Bayi

BAYI
26 April 2020

Nilai Tambah Jika Bayi Merangkak Sesuai Usia

Perkembangan motoriknya sangat penting diperhatikan ya, Moms
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Gladys
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Momen ketika bayi merangkak atau berjalan untuk pertama kalinya merupakan sebagian perkembangan motorik bayi yang paling ditunggu-tunggu oleh orang tua manapun.

Tapi perkembangan motorik bayi ini rupanya tidak hanya sebagai penanda bayi berkembang sesuai dengan usianya, tapi menurut sebuah studi juga menunjukkan hal ini dapat memberi pandangan mengenai kemampuan memori bayi di masa yang akan datang.

Keterkaitan Antara Kemampuan Merangkak dengan Perkembangan Motorik

Berikut penjabarannya, Moms:

1. Penelitian Perkembangan Motorik

1 Penelitian Perkembangan Motorik.jpg

Foto: nancy caceres – Pixabay.com

Sebuah tim peneliti melihat 599 laporan perkembangan motorik bayi yang didata oleh para Moms dari bayi yang lahir antara tahun 2008-2010.

Para Moms dalam penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Pediatrics ini mencatat perihal waktu saat bayi mereka berhasil duduk sendiri tanpa bantuan untuk pertama kalinya, merangkak untuk pertama kalinya, lalu berdiri sendiri dan jalan tanpa bantuan.

Hasilnya, para peneliti menemukan bahwa ada hubungan antara usia dimana bayi pertama kali berdiri dengan kemampuan kognitif mereka saat usia empat tahun.

Sebagai contoh, sebagian besar bayi akan berdiri sendiri di usia sembilan bulan, dan menurut tim peneliti, bayi yang tidak berdiri sendiri sampai usia 11 bulan, memiliki nilai tes yang lebih rendah saat usia empat tahun.

Sementara, bayi yang bisa berdiri dengan bantuan lebih awal dari rata-rata usianya, cenderung mencapai nilai tes yang lebih tinggi dan lebih mungkin menguasai keterampilan lain, seperti belajar makan sendiri sebelum usia empat tahun.

Baca Juga: 4 Stimulasi Agar Bayi Bisa Merangkak dengan Lincah

2. Tidak Berlaku Pada Si Kembar

2 Tidak Berlaku Pada Kembar.jpg

Foto: 1035352 – Pixabay.com

Penelitian ini menjadi bukti tentang pentingnya memastikan perkembangan motorik bayi berjalan sesuai usianya.

“Mampu mengidentifikasi keterlambatan dalam perkembangan anak lebih awal merupakan hal penting. Sehingga dapat melakukan intervensi dini yang dapat meningkatkan kemampuan anak,” ungkap salah satu peneliti sekaligus rekan postdoctoral di National Institutes of Health, Akhgar Ghassabian, MD, PhD, seperti dikutip dari parents.com.

Meski demikian, hasil studi ini sepertinya tidak berlaku pada bayi kembar. Karena usia kehamilan dan berat badan lahir bayi kembar rupanya memengaruhi potensi peran prediktif terhadap perkembangan bayi di masa yang akan datang.

Baca Juga: 6 Cara Menjaga Keamanan Bayi Saat Merangkak

3. Penelitian Lebih Lanjut

3 Penelitian Lebih Lanjut.jpg

Foto: thedanw – Pixabay.com

Melihat penelitian tentang perkembangan motorik bayi ini, beberapa pakar mencoba memberikan pandangannya.

Salah satunya Dekan di University of Virginia's Curry School of Education, Robert Pianata yang menyebutkan bahwa penelitian ini jangan dijadikan tanda terkait perkembangan motorik bayi, yang dapat memprediksi seberapa baik anak untuk siap mengikuti tes di sekolahnya kelak.

“Tentu sangat tepat bahwa perkembangan motorik merupakan bagian penting dari kumpulan keterampilan yang diperlukan, namun penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menjabarkan hubungannya,” ungkapnya, seperti dikutip dari edition.cnn.com.

Baca Juga: 4 Alasan Penting Mengajari Anak Merangkak Sebelum Belajar Berjalan

Pensiunan Profesor Psikologi Pendidikan di Miami University, Ohio, Doris Bergen juga mengungkapkan bahwa orang tua tidak perlu memonitor perkembangan anak dengan cara seperti itu, namun cukup memastikan untuk memberikan anak-anak banyak kesempatan dalam memperoleh kognisi enaktif. Artinya, kognisi dapat dikembangkan melalui interaksi fisik anak dengan lingkungan sekitarnya.

“Saat anak melakukan aktivitas yang membutuhkan kekuatan tubuh dan otot, maka ia akan belajar melalui aktivitas itu,” ungkap Doris. Misalnya, saat anak belajar bermain ice skate, ia tidak hanya menumbuhkan kemampuan otot, tapi juga memiliki pemahaman kognitif tentang es, temperatur, keseimbangan, dan interaksi dengan objek serta orang lain.

Baca Juga: 4 Alasan Penting Mengajari Anak Merangkak Sebelum Belajar Berjalan

Memastikan perkembangan motorik bayi sangat penting dan dapat dibantu dengan memberi kesempatan pada Si Kecil untuk belajar melalui lingkungan sekitarnya.

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait