anak Gemuk Belum Tentu Sehat, Ketahui Tips Menjaga Berat Badan Anak

(ADV)

Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait