Kesehatan

6 Juli 2021

Waspada 5 Tanda Kepribadian Narsistik dan Penyebabnya

Seringnya, seseorang dengan gangguan kepribadian narsistik tidak menyadari gejala yang ada.
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Riskita
Disunting oleh Karla Farhana

“Wah, selfie melulu, narsis banget, deh!” Sebuah ungkapan yang tidak asing didengar, ya, Moms? Lantas, apakah benar kalau sering selfie berarti punya kepribadian narsistik?

Studi dari The Open Psychology Journal mengungkapkan hal yang menarik untuk disimak.

Mereka yang menggunakan media sosial secara berlebihan, melalui postingan visual seperti selfie, memang memiliki peningkatan hingga 25% untuk punya kepribadian narsistik.

“Ada hubungan antara narsisme dan penggunaan media sosial. Namun, penelitian sampai saat ini belum dapat menyimpulkan apakah orang yang narsisme memang menggunakan media sosial lebih banyak. Atau apakah media sosial bisa menumbuhkan gangguan narsisme,” ungkap Phil Reed, dari departemen psikologi di Swansea University.

Tapi, hal yang perlu Moms pahami, tanda gangguan kepribadian narsistik atau narcissistic personality disorder (NPD) tidak hanya sebatas pada suka selfie saja.

Baca Juga: Gangguan Mental pada Wanita, Ini Gejala dan Jenis-jenisnya

Ada banyak tanda yang jauh lebih kompleks. Sayangnya, kebanyakan pengidap gangguan kepribadian ini tidak menyadari tanda-tanda yang ada.

Tanda Kepribadian Narsistik

Orang yang memiliki gangguan kepribadian narsistik bukan hanya cinta pada diri sendiri.

Psychology Today mengungkapkan, gangguan ini ditandai dengan sangat kurangnya empati terhadap orang lain dan tingginya kebutuhan untuk dikagumi orang lain.

Orang-orang dengan NPD bergaul dengan orang untuk meningkatkan harga diri mereka.

Seringnya, mereka mencari perhatian yang berlebihan dan sangat sulit menerima kritikan atau kekalahan.

1. Tidak Mendengarkan Orang Lain

5 Tanda Seseorang Memiliki Kepribadian Narsistik-5.jpg

Foto: medicalnewstoday.com

Orang dengan kepribadian narsistik biasanya suka membiarkan percakapan terpusat pada diri mereka sendiri.

Mereka tidak mendengarkan orang lain, melainkan hanya menunggu waktu untuk berbicara.

“Biasanya mereka akan membuat gerakan tangan yang berlebihan, berbicara dengan keras, dan menunjukkan ketidaktertarikan saat menatap orang lain yang berbicara,” ungkap Anita Vangelistik, psikolog di University of Texas, Austin.

Baca Juga: Selalu Marah saat Dikritik, Apa Penyebabnya?

2. Suka Menjatuhkan Orang Lain

5 Tanda Seseorang Memiliki Kepribadian Narsistik-4.jpg

Foto: dailylife.com

Seseorang yang narsis dengan sengaja menjatuhkan orang lain untuk menjaga citra diri agar tetap positif.

Pada jangka panjang, orang lain akan sulit untuk berhubungan dengannya, sehingga ia akan mencari kenalan baru untuk memperbaiki citra dirinya kembali.

Hal ini pun menjelaskan orang yang narsis sulit mempertahankan hubungan.

Baca Juga: Jangan Dianggap Enteng, Yuk Kenali 5 Jenis Gangguan Kepribadian

3. Haus akan Pengakuan

5 Tanda Seseorang Memiliki Kepribadian Narsistik.jpg

Foto: businessinsider.com

Orang dengan kepribadian narsistik percaya kalau pandangan mereka itu lebih tinggi dan lebih baik dari orang lain.

Mereka juga ingin orang lain menghargai dan mempercayai pandangan tersebut.

Bisa dikatakan, orang dengan NPD sangat haus terhadap pengakuan orang lain.

Selain itu, mereka merasa berhak atas sesuatu yang lebih baik dan berpikir kalau mereka sering tidak mendapatkan pengakuan yang layak dari orang-orang di sekitarnya.

Baca Juga: Gampang Marah? Ini 4 Tips Mengatasinya

4. Iri Hati

5 Tanda Seseorang Memiliki Kepribadian Narsistik-1.jpg

Foto: lovepanky.com

Melansir dari Health Direct, pengidap kepribadian narsistik mudah sekali iri dengan orang lain yang menurut mereka statusnya lebih tinggi.

Mereka pun tidak segan untuk mengeksploitasi atau memanfaatkan orang lain untuk kepentingan dirinya sendiri.

Hal ini sebenarnya berpusat pada kurangnya rasa empati pada diri orang yang narsis.

Baca Juga: Kenali Kondisi Delusional, Gangguan Mental yang Tak Bisa Bedakan Kenyataan dan Khayalan

5. Dua Wajah Narsisme

5 Tanda Seseorang Memiliki Kepribadian Narsistik-3.jpg

Foto: medicalnewstoday.com

Orang yang narsis tidak terbatas pada ekstrovert atau introvert.

Ada dua wajah narsisme, yaitu tipe yang agresif dan sangat keras serta tipe yang lembut.

Narsisme yang terlihat lembut ini sebenarnya dilambangkan sebagai seseorang yang hipersensitif, defensi, dan penuh kecemasan.

Apa pun bentuknya, keduanya punya persamaan yaitu kesombongan, arogansi, dan kecenderungan untuk mengabaikan orang lain demi diri sendiri.

Baca Juga: Relaksasi Justru Bisa Menambah Tingkat Kecemasan? Ini Penjelasannya

Penyebab dan Faktor Risiko Gangguan Narsistik

Penyebab Narsistik

Foto: Orami Photo Stock

Menurut Mayo Clinic, tidak diketahui pasti apa yang menyebabkan gangguan kepribadian narsistik. Seperti halnya perkembangan kepribadian dan gangguan kesehatan mental lainnya, penyebab gangguan kepribadian narsistik cenderung kompleks.

Gangguan kepribadian narsistik mungkin terkait dengan:

  • Lingkungan, ketidaksesuaian dalam hubungan antara orang tua dan anak dengan pemujaan yang berlebihan atau kritik yang berlebihan yang tidak selaras dengan pengalaman anak.
  • Genetika, karakteristik yang diwariskan.
  • Neurobiologi, hubungan antara otak, perilaku, dan pemikiran.

Perlu Moms ketahui bahwa, gangguan kepribadian narsistik memengaruhi lebih banyak pria daripada wanita, dan ini sering dimulai pada remaja atau awal masa dewasa.

Namun, ingatlah bahwa, meskipun beberapa anak mungkin menunjukkan ciri-ciri narsisme, kondisi ini mungkin hanya tipikal usia mereka dan tidak berarti mereka akan terus mengembangkan gangguan kepribadian narsistik.

Meskipun penyebab gangguan kepribadian narsistik tidak diketahui, beberapa peneliti berpendapat bahwa pada anak-anak yang rentan secara biologis, gaya pengasuhan yang terlalu protektif atau lalai dapat lebih berisiko mengalami gangguan narsistik.

Selain itu, pengaruh genetika dan neurobiologi juga dapat berperan dalam perkembangan gangguan kepribadian narsistik.

Baca Juga: 8 Jenis Penyakit Psikologi atau Gangguan Mental yang Perlu Dipahami

Cara Mengatasi Gangguan Narsistik

cara mengatasi narsistik

Foto: Orami Photo Stock

Mereka yang memiliki tingkat narsisme tinggi dapat belajar bagaimana mengenali perilaku mereka dengan pengobatan yang tepat sehingga membantu meningkatkan kehidupan mereka dan kehidupan orang-orang di sekitar mereka.

Hal ini karena gangguan narsisme yang tidak diatasi dapat menyebabkan komplikasi, seperti:

Meski secara historis, orang yang menderita gangguan narsistik biasanya tidak mencari bantuan karena sering kali mereka tidak menyadarinya. Jadi, mereka mungkin membutuhkan dorongan dari orang yang dicintai untuk membantunya dalam mencari bantuan profesional.

Jika Moms atau orang terdekat memiliki salah satu gejala, sebaiknya bantu mereka untuk bertemu dengan profesional sehingga gangguan narsistik dapat diatasi dengan tepat.

Penstabil suasana hati, antidepresan, dan obat antipsikotik terkadang diresepkan dalam kasus yang parah atau jika gangguan narsisme terjadi bersamaan dengan gangguan lain. Namun, dalam banyak kasus, psikoterapi adalah bentuk pengobatan yang utama.

Dengan menemukan terapis yang terampil, Moms atau penderita narsistik pun dapat belajar menerima tanggung jawab atas tindakan yang dilakukan, mengembangkan rasa proporsional yang lebih baik, dan membangun hubungan yang lebih sehat. Penderita juga dapat berusaha mengembangkan kecerdasan emosional (EQ) dalam dirinya.

Selain itu, berpartisipasi dalam terapi keluarga untuk mempelajari cara-cara yang sehat untuk berkomunikasi atau mengatasi konflik dan tekanan emosional, menghadiri kelas parenting, dan mencari bimbingan dari terapis atau pekerja sosial jika diperlukan juga penting dilakukan agar gangguan narsisme bisa diatasi.

Baca Juga: Gangguan Depresi Mayor, Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

Itulah beberapa tanda seseorang dengan kepribadian narsistik. Apakah Moms atau orang terdekat merasakan tanda-tanda tersebut?

Jika iya, tidak ada salahnya untuk segera berkonsultasi dengan psikolog demi meningkatkan kualitas hidup Moms, ya!

  • https://www.sciencedaily.com/releases/2018/11/181109112655.htm
  • https://www.psychologytoday.com/us/conditions/narcissistic-personality-disorder
  • https://www.healthdirect.gov.au/symptoms-of-npd
  • https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/narcissistic-personality-disorder/symptoms-causes/syc-20366662#:~:text=Narcissistic%20personality%20disorder%20%E2%80%94%20one%20of,lack%20of%20empathy%20for%20others.
  • https://www.helpguide.org/articles/mental-disorders/narcissistic-personality-disorder.htm
  • https://www.webmd.com/mental-health/narcissism-symptoms-signs
  • https://www.medicalnewstoday.com/articles/9741#causes
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait