Newborn

NEWBORN
11 Februari 2020

4 Langkah Tepat Merawat Kulit Kepala Bayi, Mudah Dilakukan!

Kulit kepala Si Kecil juga perlu mendapatkan perawatan tepat
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Puteri
Disunting oleh Intan Aprilia

Perawatan kulit bayi tidak hanya dilakukan dengan menjaga kelembapan kulit tubuhnya, tetapi juga termasuk merawat kulit kepala bayi. Apalagi, Si Kecil juga rentan mengalami cradle cap.

Melansir jurnal JAMA Dermatology, cradle cap umum terjadi pada bayi hingga 3 bulan, tetapi dapat bertahan hingga satu tahun atau lebih. Cradle cap sebagian besar tidak berbahaya, dan bisa menghilang dengan sendirinya.

Lalu, seperti apa bentuk perawatan kulit kepala bayi yang tepat? Baca lebih lanjut untuk mengetahuinya ya, Moms.

Baca Juga: 4 Masalah Kulit yang Sering Terjadi pada Bayi Baru Lahir

Perawatan Kulit Kepala Bayi

Merawat kulit kepala bayi mudah dilakukan, apa yang terpenting, Moms perlu memastikan bahwa kulit kepala Si Kecil tidak kering, untuk menghindari terbentuknya cradle cap.

Berikut ini beberapa bentuk perawatan yang bisa dilakukan untuk Si Kecil.

1. Menggunakan Sampo Lembut

kulit kepala bayi-1

Foto: Orami Photo Stock

Karena kulit Si Kecil masih sangat sensitif, sebaiknya gunakan produk perawatan bayi dengan kandungan formula yang lembut, termasuk memilih sampo yang aman digunakan.

"Orang tua harus mencuci rambut bayi 2-3 kali seminggu," jelas spesialis perawat klinis Christi Schernecke dari Saint Joseph Hospital di Denver, Colorado, mengutip Romper.

Menurut Indian Journal of Dermatology, selain membersihkan kulit kepala dan rambut, sampo juga berfungsi merawat dan memperindah rambut, serta membantu mengatasi berbagai masalah kulit kepala.

Baca Juga: Ikuti 5 Tips Ini Sebelum Membeli Sampo Bayi

2. Mengoleskan Emolien ke Kulit Kepala

kulit kepala bayi-2

Foto: Orami Photo Stock

Melansir Kids Health, bila kulit kepala Si Kecil terlalu kering, Moms dapat mengoleskan pelembap yang aman digunakan bayi, atau menggosokkan petroleum jelly atau beberapa tetes minyak mineral ke kulit kepala bayi.

Biarkan pelembap tersebut meresap ke dalam kulit kepala bayi selama beberapa menit, atau berjam-jam jika diperlukan. Setelah itu, sikat dan keramasi rambut bayi seperti biasa.

3. Memijat Kulit Kepala Bayi dengan Lembut

kulit kepala bayi-3

Foto: Orami Photo Stock

Selain perlu disisir, sebaiknya Moms juga memijat kulit kepala bayi sebagai langkah perawatan kulit yang mudah dilakukan. Memijat kulit kepala dengan lembut menggunakan jari bisa mencegah cradle cap.

Mengutip Healthline, manfaat lain dari pijat kulit kepala adalah dapat membantu bayi merasa rileks selama perawatan, dan pastikan bayi tetap nyaman selama dipijat ya, Moms.

Baca Juga: Ini Cara Pijat Bayi yang Tepat Menurut Dokter Anak, Yuk Pelajari!

4. Perhatikan Makanan yang Dikonsumsi

kulit kepala bayi-4

Foto: Orami Photo Stock

Selain melakukan perawatan dari luar, penting juga memerhatikan asupan nutrisi Si Kecil sebagai langkah perawatan kulit kepala bayi dari dalam. Salah satunya penting bagi bayi mendapatkan zat gizi mikro (micronutrients).

Melansir Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), asupan zat gizi mikro ini bisa menghasilkan enzim, hormon, dan zat lain yang penting untuk pertumbuhan dan perkembangan anak yang tepat.

Beberapa contohnya seperti iodium, vitamin A dan zat besi, yang bila terjadi kekurangan, bisa menjadi ancaman bagi kesehatan, terutama anak-anak dan wanita hamil di negara-negara berpenghasilan rendah.

Artikel Terkait