Trimester 3

10 Mei 2021

6 Cara Meminimalisir Nyeri Tulang Kemaluan Sebelah Kiri saat Hamil

Simak beberapa penyebab dan cara menghindarinya
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Anggia Hapsari
Disunting oleh Adeline Wahyu

Selama kehamilan, Moms yang sedang hamil akan mengalami beberapa gangguan yang tidak dapat dihindari.

Sebut saja mual, pegal punggung, hingga nyeri tulang kemaluan sebelah kanan atau nyeri tulang kemaluan sebelah kiri.

Laman bidankita.com yang diasuh oleh Bidan Yesie Aprillia S.Si.T.M.Kes pun menjelaskan bahwa umumnya satu dari lima ibu hamil akan mengalami ketidaknyamanan ringan di punggung, terutama di bagian depan panggul selama kehamilan.

Jika Moms sedang mengalami nyeri tulang kemaluan sebelah kiri atau kanan, bisa jadi artinya Moms sedang mengalami simfisis pubis disfungsi.

Dilansir dari laman Healthline, simfisis pubis disfungsi (SPD) merupakan sekelompok gejala yang menyebabkan ketidaknyamanan di area panggul (pelvis).

Simfisis pubis disfungsi saat hamil bisa saja terjadi di bagian depan, belakang, kanan, dan kiri panggul.

Biasanya, kondisi ini akan terasa semakin intens ketika Moms yang sedang hamil memasuki trimester ketiga. Bahkan bisa saja SPD terjadi ketika Moms sudah melahirkan.

Kondisi ini tidak membahayakan janin dalam kandungan. Tapi tentu saja rasa nyeri tulang kemaluan sebelah kiri atau kanan ini akan membuat Moms merasa tidak nyaman.
Baca juga: Pentingnya Mengenal Obat Penyubur Kandungan dari Dokter, Jangan Salah Pilih!

Penyebab Nyeri Tulang Kemaluan Sebelah Kiri

vaginanyerihero.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Menurut Debra Rose Wilson PhD dari Walden University, ketika terjadi SPD, sambungan sendi yang dibuat dari jaringan padat /jaringan keras (ligamen) yang menyambungkan antara panggul kiri dan kanan, menjadi merenggang, tidak stabil, dan cenderung longgar.

Hal ini terjadi karena produksi hormon relaxin yang meningkat selama masa kehamilan.

Peran hormon relaxin adalah membantu melunakkan ligamen yang akan dilewati bayi saat lahir melalui panggul.

Tapi sebenarnya, sendi yang sudah dalam fleksibel ini tidak selalu menjadi penyebab SPD.

Umumnya, otot dan saraf dalam tubuh bisa beradaptasi dan mengimbangi fleksibelitas yang lebih besar pada persendian Moms yang sedang hamil.

Lalu apa yang menjadi penyebab lain SPD terutama nyeri tulang kemaluan sebelah kiri dan kanan?

Ada beberapa penyebab lain dari kehadiran rasa nyeri tulang kemaluan sebelah kiri, seperti:

  • Rasa nyeri yang dipicu oleh sendi panggul yang bergerak tidak merata dan perubahan cara otot bekerja.
  • Berat dan posisi bayi hingga sendi panggul yang tidak bekerja dengan baik.
  • Nyeri otot
  • Satu sendi panggul yang tidak bekerja dengan benar sehingga menyebabkan rasa sakit pada sendi lainnya di panggul

Moms pun menjadi memiliki risiko lebih besar mengalami STD jika:

  • Cedera. Misalnya karena Moms jatuh terduduk sehingga terjadi dislokasi.
  • Riwayat mengalami nyeri panggul atau nyeri pada sendi panggul sebelum hamil
  • Memiliki masakah kelebihan berat badan atau BMI tinggi sebelum hamil
  • Riwayat hipermobilitas di seluruh sendi

Gejala Simfisis Pubis Disfungsi pada Ibu Hamil

Mengenal Lightning Crotch, Fenomena Nyeri Selangkangan saat Hamil

Foto: Orami Photo Stock

Dilansir dari laman nhs.uk, gejala SPD antara lain nyeri tulang kemaluan sebelah kanan, nyeri tulang kemaluan sebelah kiri, dan nyeri di area pinggul.

Meski demikian, ada beberapa gejala lain yang Moms perlu perhatikan untuk mengetahui apakah Moms terkena SPD:

  • Nyeri di area punggung
  • Rasa sakit bersama dengan sensasi menggiling atau terdengar suara “klik” di area kemaluan
  • Rasa sakit di antara vagina dan anus (perineum)
  • Rasa sakit yang menyebar ke paha dan antara kaki
  • Rasa sakit yang semakin terasa parah ketika Moms melakukan gerakan naik atau turun tangga, berjalan, dan bergerak bangun dari tempat tidur.
  • Nyeri tulang kemaluan sebelah kiri atau sebelah kanan muncul ketika Moms berdiri satu kaki. Misalnya saat Moms sedang ganti celana.
  • Rasa nyeri dan sakit timbul ketika Moms melakukan gerakan melebarkan kaki, misalnya saat keluar dari mobil atau saat naik motor.
  • Tidak bisa tidur nyenyak saat malam hari karena nyeri tulang kemaluan sebelah kiri
  • Tak kuasa bangun dari tempat tidur untuk pergi ke toilet

Baca juga: 5 Tips Aman dan Nyaman Bercinta di Kamar Mandi

Cara Mengatasi Nyeri Tulang Kemaluan Sebelah Kiri

Saat mengalami SPD, Moms tentu akan mengalami rasa yang tidak nyaman.

Apalagi jika terjadi rasa nyeri tulang kemaluan sebelah kiri, nyeri tulang kemaluan sebelah kanan, hingga nyeri panggul.

Lalu, apa yang Moms bisa lakukan untuk meminimalkan rasa nyeri tulang kemaluan sebelah kiri?

Simak saran dari Meredith Shur, MD, FACOG selaku Clinical Instructor dari Mount Sinai School of Medicine, Amerika Serikat ini.

1. Berendam dengan Air Hangat

atasi anyang-anyangan - berendam air hangat.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Saat nyeri tulang kemaluan sebelah kiri dan kanan terjadi, berikan efek relaksasi pada tubuh dengan berendam air hangat.

Mandi berendam air hangat tentu akan memberikan efek relaksasi pada area tubuh yang terasa tidak nyaman seperti panggul, tulang kemaluan, dan area tubuh lain yang lelah.

Selain mandi berendam, Moms juga bisa mengompres area yang nyeri dengan handuk basah hangat atau botol air panas yang dililit handuk bersih.

2. Gunakan Sabuk Penopang Panggul

Saat hamil, beban yang besar di area perut bisa saja memengaruhi kondisi tulang panggul dan punggung.

Moms bisa mengandalkan sabuk penopang panggul untuk “meringankan” beban otot, sendi, dan tulang bagian bawah tubuh.

Dengan menggunakan sabuk penopang panggul, Moms tentu akan lebih nyaman untuk beraktivitas dan bergerak.

3. Akupuntur

Apakah Akupuntur Aman Untuk Bayi -3.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Untuk menghindari dan meminimalisir nyeri tulang kemaluan sebelah kiri atau kanan, Moms bisa mengandalkan perawatan teknik akupuntur.

Stimulasi peredaran darah pada titik tertentu area tubuh tentu akan membantu mengurangi rasa sakit dan sangat aman dilakukan selama kehamilan.

Meski demikian, pastikan praktisi akupuntur yang melakukan perawatan kesehatan tersebut adalah praktisi terlatih, terpercaya, dan berpengalaman menangani ibu hamil, ya!

4. Jangan Berdiri Terlalu Lama

Cara lainnya mengatasi nyeri tulang kemaluan sebelah kiri, ada baiknya Moms mengurangi kegiatan yang membuat Moms berdiri terlalu lama.

Jika Moms perlu beraktivitas yang melibatkan kebiasaan berdiri yang lama, pastikan Moms menggunakan alas kaki yang nyaman dan empuk.

Dengan demikian, alas kaki tersebut membantu menopang berat badan Moms dan memperbaiki postur tubuh saat berdiri.

5. Latihan Memperkuat dan Melenturkan Otot

Bound Angle Pose yoga.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Beberapa latihan peregangan seperti yoga bisa Moms lakukan untuk meminimalkan nyeri tulang kemaluan sebelah kiri atau kanan.

Meski demikian, selalu konsultasikan latihan tubuh yang dilakukan dengan dokter kandungan, bidan, dan Personal Trainer, ya!

6. Fisioterapi

Jika nyeri tulang kemaluan sebelah kiri dan kanan terasa sangat mengganggu, ada baiknya Moms pun melakukan fisioterapi.

Fisioterapis akan membantu memberi saran tentang gerakan khusus yang bisa dilakukan dan sebaiknya dihindari untuk mencegah nyeri.

Tak hanya itu saja, konsultasikan juga masalah ini kepada bidan dan dokter kandungan untuk membantu menjelaskan rencana kelahiran dengan memperhitungkan masalah SPD yang Moms alami.

Baca juga: Inilah 4 Efek Samping Fisioterapi Infra Merah pada Ibu Hamil

Itulah beberapa penyebab serta hal yang harus dilakukan jika Moms mengalami nyeri tulang kemaluan sebelah kiri dan nyeri tulang kemaluan sebelah kanan karena SPD.

Coba lakukan dan tetap nikmati proses Moms untuk menjadi seorang ibu, ya!

  • https://www.bidankita.com/symphisis-pubis-disfunction-dan-cara-atasinya/
  • https://www.nhs.uk/pregnancy/related-conditions/common-symptoms/pelvic-pain/
  • https://www.verywellfamily.com/meredith-shur-md-4779209
  • https://www.verywellfamily.com/pubic-bone-pain-in-pregnancy-2760034
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait