Susu Formula

7 Desember 2020

5 Merek Susu Formula untuk Bayi Alergi Susu Sapi, Catat!

Simak rekomendasi dan tips memilih merk susu formula untuk bayi yang alergi susu sapi
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Fia Afifah R
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Moms pernah melihat Si Kecil begitu rewel, bahkan hingga muntah dan diare setelah meminum susu formulanya? Hati-hati Moms, bisa jadi itu adalah salah satu tanda bahwa Si Kecil memiliki alergi protein terhadap susu sapi.

Menurut Kids Health, jika bayi memiliki alergi pada susu sapi, itu berarti sistem kekebalannya untuk melawan infeksi bereaksi berlebihan terhadap protein yang terkandung dalam susu sapi.

Segera hubungi dokter dan cek kondisi bayi. Jika positif alergi, bayi yang menggunakan susu formula harus beralih ke susu formula khusus, dan Moms yang sedang menyusui bayi harus segera menghilangkan semua produk susu dari makanan, dilansir Harvard Edu.

Sebenarnya, ada salah satu solusi yang bisa Moms gunakan untuk mengatasinya, yakni memilih merk susu formula untuk bayi yang alergi susu sapi. Namun sebelumnya, simak dulu informasi tentang susu sapi berikut ini.

Baca Juga: 4 Fakta Tentang Susu Formula Bayi

Jenis Alergi Susu Sapi

Sebenarnya, ada dua macam alergi susu sapi. Salah satunya dimediasi melalui sejenis imunoglobulin yang disebut IgE, yang menyebabkan alergi makanan biasa. Jenis ini lebih mudah didiagnosis, karena anak-anak memiliki gejala alergi yang terlihat seperti ruam, pembengkakan wajah, atau kemerahan.

Jenis lainnya tidak bisa dimediasi melalui IgE, dan lebih sulit untuk didiagnosis dengan pasti. Bayi yang memiliki alergi susu sapi yang dimediasi non-IgE dapat mengalami berbagai gejala, seperti muntah, rewel selama atau setelah makan, diare, atau ada darah pada tinja.

Masalahnya, banyak bayi tanpa alergi yang juga mengalami muntah, rewel selain dari alergi, atau diare dan ada alasan lain mengapa bayi mungkin mengeluarkan darah di tinja seperti adanya luka kecil di anus yang membuat Moms kesulitan membedakannya.

Satu-satunya cara untuk mendiagnosis alergi yang dimediasi non-IgE secara pasti adalah dengan tidak memberikan semua produk susu, dan melihat apakah kondisi bayi membaik. Dan kemudian memperkenalkan kembali produk susu dan melihat apakah gejalanya kembali.

Untuk banyak alasan yang dapat dimengerti, banyak dokter dan orang tua yang tidak ingin melakukan pengenalan kembali begitu bayi menjadi lebih baik. Tetapi bayi yang menjadi lebih baik mungkin tidak ada hubungannya dengan perubahan pola makan.

Meski menurut penelitian yang dipublikasikan di JAMA Pediatrics Special Communication terdapat laporan 14 % bayi memiliki alergi susu sapi, hanya sekitar 1 persen yang benar-benar mengalaminya.

Dikutip UK National Health Service (NHS), alergi susu sapi pada bayi biasanya berkembang ketika susu sapi pertama kali dimasukkan ke dalam makanan bayi, baik dalam susu formula atau saat bayi mulai makan makanan padat.

Baca Juga: Minum Susu dari Botol Sebabkan Bayi Obesitas?

Gejala Alergi Susu Sapi

Alergi susu sapi dapat menyebabkan berbagai gejala, termasuk:

  • Reaksi kulit, seperti ruam merah yang gatal atau pembengkakan pada bibir, wajah, dan sekitar mata
  • Masalah pencernaan, seperti sakit perut, muntah, kolik, diare atau sembelit
  • Gejala lain seperti demam, pilek atau hidung tersumbat
  • Eksim yang tidak membaik dengan pengobatan
  • Kadang-kadang ada gejala parah seperti seperti bengkak di mulut atau tenggorokan yang tiba-tiba dan berat, mengi, batuk, sesak napas, dan sulit bernafas.
  • Reaksi alergi yang parah atau anafilaksis, adalah keadaan darurat medis akibat dari alergi.

Cara Memilih Merk Susu Formula untuk Bayi Alergi Susu Sapi

Ada beberapa poin yang bisa dipertimbangkan saat terdapat beberapa merk susu formula untuk bayi yang alergi susu sapi. Simak daftarnya berikut ini:

  • Sekitar 80 persen dari susu formula bayi yang beredar di pasaran berbahan dasar susu sapi. Namun, karena penyebab utama alergi adalah protein dari susu sapi, Moms bisa memilih susu formula yang menggunakan bahan dasar lain seperti protein kedelai (soya-based milk). Susu jenis ini mengandung isolat protein kedelai serta berbagai nutrisi lainnya.
  • Selain susu kedelai, ada juga susu formula yang terhidrolisis parsial (partially hydrolyzed). Susu formula semacam ini menyediakan protein dalam ukuran partikel yang lebih kecil. Kerja dari enzim pemecah protein dalam tubuh pun jadi lebih ringan.
  • Ada juga susu dengan formula spesial untuk mengatasi masalah atau penyakit tertentu. Susu formula jenis ini biasanya hanya bisa didapatkan melalui rekomendasi dokter. Harganya biasanya lebih tinggi dan tidak dijual di sembarang apotek atau toko susu bayi.
  • Susu formula umumnya berbentuk bubuk, tetapi ada juga yang tersedia dalam bentuk konsentrat cair ataupun kemasan siap minum. Susu dalam bentuk bubuk perlu dilarutkan terlebih dahulu menggunakan air hangat. Mirip dengan susu formula bubuk, jenis konsentrat cair juga perlu diencerkan menggunakan air sesuai takaran. Sementara itu, susu formula kemasan siap minum bisa langsung diberikan kepada bayi.
  • Selain cara mengonsumsinya, Moms perlu memastikan apakah susu formula tersebut mudah dicari di sekitar tempat tinggal. Susu adalah makanan utama bagi bayi, sehingga pasti cepat habis.
  • Karena susu formula bayi akan dikonsumsi dalam jangka panjang, Moms harus menyesuaikan dengan budget yang dimiliki. Mengganti susu formula secara terus-menerus akan berdampak kurang baik bagi bayi. Si Kecil harus terus beradaptasi terhadap rasa dan kandungan susu formula tersebut.
  • Usahakan untuk tidak terkecoh dengan bahasa marketing yang ditampilkan dalam suatu merk. Moms harus jeli melihat kandungannya satu per satu dan menyesuaikan dengan kebutuhan harian bayi.
  • Ukuran produk juga menjadi hal yang penting untuk dipertimbangkan. Susu formula bayi biasanya dijual dalam kemasan kaleng. Tentukanlah terlebih dahulu apakah Moms akan menggunakan suatu produk untuk kebutuhan mingguan atau bulanan. Pertimbangkan juga tempat penyimpanannya agar tidak terkontaminasi bakteri atau jamur.

Baca Juga: Bayi Alergi Susu Sapi: Gejala dan Cara Mengatasi

Rekomendasi Merk Susu Formula untuk Bayi yang Alergi Susu Sapi

Setelah mengetahui beberapa hal tentang susu formula untuk bayi yang alergi susu sapi, kini saatnya untuk mengetahui tentang merknya. Ada beberapa merk yang telah menjadi rekomendasi dari beberapa orang tua yang bisa dilihat. Selamat memilih, Moms!

1. Prestigimil Susu Bayi Alergi Susu Sapi

5 Merk Susu Formula untuk Bayi Alergi Susu Sapi -1.jpg

Foto: Shopee.com

Prestigimil Susu Bayi Alergi Susu Sapi dari MeadJohnson ini diklaim bukan hanya tidak menyebabkan alergi, tapi juga baik untuk perkembangan otak Si Kecil. Sebab, perkembangan otak bayi menjadi faktor yang sangat penting pada tahun pertamanya.

Mengandung nutrisi lengkap seperti DHA, ARA, LA, kolin, vitamin, dan mineral, susu formula yang satu ini sangat baik untuk perkembangan otak bayi. Selain itu, poroduk ini mengandung protein yang terhidrolisis ekstensif, sehingga tidak menyebabkan alergi.

Susu ini juga dilengkapi MCT oil, yakni lemak trigliserida yang bagus untuk menambah berat badan bayi dan meningkatkan kemampuan berpikirnya di samping fungsi utamanya sebagai salah satu merk susu formula untuk bayi yang memiliki alergi terhadap susu sapi.

2. Enfamil A+Gentle Care Susu Formula Gangguan Pencernaan-350g

Enfamil A+Gentle Care Susu Formula Gangguan Pencernaan-350g

MeadJohnson sepertinya concern terhadap alergi, sebab ada satu lagi merk susu formula untuk bayi yang alergi susu, yakni Enfamil A+ Gentle Care 1. Susu ini efktif mengatasi masalah awal pencernaan pada bayi karena dikhususkan bagi bayi berusia 0-6 bulan.

Untuk mengatasi masalah pencernaan awal pada bayi yang memiliki alergi, Moms bisa mencoba Enfamil A+ Gentle Care 1 ini. Mengandung kasein dan whey protein yang terhidrolisis parsial, susu formula ini akan membantu memperbaiki sistem pencernaan bayi.

3. Morinaga BMT Soya Moricare+ Prodiges

5 Merk Susu Formula untuk Bayi Alergi Susu Sapi -3.jpg

Rekomendasi merk susu formula untuk bayi yang alergi susu sapi adalah Morinaga BMT Soya Moricare= Prodiges. Ini diklaim sebagai solusi bijak untuk bayi yang mengalami galaktosemia dan juga masalah alergi susu sapi bagi bayi yang berusia 0-6 bulan.

Selain ditujukan untuk bayi dengan alergi susu sapi dan penderita lactose intolerant, produk ini juga digunakan untuk bayi penderita galaktosemia. Galaktosemia adalah kondisi ketika bayi tidak bisa mencerna gula galaktosa dengan baik.

Selain itu, susu dengan rasa plain ini juga mengandung taurin yang baik untuk menambah berat badan dan perkembangan mata bayi. Memiliki pilihan isi 300 gr dan 600 gr, susu ini berbahan dasar isolat protein kedelai ini bisa menjadi pilihan lain untuk diberikan pada Si Kecil.

Baca Juga: Kenali Perbedaan Alergi Susu dan Intoleransi Laktosa

4. Enfa A+ Nutramigen LGG

5 Merk Susu Formula untuk Bayi Alergi Susu Sapi -4.jpg

Foto: Enfa.co.id

Susu hypoallergenic ini bisa dikonsumsi untuk mendukung perkembangan bayi di tahun pertamanya. Enfa A+ Nutramigen LGG adalah produk yang diklaim dirancang khusus untuk bayi yang alergi terhadap protein dari susu sapi, susu kedelai, serta lactose intolerant.

Susu ini juga mengandung protein yang terhidrolisis hingga menjadi molekul berukuran sangat kecil. Moms bisa memberikannnya kepada bayi hingga usianya satu tahun. Namun, produk ini sebaiknya digunakan dengan pengawasan tenaga medis.

5. Nestle NAN Lactose Free

5 Merk Susu Formula untuk Bayi Alergi Susu Sapi -5.jpg

Foto: My-best.id

Si Kecil yang lactose intolerant sering mengalami diare? Mungkin saatnya beralih ke produk dari Nestle yang satu ini. Berbahan dasar protein yang terhidrolisis, produk ini tidak menyebabkan bayi diare akibat lactose intolerant.

Kandungan OPTIPRO HA Protein Hypoallergenic di dalamnya juga dapat mengurangi risiko alergi. Produk ini menjadi salah satu merk susu formula untuk bayi yang alergi susu sapi lainnya yang bisa Moms pilih. Sebab, probiotik Bifidus BL yang dimiliki susu ini berguna untuk meningkatkan daya tahan tubuhbayi dan menyehatkan saluran pencernaannya. Harganya yang cukup terjangkau juga menjadi nilai tambah produk ini.

Bagaimana, merk susu formula untuk bayi yang alergi susu sapi mana saja yang sudah menarik hati Moms?

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait