Kehamilan

KEHAMILAN
9 Mei 2020

Ketahui Mengenai Metode Lamaze Saat Melahirkan yang Bisa Meringankan Rasa Sakit

Banyak kelas yang Moms bisa ikuti selama hamil, salah satunya adalah kelas Lamaze
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Phanie Fauziah
Disunting oleh Dina Vionetta

Metode Lamaze, yang dikembangkan oleh ahli kebidanan Prancis Ferdinand Lamaze, telah digunakan di Amerika Serikat sejak akhir 50-an dan tetap menjadi salah satu jenis kelas persalinan yang paling umum diajarkan.

Pada hari-hari awal, fokusnya adalah menggunakan teknik pernapasan terkontrol untuk mengatasi persalinan. Namun visi pendidik Lamaze telah berkembang pesat sejak saat itu.

Menurut Lamaze International, tujuan dari kelas Lamaze adalah untuk "meningkatkan kepercayaan wanita pada kemampuan mereka untuk melahirkan."

Menjelang akhir itu, wanita belajar berbagai strategi koping sederhana, di mana pernapasan hanya satu.

Kelas-kelas tersebut bertujuan untuk membantu wanita "belajar bagaimana merespons rasa sakit dengan cara-cara yang memudahkan persalinan dan meningkatkan kenyamanan."

Filosofi kelahiran dengan metode Lamaze menetapkan bahwa "kelahiran adalah normal, alami, dan sehat" dan bahwa "wanita memiliki hak untuk melahirkan bebas dari intervensi medis rutin."

Tapi, Lamaze juga mendidik wanita sehingga ketika intervensi diperlukan, atau obat penghilang rasa sakit diinginkan, wanita dapat memberikan persetujuan yang benar.

Hal yang Dipelajari dalam Metode Lamaze

Kelas Lamaze yang khas terdiri dari setidaknya 12 jam pengajaran dan mencakup tidak lebih dari 12 pasangan.

Moms disarankan untuk memulai kelas lamaze di dekat awal bulan ketujuh kehamilan mereka. Inilah hal mengenai metode lamaze melahirkan yang dibahas di kelas.

Baca Juga: Sharena Delon Melahirkan dengan Metode Lotus Birth, Ini 4 Artis Lain yang Menjalani Metode Serupa

1. Ketidaknyamanan Kehamilan Normal

Ketahui Mengenai Metode Lamaze Saat Melahirkan 2.jpg

Foto: summitmedia-digital.com

Moms dan pasangan Dads diajarkan untuk memberikan tekanan balik untuk sakit punggung dan rasa sakit dengan terus mendorong punggung bagian bawah.

Moms dan Dads dianjurkan untuk mendiskusikan ketidaknyamanan yang dilami. Instruktur akan mengajari kita tentang berbagai solusi.

2. Manfaat Menyusui

Ketahui Mengenai Metode Lamaze Saat Melahirkan 3.jpg

Foto: verywellfamily.com

Menyusui membantu rahim berkontraksi setelah melahirkan. Kontraksi ini juga mengurangi kehilangan darah setelah melahirkan.

ASI mengimunisasi bayi dari penyakit masa kanak-kanak. Pengalaman menyusui memperkuat ikatan ibu-bayi.

Baca Juga: Meminimalisir Puting Lecet Karena Menyusui

3. Kebutuhan Nutrisi

Ketahui Mengenai Metode Lamaze Saat Melahirkan 4.jpg

Foto: advokatska-komora.co.rs

Moms terus membutuhkan tambahan kalori padat nutrisi untuk bayi yang sehat.

Perkembangan sel otak terjadi sepanjang trimester terakhir dan hingga 18 bulan setelah kelahiran, selama itu nutrisi yang tepat sangat penting.

3. Perubahan pada Trimester Ketiga

Ketahui Mengenai Metode Lamaze Saat Melahirkan.jpg

Foto: womenshealth.gov

Kelas Lamaze pertama juga akan membahas perubahan pada trimester ketiga.

Saat tubuh Moms tumbuh untuk mengakomodasi bayi yang sedang tumbuh, Moms mungkin mulai mengalami perubahan berikut:

  • Merasakan kekurangan energi atau kelelahan.
  • Tertawa atau menangis dengan mudah.
  • Mengalami peningkatan volume darah.
  • Melihat pembengkakan menyeluruh.
  • Sering buang air kecil.

Menurut Baby Center, kelas-kelas metode Lamaze ini juga akan membantu Moms belajar keterampilan mengatasi rasa sakit dan manajemen kelahiran.

Peserta dan mitra Lamaze mereka diajarkan teknik relaksasi dan pola pernapasan untuk membantu meringankan ketidaknyamanan persalinan dan kelahiran.

Keterampilan ini diajarkan di kelas selama enam hingga delapan minggu. Wanita hamil dapat hadir dengan pasangan Lamaze pilihan mereka.

Teruslah membaca untuk belajar tentang serangkaian kelas Lamaze yang khas dan apa yang akan Moms pelajari setiap minggu.

Baca Juga: 4 Kelas Kehamilan yang Bisa Moms Ikuti

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait