Kesehatan

25 Januari 2021

Sering Merasa Mual saat Haid? Ternyata Ini Penyebabnya!

Mual ternyata menjadi kondisi yang kerap dialami wanita menjelang bahkan hingga masa menstruasi
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Dresyamaya Fiona
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Moms, gejala apa yang paling sering dialami menjelang menstruasi? Pernahkah kamu merasa mual saat haid?

Mual saat haid ternyata menjadi kondisi yang kerap dialami wanita menjelang bahkan hingga masa menstruasi tiba. Tidak perlu khawatir, mual saat haid adalah normal terjadi.

Sebenarnya tidak hanya mual, menjelang menstruasi wanita juga dapat mengalami masalah lainnya, seperti diare, sembelit, badan kelelahan, sakit kepala, kram perut, hingga memengaruhi kondisi psikis seperti perubahan emosi.

Studi yang dilakukan BMC Women's Health, melaporkan nyeri perut, kembung dan mual saat haid sebagai gejala yang dominan dan gejala tersebut cenderung meningkat sebelum dan atau saat menstruasi.

Baca Juga: 12 Penyebab Telat Haid, Tidak Selalu Karena Hamil Lho

Selama kondisi tersebut tidak mengganggu kesehatan tubuh Moms, sebaiknya tidak perlu berobat ke dokter.

Cukup lakukan perawatan sederhana di rumah dan menjaga asupan makanan sehari-hari agar stamina tubuh tetap terjaga dengan baik. Lalu sebenarnya, apa penyebab terjadinya mual saat haid atau saat pra menstruasi?

Penyebab Mual saat Haid

Mual Jelang Menstruasi, Apa Sebabnya-1.jpg

Foto: Orami Photo Stock

PMS atau Premenstrual Syndrome adalah sindrom yang muncul ketika wanita mendekati waktu menstruasinya.

Nah, rasa mual yang muncul menjadi salah satu gejala PMS dan mual saat haid biasanya dibarengi dengan badan terasa lelah atau lemas, kram perut, dan sakit kepala.

Kondisi ini normal terjadi karena setidaknya sekitar 85 persen wanita menstruasi mengalami setidaknya satu atau lebih dari gejala PMS setiap bulannya.

Penyebab dari mual saat haid itu sendiri karena hormon prostaglandin yang dilepaskan saat siklus menstruasi.

Fungsi prostaglandin selama menstruasi sebenarnya untuk merangsang otot rahim untuk berkontraksi dan membantu pengeluaran darah menstruasi.

Hormon ini ternyata bisa masuk ke aliran darah, yang akhirnya menyebabkan mual, muntah, diare, dan sakit kepala.

Banyak wanita mual saat haid hingga muntah. Perubahan hormon mungkin penyebabnya, dan ini biasanya hilang dalam satu atau dua hari, menurut Rady Children's Hospital San Diego.

Mual juga dapat disebabkan oleh fluktuasi hormon yang membuat lambung memroduksi asam klorida secara berlebihan.

Hal ini yang akhirnya menyebabkan mual saat haid, perut terasa mulas, hingga muntah. Saat menstruasi, Moms juga dapat merasa migrain yang akhirnya membuat mual.

Baca Juga: Mual Muntah Tapi Tidak Hamil, Kenapa?

Selain mual saat haid, melansir Center for Young Women's Health, kebanyakan wanita muda mengalami dismenore menjelang menstruasi seperti mengalami nyeri punggung bawah dan kram di bagian bawah perut, pusing atau sakit kepala dan perut kembung.

Nyeri ini bisa berkisar dari tumpul hingga berdenyut.

Redakan Mual saat Haid dengan Cara Ini

Mual Jelang Menstruasi, Apa Sebabnya-2.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Mual saat haid memang tidak bisa dicegah, namun gejalanya bisa diredakan dengan cara-cara sederhana yang bisa Moms lakukan di rumah.

Begini cara untuk meredakan mual saat haid, yaitu:

  • Pastikan cairan tubuh terpenuhi dan jangan sampai dehidrasi. Menjelang menstruasi, tubuh akan mudah merasa lelah, sehingga pastikan cairan tubuh terpenuhi dengan baik. Jangan malas untuk minum air putih, ya, Moms!
  • Minum teh juga dinilai ampuh hilangkan rasa mual saat haid. Teh umumnya aman untuk diminum sepanjang hari. Moms bisa mencoba beberapa jenis teh seperti chamomile dan peppermint untuk menenangkan dan menghangatkan tubuh.
  • Konsumsi makanan yang lunak dan mudah dikonsumsi, seperti pisang, roti, biskuit, oatmeal, atau sereal. Meskipun tubuh terasa tidak nyaman, tetap pastikan tubuh menerima asupan makanan yang cukup.
  • Minum jahe, juga dapat meredakan gejala PMS termasuk mual saat haid. Jahe selain dapat digunakan untuk mengatasi mual saat haid, ini juga membantu meringankan perut, menurut penelitian yang diterbitkan dari National Center and Biotechnology Information.
  • Lakukan olahraga ringan untuk mengatasi mual saat haid, melancarkan peredaran darah, seperti jalan-jalan keliling kompleks, jogging, atau yoga. Sebaiknya lakukan olahraga tersebut pada pagi hari agar tubuh juga mendapatkan udara yang masih segar.

Baca Juga: 6 Manfaat Mengejutkan dari Menstruasi

Nyeri dan Mual saat Haid

Selain mual saat haid, beberapa gejala yang dirasakan sebagai bagian dari nyeri saat haid dapat beraneka ragam dirasakan setiap wanita.

"Nyeri haid, normal terjadi pada siklus haid dan semakin mereda dengan bertambahnya usia. Nyeri haid dan mual saat haid tidak perlu diobati apabila masih bisa beraktivitas, namun apabila terasa boleh mengonsumsi obat penghilang nyeri" menurut dr. Dhely Lesthama Atmadikoesoemah, Sp.OG, dokter spesialis kebidanan dan kandungan, RS Pondok Indah - Puri Indah.

Beberapa penyebab nyeri haid saat hamil adalah dapat disebabkan dari berikut ini:

  • Saat ovulasi.
  • Sindrom premenstruasi.
  • Mioma uteri.
  • Endometriosis.
  • Adenomiosis.
  • Peradangan panggul.

Namun, ketika rasa mual saat haid yang dialami tidak kunjung sembuh dengan cara di atas, Moms bisa mengonsumsi berbagai vitamin atau suplemen untuk meringankan gejala mual, seperti ibuprofen, naproxen, dan vitamin B6.

Cara mencegah nyeri saat haid adalah mencari tahu penyebab nyeri dan setelah itu terapi sesuai penyebab yang telah diketahui dari diagnosis dokter.

Baca Juga: Bahaya Jarang Ganti Pembalut Saat Menstruasi

Terpenting adalah jaga kesehatan tubuh menjelang menstruasi karena tubuh mudah terasa lemas, ya!

Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait