Pernikahan & Seks

PERNIKAHAN & SEKS
14 Maret 2019

Takut Bertengkar, Ini 4 Trik Mengatasi Beda Pendapat Jika Mertua Minta Cucu

Tentu ada beberapa faktor yang menyebabkan mertua terlihat ingin segera punya cucu
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh (ade.ryani)
Disunting oleh (ade.ryani)

Perencanaan kehamilan adalah hal yang penting dilakukan. Persiapan finansial sampai mental sangat dibutuhkan untuk kehadiran anggota keluarga baru.

Tak hanya dengan suami, banyak pihak yang mungkin turut menentukan perencanaan kehamilan ini.

Salah satu pihaknya adalah mertua. Bagaimana jika berbeda pendapat dengan mertua soal merencanakan kehamilan?

Sebuah studi dari jurnal Psychology Science mengungkapkan bahwa kakek dan nenek juga memperhatikan usia.

Artinya, ketika melihat anak sudah siap untuk memiliki anak pastinya mereka ingin segera ada cucu.

Faktor lainnya adalah supaya mereka yang masih sehat juga bisa ikut melihat dan berinteraksi dengan sang cucu.

Selain itu, ada beberapa faktor yang menyebabkan mertua terlihat ingin segera punya cucu misalnya ingin melihat generasi mereka berlanjut.

Rasa ingin punya cucu ini juga bisa muncul karena lingkungan sekitar. Misalnya teman-teman seusia mertua yang sudah memiliki cucu dan melihat bahwa bermain dengan cucu adalah hal yang menyenangkan.

Hal ini tentu menjadi dorongan tersendiri sehingga kerap muncul berbeda pendapat dengan mertua.

Moms dan pasangan juga perlu mengetahui bahwa dengan memiliki cucu mereka akan mengalami kesenangan saat membesarkan anak. Jika mertua minta cucu, berarti mereka ingin merasakan kembali rasa bahagia mengasuh anak tersebut.

Baca Juga : 4 Tips Menjalin Hubungan Baik dengan Mertua

Trik Mengatasi Perbedaan Pendapat dengan Mertua

Moms dan pasangan sebaiknya melakukan beberapa trik untuk mengatasi perbedaan pendapat dengan mertua dalam hal perencanaan kehamilan.

1. Berkomunikasi

telemmglpict000150860589 xlarge trans nvbqzqnjv4bqok35pmo 71nuip0xxuigouymapkpjdhylnv9ax6 too

Foto: telegraph.co.uk

Moms perlu membuat mertua merasa dihormati dan Moms juga peduli terhadap mereka. Ceritakan bahwa Moms dan pasangan telah melakukan perencanaan kehamilan.

Tak masalah mengungkapkan masalah yang sedang dialami supaya mertua paham akan apa yang Moms jalani.

Baca Juga : Menghadapi Mertua yang Suka Ikut Campur

2. Tidak Membandingkan

Jangan sesekali membandingkan mertua dengan yang terjadi pada orang lain. Atau misalnya membandingkan sikap mertua dengan kakak atau adik pasangan.

Hal ini akan membuat mertua merasa Moms tidak menghargainya. Jika merasa tidak adil dengan perlakuan mertua saat minta cucu, coba bicarakan pada suami agar ia benar-benar bisa membantu mengungkapkan kritik ini.

3. Tetap Menghargai

mother and daughter talking on sofa with cell phone royalty free image 672156513 1548283319

Foto: womansday.com

Moms juga sebaiknya tidak menutup mata dan telinga untuk mendengar nasihat dari mertua yang minta cucu. Mereka mungkin punya pertimbangan lainnya yang bisa jadi masukan. Tak masalah jika ujungnya tetap ada berbeda pendapat dengan mertua.

Namun, mertua tetap merasa dihargai sebab peran mereka masih ada di dalam hubungan rumah tangga Moms dan pasangan.

Baca Juga : Beda Pola Asuh Anak Dengan Mertua, Ini Jalan Tengahnya

4. Kompromi dengan Menyenangkan

Berdiskusi dengan mertua juga hal sederhana yang bisa Moms lakukan agar mertua memahami apa yang jadi perencanaan kehamilan Moms dan pasangan.

Coba lakukan diskusi tersebut dibarengi dengan sebuah kegiatan menyenangkan bersama. Mungkin Moms dan mertua punya hobi yang sama?

Lakukan hal menyenangkan bersama kemudian baru beri pengertian. Jangan mudah terpancing emosi atau kritik jika mertua minta cucu sambil memberikan reaksi yang negatif.

Nah, apakah Moms pernah mengalami kondisi berbeda pendepat dengan mertua khususnya soal perencanaan kehamilan? Apa yang waktu itu Moms lakukan?

(GSA)

Sumber : familyeducation.com

Artikel Terkait