Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

Kesehatan Bayi | Feb 9, 2019

Bukan Memar, Kenali Mongolian Spots Tanda Biru di Pantat Bayi

Bagikan


Kulit bayi baru lahir belum berkembang sempurna. Kulit bayi baru lahir cenderung kering, mengelupas dan berjerawat.

Namun, itu hanya beberapa masalah kulit yang mungkin dihadapi oleh bayi.

Tanda biru yang disebut Mongolian spots termasuk perubahan warna kulit kebiruan juga dapat menyebabkan kekhawatiran tersendiri bagi orang tua.

Tanda lahir merupakan sesuatu yang umum pada bayi baru lahir.

Tetapi kadang-kadang tanda lahir pada bayi baru lahir mungkin menimbulkan kekhawatiran bagi orang tua, terutama jika tanda lahir tersebut memiliki tampilan atau warna yang tidak biasa.

Dalam artikel ini Moms dapat mengetahui lebih jelas mengenai Mongolian spots, tanda biru atau kebiruan pada bayi baru lahir.

Apa Itu Mongolian Spots?

Mongolian spots merupakan tanda berwarna biru atau keunguan di punggung bagian bawah dan pantat bayi.

Lebih dari 80 persen bayi di Afrika-Amerika, Asia, dan India memiliki Mongolian spots, tetapi tanda ini muncul pada bayi dengan kulit gelap dari semua ras.

Tanda ini sendiri disebabkan oleh konsentrasi sel-sel berpigmen dan biasanya menghilang dalam empat tahun pertama kehidupan.

Baca Juga: Berbahayakah Memar Pada Balita?

Apa Penyebab Mongolian Spots?

Mongolian spots muncul di permukaan kulit sejak bayi baru lahir.

Tanda biru ini muncul ketika melanosit (sel-sel yang menghasilkan pigmen atau melanin) tetap berada di lapisan kulit yang lebih dalam selama perkembangan embrio.

Apa yang menyebabkan munculnya Mongolian spots masih belum diketahui secara pasti.

Namun, tanda ini tidak berhubungan dengan kondisi kesehatan bayi.

Tanda Biru Seperti Apa yang Merupakan Mongolian Spots?

Karena warnanya, Mongolian spots seringkali disalah artikan sebagai memar atau Spina Bifida Association.

Namun, Moms sebenarnya dapat cukup mudah mengenai Mongolian spots melalui tanda-tanda berikut ini:

  • Rata dengan kulit sebagaimana tekstur kulit normal pada umumnya
  • Warnanya biru atau biru keabu-abuan
  • Biasanya memiliki lebar antara 2-8 cm
  • Bentuknya tidak beraturan dengan bagian tepi yang tidak jelas
  • Biasanya muncul saat bayi baru lahir atau sesudahnya
  • Biasanya terletak di pantan/bokong atau punggung bagian bawah, dan cukup jarang ditemukan di bagian lengan atau badan

Berbeda dengan memar, Mongolian spots tidak bisa hilang hanya dalam hitungan hari.

Baca Juga: Muncul Memar Tiba-tiba di Tubuh, Apa Penyebabnya?

Apakah Mongolian Spots Berbahaya Bagi Bayi?

Melihat tanda lahir ini pada bayi baru lahir mungkin membuat Moms khawatir, terutama karena menyerupai memar.

Tetapi yakinlah bahwa tanda ini bukanlah kanker, tidak menyakitkan dan tidak berbahaya bagi kesehatan bayi.

Umumnya, Mongolian spots akan memudar pada saat Si Kecil berusia sekitar lima tahun.

Meskipun dalam beberapa kasus membutuhkan waktu yang lebih lama dan baru menghilang saat anak memasuki usia remaja.

Konsultasikan dengan dokter tentang kemungkinan pilihan penanganan jika Mongolian spots Si Kecil tidak kunjung hilang dan buah hati merasa terganggu.

Mongolian spots kadang-kadang berhubungan dengan masalah metabolisme yang sangat langka (kurang dari satu dalam setiap 100.000 bayi baru lahir) seperti mucopolysaccharidosis atau gangliosidosis.

Jika Si Kecil tampak memiliki tanda biru di pantat atau punggung bawah saat lahir, mintalah dokter untuk memastikan bahwa itu memang Mongolian spots.

Selain itu, jika Moms melihat bahwa tanda biru pada tubuhnya berubah warna atau penampilan, segera konsultasikan dengan dokter.

(RGW)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.