Trimester 1

23 Juni 2021

Muntah Darah Saat Hamil, Ini Hal yang Perlu Moms Ketahui

Mual muntah merupakan kondisi yang wajar dialami ibu hamil
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Riskita
Disunting oleh Amelia Puteri

Moms sempat mengalami muntah darah saat hamil? Mengutip laman Patient, muntah darah juga dikenal dengan hematemesis.

Kondisi ini mengacu pada muntah yang mengandung banyak darah merah dengan warna terang atau berpasir seperti bubuk kopi ketika darah telah lama diam dalam perut.

Muntah darah saat hamil tidak boleh diabaikan, Moms perlu mengetahui penyebab dan bagaimana cara mengatasinya.

Baca Juga: Khawatir Nutrisi Ibu Hamil Kurang Karena Sering Mual Muntah? Ini Kata Dokter Kandungan!

Penyebab Muntah Darah saat Hamil

Berikut beberapa kondisi yang dapat menjadi penyebab muntah darah saat hamil, Moms.

1. GERD

Ketahui Mengenai Muntah Darah Saat Hamil.jpg

Foto: momjunction.com

GERD atau Gastroesophageal Reflux Disease adalah kondisi naiknya asam lambung ke kerongkongan. GERD merupakan salah satu penyebab ibu hamil mengalami muntah darah.

Kondisi tersebut dapat menyebabkan peradangan di bagian kerongkongan yang bisa mengalami pendarahan.

2. Mimisan

mimisan.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Selain asam lambung, mimisan menjadi penyebab muntah darah berikutnya. Saat Moms merasakan tubuh yang melemah serta kurang sehat, tak jarang akan mengalami mimisan.

Kondisi seperti ini dipicu oleh tekanan darah yang tinggi, perubahan suhu udara yang tidak baik, dan infeksi sinus.

Darah dapat mengisi lubang hidung dan meluap ke nasofaring, jika pendarahan yang terjadi saat mimisan cukup besar.

Ketika Moms mengalami mimisan, darah akan menetes ke tenggorokan bahkan masuk ke perut yang dapat menyebabkan darah keluar ketika muntah atau hanya meludah saja.

Baca Juga: Mual setelah Berhubungan saat Hamil, Apa Penyebabnya?

3. Gusi Berdarah

Gingivitis saat hamil

Foto: Orami Photo Stock

Beberapa wanita akan mengalami sakit, bengkak, dan gusi berdarah saat mereka hamil. Kondisi ini juga disebut sebagai gingivitis kehamilan.

Gusi Moms mungkin lebih sensitif dan bahkan berdarah karena hormon kehamilan meningkatkan aliran darah ke gusi. Moms mungkin akan memiliki gejala seperti gusi merah, gusi bengkak, gusi lunak atau meradang, gigi sensitif terhadap beberapa makanan dan minuman, serta bau mulut.

Tanpa disadai, semua muntah selama kehamilan membuat gusi lebih sensitif sehingga teriritasi dan sakit seiringnya waktu. Hal ini bisa menyebabkan gusi berdarah, dan darah bisa muncul saat Moms muntah.

4. Iritasi atau Robeknya Kerongkongan

penyebab muntah darah saat hamil - iritasi atau robeknya kerongkongan

Foto: Orami Photo Stock

Tabung kerongkongan berjalan dari mulut dan tenggorokan ke perut. Muntah yang banyak dapat mengiritasi lapisan kerongkongan. Hal ini dapat menyebabkan sejumlah kecil darah atau darah kering saat muntah.

Pendarahan yang lebih serius saat muntah mungkin juga disebabkan oleh robekan kerongkongan. Kondisi ini jarang terjadi, tetapi sangat serius dan dapat terjadi kapan saja selama kehamilan. Untungnya, ini adalah penyebab pendarahan yang kurang umum saat muntah di trimester pertama.

Robekan kerongkongan terjadi ketika ada terlalu banyak tekanan di dalam perut atau kerongkongan. Dalam kasus yang jarang terjadi, ini bisa terjadi kemudian pada trimester ketiga kehamilan.

Penyebab robekan esofagus yang lebih umum meliputi, penyalahgunaan alkohol, bulimia, hernia, tekanan darah tinggi, preeklamsia, batuk parah, dan infeksi perut.

Saat mengalami robekan di bagian kerongkongan, kemungkinan Moms akan melihat banyak darah merah cerah ketika muntah.

Moms juga mungkin memiliki gejala serius lainnya, seperti pusing atau sakit kepala ringan, sulit bernapas, mulas yang serius, sakit perut parah, sakit punggung, kelelahan yang tidak normal, tinja berwarna gelap dan lembek.

Baca Juga: Adakah Makanan untuk Cegah Mual Muntah Saat Hamil?

5. Gastritis

gastritis-sebabkan-muntah-darah.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Peradangan pada lambung menyebabkan bakteri berbahaya, Helicobacter pylori, menginfeksi lapisan dalam lambung sehingga menimbulkan gastritis.

Gastritis akut menyebabkan peradangan ringan sedangkan gastritis kronis menyebabkan peradangan kronis. Gangguan ini pada akhirnya dapat menyebabkan muntah darah yang berlebihan, yang seringkali berwarna merah.

Kondisi ini juga bisa disertai dengan sakit perut dan kelelahan yang parah.

6. Pengaruh Obat-obatan

obat bisa menyebabkan muntah darah saat hamil

Foto: Orami Photo Stock

Mengonsumsi obat-obatan yang dijual bebas untuk rasa sakit seperti aspirin dan ibuprofen dapat menyebabkan iritasi dan pendarahan. Hal ini karena obat-obatan tersebut dapat mengurangi produksi lendir dan mengiritasi lapisan lambung.

Aspirin diketahui dapat membekukan darah dan mengganggu fungsi trombosit darah yang pada akhirnya menyebabkan muntah darah saat hamil.

Jadi, jangan sembarangan minum obat selama kehamilan ya, Moms harus selalu konsultasi dengan dokter jika ingin mengambil pengobatan tertentu.

7. Sirosis

muntah darah saat hamil karena sirosis

Foto: Orami Photo Stock

Minum alkohol secara berlebihan atau penyakit autoimun seperti hemochromatosis (penyerapan kelebihan jumlah zat besi dalam darah) dapat memicu terjadinya sirosis.

Sirosis menyebabkan pelebaran pembuluh darah yang bisa saja pecah dan mempengaruhi kerongkongan. Sirosis adalah kondisi serius yang mempengaruhi kesehatan hati, dan orang yang terkena penyakit ini cenderung memuntahkan darah merah cerah dalam jumlah besar.

Baca Juga: Ini Perbedaan Morning Sickness dan Hiperemesis Gravidarum, Serupa tapi Tak Sama

Cara Mengatasi Muntah Darah

Ketahui Mengenai Muntah Darah Saat Hamil 2.jpg

Foto: babycentre.co.uk

Menurut Parents, muntah darah saat hamil sering terjadi ketika Moms menginjak trimester awal kehamilan. Moms perlu berkonsultasi dengan dokter untuk mengatasi muntah darah yang dialami saat hamil.

Perbanyak istirahat agar tubuh dan pikiran lebih rileks selama kehamilan.

Muntah darah saat hamil akan memicu panik dan stres, dan hormon yang dihasilkan akan berdampak buruk pada janin.

Selain itu, pola makan selama kehamilan tetap perlu dijaga. Moms akan kehabisan energi saat terus menerus muntah apalagi jika mengeluarkan darah.

Jika Moms muntah darah dan melihat bekuan darah, maka sesegera mungkin harus berkonsultasi dengan dokter kandungan.

Karena, kehilangan darah bisa membuat merasa lemah.

Lalu, muntah darah juga bisa meninggalkan rasa tidak enak di mulut.

Selain saran medis, berikut ini ada beberapa tips pengobatan rumahan muntah darah saat hamil:

1. Minum Banyak Air

Moms, pengobatan rumahan muntah darah saat hamil yang pertama adalah minum banyak air bisa juga jus buah, larutan elektrolit, untuk memulihkan diri dari dehidrasi.

2. Konsumsi Makanan yang Seimbang

Pola makan yang tepat mampu menjadi pengobatan rumahan muntah darah saat hamil karena Moms akan mendapatkan nutrisi dan mineral yang penting dalam jumlah tepat agar tetap sehat.

Bila Moms mungkin merasa mual saat bangun di pagi hari makan roti atau biskuit bisa mengurangi perasaan tersebut serta menawarkan energi tambahan.

3. Hindari Makanan Berminyak

ibu hamil mengonsumsi makanan berminyak

Foto: Orami Photo Stock

Moms, guna menghindari muntah darah saat hamil maka cegah keinginan untuk menikmati makanan berlemak atau pedas.

Makanan tinggi lemak dapat menyebabkan lapisan perut membengkan dan meningkatkan keasaman lambung.

4. Prenatal Yoga

Latihan prenatal yoga terbukti untuk menyembuhkan mual sehingga bisa menjadi salah satu alternatif pengobatan rumahan muntah darah saat hamil.

5. Tidur Nyenyak

Tidurlah cukup di malam hari dan pastikan Moms tidak merasa lemas atau sesak di tempat tidur.

Pastikan Moms bernapas dengan baik di malam hari untuk tidur nyenyak.

6. Minum Air Jahe

ibu hamil minum jahe

Foto: Orami Photo Stock

Minum air jahe yang merupakan pengobatan kuno untuk mual sangat disarankan untuk dikonsumsi pada pagi hari.

Menurut tinjauan medis dari Integrative Medicine Insight tahun 2016, menemukan jahe membantu meringankan mual dan muntah pada ibu hamil.

Baca Juga: 13 Cara Mengatasi Mual saat Hamil, Bye Morning Sickness!

Pola Makan untuk Menghindari Mual dan Muntah

Ketahui Mengenai Muntah Darah Saat Hamil 3.jpg

Foto: intermountainhealthcare.org

Usahakan Moms mengonsumsi makanan berenergi, seperti sarapan dengan biskuit tawar, sereal atau roti panggang jika mengalami muntah darah saat bangun tidur.

Selain mengonsumsi cukup air putih, Moms juga dapat mengonsumsi jus buah yang dapat membantu menenangkan sensasi mual dan muntah.

Jus buah dapat membuat Moms tetap terhidrasi, menggantikan nutrisi yang hilang saat muntah, juga dapat membuat bayi dalam kandungan tetap berkembang dengan baik.

Sebisa mungkin Moms menghindari makanan yang tidak baik bagi kesehatan selama kehamilan.

Moms perlu menghindari makanan yang berminyak, berlemak, dan pedas.

Makanan yang memiliki lemak juga mengandung banyak rempah akan membuat lapisan perut membengkak dan meningkatkan asam lambung.

Baca Juga: Makanan yang Ampuh Meredakan Mual Muntah saat Hamil Muda

Nah, Moms jika sudah mengetahui penyebab dan cara mengatasinya, pastikan agar Moms terus waspada dengan kondisi muntah darah saat hamil ini agar hal-hal yang tidak diinginkan dapat dihindari.

  • https://www.healthline.com/health/pregnancy/vomiting-blood-during-pregnancy#causes
  • https://parenting.firstcry.com/articles/vomiting-blood-during-pregnancy/
  • https://patient.info/digestive-health/vomiting-blood-haematemesis#nav-5
  • https://journals.sagepub.com/doi/full/10.4137/IMI.S36273
  • https://www.momjunction.com/articles/vomiting-blood-during-pregnancy_00376043/
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait