Parenting Islami

17 Februari 2021

Ini Tata Cara dan Niat Puasa Senin Kamis, Yuk Amalkan!

Bagaimana tata cara, keutamaan, manfaat dan niat puasa senin kamis? temukan jawabannya di sini
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Fia Afifah R
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Moms mungkin sudah tidak asing dengan istilah puasa Senin Kamis. Moms juga mungkin sudah sering melakukannya. Tapi, apakah tata cara dan niat puasa Senin Kamis Moms sudah benar? Yuk cari tahu tata cara dan niat puasa Senin Kamis di sini!

Puasa adalah salah satu kewajiban bagi umat Islam, terutama saat memasuki bulan Ramadan. Meski begitu, ada puasa-puasa sunat lain yang bisa dilakukan dan dijadikan kebiasaan karena manfaatnya. Misalnya puasa Senin Kamis sebagaimana yang telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW.

Dari segi bahasa, puasa atau shaum adalah upaya menahan diri, baik dari lapar dan haus dari terbitnya fajar hingga tenggelamnya matahari. Puasa juga sering diartikan sebagai media untuk belajar menahan hawa nafsu atau emosi, dan bukan hanya tentang menahan lapar dan haus saja.

Terkait dengan amalan puasa ini, Rasulullah SAW pernah bersabda: “Setiap amalan kebaikan yang dilakukan oleh manusia akan dilipatgandakan dengan sepuluh kebaikan yang semisal hingga tujuh ratus kali lipat. Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), “Kecuali amalan puasa. Amalan puasa tersebut adalah untuk-Ku. Aku sendiri yang akan membalasnya.

Disebabkan dia telah meninggalkan syahwat dan makanan karena-Ku. Bagi orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kebahagiaan yaitu kebahagiaan ketika dia berbuka dan kebahagiaan ketika berjumpa dengan Rabbnya. Sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada bau minyak kasturi.” (HR Muslim).

Terdapat beberapa hal yang menjelaskan bahwa puasa Senin dan Kamis dikatagorikan puasa sunnah. Syaikh Musthafa Al Bugha dalam Fikih Manhaji menegaskan, dalil sunnahnya puasa ini adalah berdasarkan hadits riwayat Aisyah RA. Ia berkata: "Nabi SAW selalu menjaga puasa Senin dan Kamis.” (HR Tirmidzi dan Ahmad; shahih lighairihi).

Selain itu, Syaikh Wahbah Az Zuhaili dalam Fiqih Islam wa Adillatuhu juga memasukkan puasa Senin Kamis ini dalam kategori puasa sunnah yang para ulama bersepakat atas kesunnahannya tersebut atau termasuk ke dalam ijma’ ulama.

Baca Juga: Kapan Waktu Tepat Mengajarkan Anak Berpuasa?

Keutamaan Puasa Senin Kamis

Niat Puasa Senin Kamis -1

Foto: Orami Photo Stock

Sebelum masuk ke dalam niat puasa Senin Kamis, ketahui terlebih dahulu sejumlah keutamaan dari puasa tersebut. Tentunya ini akan membuat lebih bersemangat untuk mengamalkannya. Berikut ini beberapa keutamaannya:

  • Rasulullah SAW selalu mengerjakannya. Hal ini sebagaimana hadits dari Aisyah RA di atas yang menyebutkan bahda Rasulullah SAW senantiasa mengerjakan puasa ini.
  • Hari Senin adalah hari istimewa. Salah satu keutamaan puasa pada hari Senin adalah karena hari itu istimewa. Rasulullah SAW lahir pada hari senin dan juga selain itu Rasulullah SAW juga mendapatkan wahyu pada hari Senin. Saat Nabi SAW ditanya tentang puasa pada hari Senin, maka beliau bersabda: “Itu adalah hari kelahiranku dan pada hari itu wahyu diturunkan kepadaku.” (HR Muslim).
  • Amal diperlihatkan pada hari Senin dan Kamis. Pada kedua hari iru, amalan setiap orang diperlihatkan atau dilaporkan kepada Allah SWT. Maka, betapa beruntungnya ketika saat itu seorang hamba dalam keadaan sedang berpuasa. Rasulullah SAW bersabda: “Diperlihatkan amal-amal pada setiap hari kamis dan senin. Maka aku ingin amalku diperlihatkan saat aku berpuasa.” (HR Tirmidzi; shahih lighairihi).
  • Diberikan Ampunan. Dalam hadist lain dijelaskan: “Diperlihatkan amal-amal pada setiap hari Kamis dan Senin. Maka Allah Azza wa Jalla pada hari itu mengampuni setiap orang yang tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu pun, kecuali orang yang bermusuhan dengan saudaranya. Maka dikatakan, “Biarkan keduanya hingga berdamai, biarkan keduanya hingga berdamai." (HR Muslim).
  • Pintu surga dibuka. Pada kedua hari itu pintu surga dibuka. Ini menunjukkan betapa mulianya kedua hari itu dan betapa beruntungnya orang-orang yang berpuasa pada hari itu. “Pintu-pintu surga dibuka pada hari Senin dan Kamis. Maka semua hamba yang tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu diampuni kecuali seseorang yang antara dirinya dengan saudaranya terdapat permusuhan.” (HR Muslim).

Baca Juga: 5 Cara Menahan Lapar saat Puasa, Praktikkan Yuk!

Tata Cara dan Niat Puasa Senin Kamis

Niat Puasa Senin Kamis -2

Foto: Orami Photo Stock

Sebenarnya, tata cara puasa Senin Kamis ini tidak berbeda dengan puasa pada umumnya, baik puasa Ramadan maupun puasa sunnah lainnya. Berkaitan dengan niat puasa Senin Kamis, sebenarnya tidak ada lafadz niat puasa Senin Kamis dalam hadits shahih. Rasulullah SAW dan para sahabat beliau biasa mengerjakan amal dengan niat tanpa melafalkannya.

Syaikh Wahbah Az Zuhaili menjelaskan dalam Fiqih Islam wa Adilatuhu, semua ulama sepakat bahwa tempat niat adalah hati. Melafalkan niat bukanlah syarat, namun jumhur ulama berpendapat hukumnya sunnah dengan maksud membantu hati dalam menghadirkan niat. Sedangkan menurut mazhab Maliki, yang terbaik adalah tidak melafalkan niat puasa Senin Kamis karena tidak bersumber dari Rasulullah SAW.

Bagi yang ingin menalfalkan lafadz niat puasa senin adalah sebagai berikut: “Nawaitu shouma yaumal itsnaini sunnatan lillaahi ta’aalaa,” yang artinya; “Saya niat puasa sunnah hari senin, sunnah karena Allah Ta’ala.”

Sedangkan lafadz niat puasa Kamis adalah sebagai berikut: “Nawaitu shouma yaumal khomiisi sunnatan lillaahi ta’aalaa,” yang artinya: “Saya niat puasa sunnah hari kamis, sunnah karena Allah Ta’ala,”.

Setelah itu terdapat doa berbuka puasa yang sama saja dengan doa berbuka pada puasa-puasa lainnya, yakni: “Allahumma lakasumtu wabika aamantu wa’alaa rizqika afthortu birohmatika yaa arhamar roohimiin.”

Artinya: “Ya Allah, untuk-Mu atau karena-Mu aku berpuasa, dengan-Mu aku beriman, dan atas rezeki-Mu aku berbuka, dengan rahmat-Mu, Ya Allah Tuhan Maha Pengasih.”

Ada juga doa yang sesuai dengan sunnah Rasulullah SAW dan memiliki sanad yang shahih yakni: “Dzahabaz zhama’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru, insyaallah,” yang artinya: “Telah hilang rasa haus, telah basah urat-urat, dan telah pasti ganjaran, dengan kehendak Allah Ta’ala.” (HR Abu Dawud, Daruquthni, Hakim, dan Nasa’i).

Baca Juga: Wajah Segar Saat Berpuasa, Simak 5 Tips Ini

Manfaat Puasa bagi Kesehatan

Niat Puasa Senin Kamis -3

Foto: Orami Photo Stock

Syaikh Abdurrahman Al Juzairi dalam Fikih Empat Madzhab mengungkapkan: “Di antara puasa yang dianjurkan adalah puasa senin kamis. Banyak sekali faedah yang akan didapatkan oleh seseorang jika membiasakan diri melakukan puasa sunnah ini, terutama sekali bagi tubuhnya.”

Maka, setelah mengetahui niat puasa Senin Kamis beserta keutamaannya, tidak ada salahnya untuk mengetahui manfaat puasa, apalagi jika dilakukan secara rutin. Manfaat puasa ini juga telah didukung oleh sains karena telah melalui penelitian, dikutip Healthline.

Puasa telah terbukti memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, mulai dari adanya peningkatan dalam kontrol gula darah hingga memberikan fungsi otak yang lebih baik. Berikut ini beberapa manfaat kesehatan puasa yang didukung oleh sains.

1. Meningkatkan Kontrol Gula Darah

Beberapa penelitian telah menemukan bahwa puasa dapat meningkatkan kontrol gula darah, yang sangat berguna bagi orang yang berisiko diabetes. Faktanya, satu penelitian pada 10 orang dengan diabetes tipe 2 menunjukkan bahwa puasa jangka pendek secara signifikan menurunkan kadar gula darah, menurut World Journal of Diabetes.

Ulasan lain menemukan bahwa puasa intermiten dan puasa alternatif sama efektifnya dengan membatasi asupan kalori dalam mengurangi resistensi insulin. Penurunan resistensi insulin dapat meningkatkan sensitivitas tubuh terhadap insulin, yang memungkinkannya mengangkut glukosa dari aliran darah ke sel dengan lebih efisien.

2. Meningkatkan Kesehatan

Meskipun peradangan akut adalah proses kekebalan normal yang digunakan untuk membantu melawan infeksi, peradangan kronis dapat menimbulkan konsekuensi serius bagi kesehatan. Beberapa penelitian menemukan bahwa puasa dapat membantu mengurangi tingkat peradangan dan membantu meningkatkan kesehatan.

Salah satu studi Nutrition Research New York yang dilakukan pada 50 orang dewasa yang sehat, menunjukkan bahwa puasa selama satu bulan secara signifikan menurunkan tingkat penanda peradangan.

3. Meningkatkan Kesehatan Jantung

Penyakit jantung dianggap sebagai penyebab utama kematian di seluruh dunia, karena diperkirakan mencapai 31,5% kematian secara global. Mengubah pola makan dan gaya hidup adalah salah satu cara paling efektif untuk mengurangi risiko penyakit jantung.

Beberapa penelitian telah menemukan bahwa memasukkan puasa ke dalam rutinitas akan sangat bermanfaat dalam hal kesehatan jantung. Salah satu studi di National Center for Biotechnology Information pada 110 orang dewasa gemuk, menunjukkan bahwa puasa selama tiga minggu di bawah pengawasan medis secara signifikan menurunkan tekanan darah, serta tingkat trigliserida darah, kolesterol total dan kolesterol LDL ‘jahat’.

4. Dapat Meningkatkan Fungsi Otak dan Mencegah Gangguan Neurodegeneratif

Meskipun sebagian besar penelitian tentang ini terbatas pada penelitian pada hewan, beberapa penelitian telah menemukan bahwa puasa dapat memiliki efek yang kuat pada kesehatan otak. Penelitian pada hewan melaporkan bahwa puasa dapat melindungi kesehatan otak dan meningkatkan generasi sel untuk membantu meningkatkan fungsi kognitif, dikutip dari Journal of Molecular Neuroscience.

Karena puasa juga dapat membantu meredakan peradangan, puasa juga dapat membantu mencegah gangguan neurodegeneratif. Secara khusus, penelitian pada hewan menunjukkan bahwa puasa dapat melindungi dan meningkatkan hasil untuk kondisi seperti penyakit Alzheimer dan Parkinson.

5. Mengurangi Potensi Serangan Jantung

Sebuah penelitian yang diterbitkan oleh British Journal of Medicine menunjukkan bahwa seseorang yang rutin menjalankan puasa dengan waktu tertentu atau intermittent fasting juga lebih rendah dalam hal risiko serangan jantung.

Hasil penelitian tersebut menunjukkan adanya penurunan tekanan darah sistolik pada partisipan yang terlibat dalam penelitian. Tekanan darah sistolik adalah tekanan yang diterima oleh pembuluh darah saat jantung berdetak.

Partisipan yang tidak menjalankan puasa cenderung mengalami peningkatan tekanan darah sistolik. Penurunan tekanan darah sistolik ini akan berpengaruh langsung dalam mengurangi tekanan pada arteri sekaligus mengurangi risiko serangan jantung.

Itulah tata cara dan niat puasa Senin Kamis. Semoga artikel niat puasa Senin Kamis ini akan menambah semangat dalam mengaplikasikannya dan berubah menjadi kebiasaan yang baik. Aamiin.

Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait