Gratis Ongkir minimum Rp 300.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Health | May 2, 2018

Mual Muntah Tapi Tidak Hamil, Kenapa?

Bagikan


hubungan intim teratur dan tak memakai alat kontrasepsi.

Mual dan muntah di pagi hari atau biasa disebut morning sickness lazim terjadi pada ibu hamil. Bangun pagi dan keadaan mual, berkeringat, pusing, lalu diikuti dengan muntah biasanya menjadi rutinitas ibu hamil pada trimester awal. Namun, ada juga yang mengalami mual muntah tapi tidak hamil.

Dan hal anehnya lagi, bahkan laki-laki pun ternyata bisa juga mengalami morning sickness, lho, Moms. Kenapa ya? Mari kita pahami alasan berikut:

1. Masalah pencernaan

Dr. Brian Morton dari American Medical Association juga saat asam lambung dan sisa makanan yang dicerna naik ke kerongkongan, rasa pahit akan terasa di mulut. Pada saat yang sama, perut bagian bawah juga akan terasa nyeri. Hal ini biasanya terjadi saat seseorang langsung tidur setelah makan berat.

“Ini bisa diatasi dengan meninggikan posisi kepala saat tindur. Pastikan posisi kepala lebih tinggi dari posisi kaki,” kata dia.

Baca Juga : Mengenal Hiperemesis Gravidarum, Muntah Berlebihan pada Ibu Hamil

2. Sedang menjalani pengobatan

Menurut Kepala Petugas Medis Utama di situs informasi kesehatan Australia Health& Dr Piraveen Pirakalathanan, mual dan muntah di pagi hari juga bisa terjadi karena meminum obat saat perut kosong. “Hal ini bisa menyebabkan iritasi di perut. Dampaknya menimbulkan rasa mual,” ungkap dia.

Dr Piraveen menyarankan untuk mengganti waktu meminum obat. Usahakan juga, obat diminum saat kondisi perut tidak kosong.

3. Gula darah rendah

Gula darah rendah bisa terjadi setelah puasa semalaman. Saat bangun, tubuh tidak memiliki energi. Hal itu menimbulkan rasa pusing dan mual. Dr Piraveen menyarankan untuk mengambil makanan kecil sesaat setelah bangun. “Atau sesekali makan malam dekat waktu tidur. Bisa juga makan camilan saat terbangun tengah malam,” ujarnya.

Baca Juga : Ibu yang Tidak Mengalami Morning Sickness Ternyata Wajar Lho! Ini 5 Alasannya

4. Masalah metabolisme tubuh

Semakin tua usia seseorang, proses metabolismenya akan semakin lambat. proses metabolisme yang lambat juga terjadi pada pagi hari. Sehingga, makanan-makanan berbahan dasar susu, yang mengandung lemah, dan tinggi protein yang agak sulit dicerna tidak bisa dicerna dengan cepat. Hasilnya, perut akan berontak. Rasa mual akan muncul.

5. Stress atau depresi

Stress dan depresi yang sebetulnya penyakit psikologis punya dampak serius pada kondisi fisik seseorang. Stress dan depresi juga bisa memicu rasa mual dan keinginan untuk muntah di pagi hari.

6. Menderita masalah tidur

Kualitas dan atau kuantitas tidur yang rendah juga jadi pemicu terjadinya morning sickness. Seseorang dengan kualitas dan atau kuantitas tidur yang rendah alih-alih merasa segar setelah bangun tidur, dia malah merasa kelelahan saat bangun tidur. Ini yang kemudian memicu rasa pusing dan mual.

Nah, sekarang sudah tahu, kan, Moms kalau morning sickness tidak hanya terjadi pada ibu hamil.

(AND)

Sumber: daily mail, mamamia

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.