Newborn

18 Maret 2021

9 Cara Merawat Tali Pusar Bayi yang Sudah Puput dan Belum, Wajib Tahu!

Hindari menggunakan tisu saat membersihkan tali pusar ya Moms!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Floria Zulvi
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Banyak Moms yang belum mengetahui cara merawat tali pusar bayi yang sudah puput. Hal tersebut wajar adanya karena cara merawat tali pusar sebelum puput dan cara merawat tali pusar bayi yang sudah puput adalah dua hal yang berbeda.

Apa sih tali pusar itu? Dilansir dari Pregnancy Birth Baby, plasenta adalah organ yang berkembang saat kehamilan. Segala asupan, oksigen, dan nutrisi masuk ke dalam tali pusar untuk menghidupi bayi di dalam kandungan.

Nah, bagaimana cari merawat tali pusar bayi yang sudah puput atau bahkan sebelum lepas dari pusar bayi? Yuk bahas di sini!

Baca Juga: Redakan Diare dan Muntah pada Bayi dengan Makanan Ini

Cara Merawat Tali Pusar Bayi

merawat tali pusar bayi yang sudah puput

Foto: Orami Photo Stock

Bagaimana dengan tali pusar bayi yang belum lepas alias belum puput? Lau apa yang harus dilakukan untuk merawat tali pusar bayi yang sudah puput? Kapan ya, pusarnya menjadi bersih?

Sebenarnya waktu tali pusar lepas bervariasi, Moms. Bisa jadi di hari keempat setelah dilahirkan, hari ketujuh, atau bahkan ke-13.

Ketika sang bayi sudah lahir, maka tali pusar tak lagi memiliki fungsi. Jika hal ini terjadi, maka tali pusar akan mengering dan juga terlepas dengan sendirinya.

Hal yang paling penting dalam merawat tali pusar yang belum lepas adalah dengan menjaga kebersihan di daerah pusar bayi. Jangan lupa untuk mengeringkan pusar usai dibilas atau mandi ya Moms!

Dilansir dari Journal of Nursing Update, dikatakan bahwa perawatan tali pusar memiliki pengaruh yang tinggi terhadap lamanya pelepasan tali pusar pada bayi yang baru lahir.

Jadi, diajarkan kepada para Moms aga belajar dan membiasaan diri melakukan perawatan tali pusar pada bayi yang baru lahir dengan teknik yang baik dan juga benar.

Moms juga jangan memberikan memberikan bedak ataupun minyak pada pusar ya. Biarkan pusar terbuka tanpa tertutup kain kasa. Lalu ketika memakai popok, Moms perlu memastikan agar pusarnya tidak lembap.

Meski perawatannya tak begitu sulit, namun ada beberapa kondisi yang patut Moms waspadai seperti ketika pusar Si Kecil berubah menjadi kemerahan, bengkak, mengeluarkan nanah, demam, ataupun pusar mengeluarkan bau tak sedap.

Jadi, jika pusar Si Kecil terlihat dalam kondisi baik, maka tidak perlu khawatir ya!

Nah, agar Moms tidak merasa ragu, Moms perlu mengetahui lebih dalam mengenai cara perawatan tali pusar yang belum lepas hingga merawat tali pusar bayi yang sudah puput, Ini dia!

Baca Juga: Perlukah Mencukur Rambut Bayi Baru Lahir Sampai Botak?

Cara Merawat Tali Pusar Bayi yang Belum Lepas

merawat tali pusar bayi yang sudah puput

Foto: Orami Photo Stock

1. Tali Pusar Akan Lepas Sendiri

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, tali pusar akan lepas dengan sendirinya. Jadi, Moms tidak perlu dan sebaiknya jangan menarik tali pusar bayi dengan tujuan mempercepat waktu puput.

Biarkan saja tali pusar tersebut lepas dengan sendirinya. Nah, biasanya tali pusar akan puput dalam waktu 1 hingga 2 minggu.

2. Menjaga Kebersihan Tali Pusar

Menjaga kebersihan tali pusar adalah hal yang penting. Jangan lupa untuk membersihkan dengan menggunakan air bersih. Diharapkan Moms tak menggunakan alkohol ya meski alkohol punya manfaat untuk desinfektan.

Perlu diketahui bahwa membersihkan tali pusar dengan alkohol bisa membuat kulit Si Kecil yang baru lahir menjadi iritasi.

3. Jangan Lupa untuk Mengeringkan Tali Pusar

Ketika Moms ingin mengeringkan tali pusar, sebaiknya menggunakan waslap yang lembut. Hindarilah penggunaan tisu karena dikhawatirkan bisa meninggalkan sisa-sisa tisu pada tali pusar.

Jika ada sisa tisu yang tertinggal di tali pusar, hal itu bisa memicu infeksi. Tentu saja hal ini bisa membahayakan Si Kecil, Moms.

4. Perhatikan Popok Si Kecil

Moms perlu memerhatikan posisi popok Si Kecil nih! Sebaiknya Moms mengenakan popok dengan lebih hati-hati dan jangan sampai menutup tali pusar.

Jika tali pusar tertutup kain popok dalam jangka waktu yang panjang, hal tersebut bisa menyebabkan tali pusar lebih lama terlepas.

Nah, jangan lupa untuk sesering mungkin mengganti popok kain Si Kecil demi mencegah air pipis dan kotoran Si Kecil terkena tali pusar, ya!

Baca Juga: Cara Merawat Bayi Prematur

5. Jangan Mandikan Bayi di Bak

Tips terakhir dalam merawat tali pusar bayi sebelum lepas adalah jangan memandikan Si Kecil di bak ya!

Ketika tali pusar bayi belum puput, Moms sebaiknya membersihkan badan Si Kecil dengan mengusapkan waslap ke kepala dan badannya dengan lembut.

Hal ini bertujuan agar tali pusar terhindar dari terkena air terlalu lama. Jika hal itu terjadi, dikhawatirkan Si Kecil bisa terkena infeksi.

Agar tali pusar tetap bersih dan kering, Moms perlu merawat tali pusar dengan lebih ekstra. Jangan sampai kondisi pusar berdarah, bernanah, dan bau dialami oleh Si Kecil ya!

Nah selanjutnya, bagaimana cara merawat tali pusar bayi yang sudah puput? Tentu saja berbeda dengan perawatan yang sudah kita bahas sebelumnya.

Yuk ketahui lebih dalam mengenai, cara merawat tali pusar bayi yang sudah puput!

Baca Juga: Manfaat Tes Glukosa Pada Bayi Baru Lahir

Cara Merawat Tali Pusar Bayi yang Sudah Puput

merawat tali pusar bayi yang sudah puput

Foto: Orami Photo Stock

Usai Moms mengetahui perawatan tali pusar bayi yang belum lepas, kini saatnya kita membahas tentang cara merawat tali pusar bayi yang sudah puput

6. Selalu Mencuci Tangan

Tetaplah menjaga kebersihan, Moms sebaiknya mencuci tangan terlebih dahulu sebelum menyentuh tali pusar bayi.

Cucilah tangan dengan memakai antiseptik atau menggunakan air bersih yang mengalir. Tentu saja hal ini dilakukan agar kuman yang terdapat di tangan tak berpinah ke Si Kecil.

7. Bersihkan Area Sekitar Tali Pusar

Cara merawat tali pusar bayi yang sudah puput yang kedua adalah dengan membersihkan area sekitar tali pusar.

Sisa tali pusar yang sudah lepas perlu diberikan perawatan dengan baik. Moms perlu membersihkan area tersebut setidaknya dua kali dalam sehari setelah memandikan Si Kecil.

Jangan lupa untuk menggunakan air bersih yang mengalir untuk membersihkannya ya! Hindari pemakaian alkohol karena bisa membuat iritasi kulit pada bayi yang baru saja lahir.

Kulit bayi baru lahir sangat sensitif dan rentan. Jadi, pastikan untuk membersihkan area tersebut dengan menggunakan waslap yang sudah dibasahi air.

8. Bersihkan dengan Air Hangat

Air hangat sangat baik digunakan untuk membersihkan dan merawat tali pusar bayi yang sudah puput.

Untuk mencegah terjadinya infeksi di area pusar, bersihkanlah area tersebut seluas 2,5 cm dengan menggunakan air hangat dan juga sabun.

Setelah tali pusar dibersihkan, sebaiknya Moms tak menutupnya dengan perban.

9. Memilih Pakaian yang Tepat

Moms perlu memastikan agar pangkal area pusar Si Kecil terkena udara dengan baik, Penggunaan popok dan baju atasan sangat dianjurkan.

Lalu, sebaiknya Moms tidak memasukan baju bayi ke dalam popok, ya! Hal ini perlu dilakukan agar pusar lebih cepat kering.

Nah, bagaimana nih Moms pembahasan mengenai merawat tali pusar bayi yang sudah puput dan cara merawat tali pusar bayi sebelum puput dari Orami? Semoga bisa membantu Moms dalam mengurus Si Kecil nanti, ya!

Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait