Trimester 1

7 Agustus 2021

10 Cara Menghilangkan Jerawat Saat Hamil, Dijamin Aman!

Jangan sampai keliru, tidak semua obat jerawat aman untuk ibu hamil
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Dresyamaya Fiona
Disunting oleh Widya Citra Andini

Mengalami masalah jerawat saat hamil? Tenang saja Moms, sebab hal ini wajar terjadi kok.

“Jerawat saat hamil terjadi karena perubahan hormon kehamilan," ujar dr. Kardiana Purnama Dewi, Sp.KK Spesialis Kulit & Kelamin, RS Pondok Indah - Puri Indah.

Jerawat saat hamil biasanya akan muncul pada minggu ke-6 kehamilan. Hal ini sekaligus menandakan bahwa peningkatan produksi minyak, dapat menyumbat pori-pori, lalu menyebabkan kulit jadi berjerawat.

Peningkatan hormon yang disebut androgen dapat menyebabkan kelenjar di kulit Moms tumbuh dan menghasilkan lebih banyak sebum, zat berminyak, dan lunak.

Minyak ini dapat menyumbat pori-pori dan menyebabkan bakteri, peradangan, hingga akhirnya memicu jerawat.

Baca Juga: Jerawat di Punggung? Cari Tahu Penyebab dan Cara Mengatasinya

Jerawat Saat Hamil, Pertanda Apa?

masalah jerawat kehamilan

Foto: Orami Photo Stocks

Seperti yang telah disebutkan, jerawat saat hamil terjadi ketika kelenjar minyak menghasilkan lebih banyak sebum daripada biasanya.

Tidak hanya membuat kulit terlihat lebih berkilau, tetapi juga dapat menyebabkan noda.

Jerawat saat hamil adalah normal dan tidak perlu dikhawatirkan.

"Jika kemungkinan jerawat saat hamil di trimester pertama sudah muncul, akan berlanjut terus bulan berikutnya," tambah dr. Kardiana.

Begitu juga apabila ia bukan tipe kulit berjerawat di awal kehamilan, kemungkinan kecil wajah akan ditumbuhi jerawat seterusnya.

Sebaiknya mencuci muka dua kali sehari seperti biasa dan jangan terlalu sering mencuci wajah. Sebab ini akan membuat kulit lebih kering dan iritasi.

Baca Juga: Penyebab Tahi Lalat Berubah Saat Hamil, Simak di Sini

Untungnya, jerawat saat hamil biasanya bersifat sementara. Kemungkinan akan hilang setelah hormon Moms kembali normal nanti setelah melahirkan.

Namun, berita buruknya, menggunakan obat jerawat saat hamil mungkin tidak aman. Hal inilah yang membuat jerawat saat hamil sedikit lebih sulit untuk diobati.

“Penting untuk dicatat bahwa apa pun yang Moms gunakan pada wajah, termasuk obat oles, akan diserap ke dalam kulit dan dapat mempengaruhi janin saat hamil," kata Shari Sperling, dokter kulit bersertifikat dan pendiri Sperling Dermatology di Florham Park, New Jersey.

Lalu, apa saja obat jerawat yang sekiranya aman untuk digunakan saat hamil? Yuk, kita cari tahu, Moms!

Obat Jerawat Saat Hamil

menggunakan obat jerawat saat hamil

Foto: Orami Photo Stocks

Lebih sulit mengatakan apa yang bisa mengobati jerawat dengan aman saat hamil, karena belum ada penelitian yang membuktikannya.

Namun, menurut American Academy of Dermatology, berdasarkan penelitian pada hewan dan wanita hamil yang menggunakan obat jerawat saat hamil, ada beberapa obat jerawat yang dilarang dan aman digunakan saat hamil.

Obat jerawat yang aman untuk ibu hamil

  • Antibiotik oles: Mengoleskan klindamisin selama kehamilan dianggap aman. Namun, sebelum menggunakannya saat hamil, sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter kulit dan dokter kandungan.
  • Asam azelaic: Obat jerawat ini dianggap aman untuk digunakan selama kehamilan. Dalam penelitian pada hewan, peneliti tidak menemukan cacat lahir. akibat penggunaan obat ini.
  • Benzoil peroksida: Sering ditemukan dalam perawatan jerawat yang dapat dibeli tanpa resep, para ahli mengatakan aman untuk digunakan dalam jumlah terbatas.
  • Dapson: Dalam penelitian pada hewan, obat ini tidak menyebabkan cacat lahir.

Obat jerawat yang dilarang untuk ibu hamil

  • Zat adapalene: Sebagian besar ahli merekomendasikan untuk menghentikan penggunaan obat ini selama kehamilan.
  • Retinol: Biasanya zat ini tidak disarankan untuk digunakan karena dapat memicu cacat lahir.

Untuk antibiotik minum yang digunakan untuk mengatasi jerawat saat hamil, sebaiknya perlu resep dan persetujuan dokter karena belum bisa dipastikan keamanannya.

Meski obat jerawat di atas dinyatakan relatif aman, para peneliti tidak memiliki banyak informasi terkait keamanannya bagi ibu hamil, sehingga masih dibutuhkan studi lebih lanjut.

Baca Juga: Penyebab Masalah Kulit yang Muncul Saat Trimester Pertama Kehamilan

Cara Menghilangkan Jerawat Saat Hamil

jerawat saat hamil

Foto: Orami Photo Stock

Selain menggunakan beberapa jenis obat yang sudah disebutkan di atas, Moms juga bisa mengatasi jerawat saat hamil dengan beberapa bahan alami.

1. Cuka Apel

Campurkan satu sendok cuka apel mentah tanpa filter dengan 3 sendok air. Campuran ini akan menghasilkan toner yang kaya akan enzim alami dan asam alfa hidroksi.

Rendam kapas dengan campuran cuka apel yang diencerkan dan oleskan ke kulit Moms untuk menyerap minyak.

Penting untuk mencairkan cuka apel dengan air karena bisa memicu iritasi.

Jangan gunakan cuka murni pada kulit ya Moms, karena sangat asam dan dapat menyebabkan iritasi serta luka bakar.

2. Baking Soda

Baking soda mengeringkan minyak pada kulit Moms dan membantu penyembuhan.

Namun, bahan ini tidak banyak direkomendasikan oleh para tenaga kesehatan karena dapat menimbulkan iritasi kulit dan menghilangkan minyak pelindung yang penting.

Lakukan perawatan ini dengan mencampurkan 1 sendok makan soda kue dengan 1 sendok makan air.

Jadikan sebagai obat totol jerawat, bukan untuk seluruh wajah ya Moms. Biarkan mengering sebelum dibilas.

3. Madu

Madu memiliki sifat antibakteri dan antiseptik. Ini juga bantu menenangkan kulit.

Untuk mengaplikasikannya, bilas dulu wajah Moms dengan air hangat agar pori-porinya terbuka.

Oleskan madu langsung ke daerah yang berjerawat. Biarkan di kulit Moms selama 20 hingga 30 menit. Bilas dengan air hangat setelahnya.

"Jangan memencet jerawat karena akan menambah peradangan pada kulit," tambah dr. Kardiana.

4. Oatmeal dan Timun

Timun dan oatmeal mampu menyejukkan dan menyegarkan kulit wajah.

Untuk perawatan rumahan yang sederhana, coba gunakan masker ini pada seluruh bagian wajah.

Cukup campur timun dan oatmal, masukkan ke dalam kulkas agar dingin, kemudian oleskan ke wajah Moms selama 10 hingga 15 menit. Jika sudah selesai, bilas hingga bersih.

Baca Juga: Flek Hitam Membandel, Hilangkan dengan 5 Cara Ini

5. Minyak Kelapa

Berdasarkan International Journal of Molecular Sciences, minyak kelapa memiliki sifat antibakteri dan antijamur.

Minyak alami ini juga mampu memberikan efek menenangkan bagi kulit dan sangat mudah diserap.

Moms bisa oleskan minyak kelapa murni sebagai pengganti pelembap sebelum tidur untuk mengatasi jerawat saat hamil.

Ibu hamil dibolehkan menggunakan pelembab dengan kandungan yang aman selama kehamilan.

6. Buah Citrus

Asam alfa hidroksi ditemukan dalam buah jeruk seperti lemon dan limau.

Ketika jus lemon atau jeruk nipis dioleskan ke kulit kita, itu membantu membuka pori-pori dan melepaskan sel-sel kulit mati. Sifat astringen dan antibakteri ini menjadikannya efektif sebagai pengelupas.

Peras jus dari lemon atau jeruk nipis dan oleskan langsung ke bintik-bintik dengan bola kapas.

Biarkan selama 10 menit atau sampai kering, lalu bilas dengan air dingin.

Baca Juga: Kulit Dehidrasi, Apakah Berbeda dengan Kulit Kering?

7. Hindari Produk Iritan

Cara mengobati jerawat saat hamil adalah menghindari produk iritan. Jangan gunakan riasan yang membuat minyak berlebih pada wajah.

Hindari produk tertentu, seperti scrub wajah karena cenderung mengiritasi kulit, yang dapat memperburuk jerawat.

Mencuci dan menggosok berlebihan ketika mencuci wajah juga dapat mengiritasi kulit.

Gunakan produk berlabel berbahan dasar air atau noncomedogenic, yang berarti kecil kemungkinannya menyebabkan jerawat.

8. Jangan Memencet Jerawat

Moms, memiliki jerawat saat hamil pasti rasanya ingin memencet dan mengeluarkan nanahnya, bukan? Namun, sebaiknya dihindari ya, Moms.

Memencet jerawat akan memperparah peradangan pada wajah dan dapat membuat jerawat semakin banyak.

"Jika ingin memencet jerawat, lebih baik ketika jerawat sudah bernanah dan hampir keluar", jelas dr. Kardiana.

Baca Juga: Mencegah Jerawat Saat Hamil, Lakukan 4 Cara Ini

9. Gaya Hidup Sehat

Cara mengatasi jerawat saat hamil lainnya adalah mengurangi makanan mengandung gula dan biji-bijian olahan.

Selain itu, lemak tidak sehat seperti makanan digoreng dapat memperburuk jerawat. Gantilah makanan ini dengan lebih sehat seperti alpukat, salmon, kenari, dan almond.

Konsumsi buah-buahan dan sayuran segar juga bisa menjadi alternatif lain. Hindari makanan cokelat dan kafein untuk mengatasi jerawat saat hamil.

10. Konsumsi Makanan Vitamin A

Cara mengatasi jerawat saat hamil lainnya adalah konsumsi makan mengandung vitamin A.

Melansir Mount Sinai, vitamin A berasal dari dua sumber yaitu retinoid dan karotenoid. Ini berasal dari sumber hewani dan sayur-sayuran.

Makanan yang mengandung vitamin A yaitu sebagai berikut:

  • Hati sapi
  • Ayam
  • Ikan, termasuk tuna dan salmon
  • Sayuran, seperti bayam, brokoli, ubi jalar, dan wortel
  • Buah-buahan, seperti melon dan aprikot
  • Produk susu

Fungsi vitamin A selain untuk mengatasi jerawat saat hamil, juga berfungsi sebagai fungsi kekebalan, penglihatan, reproduksi, dan perkembangan sel tubuh.

Baca Juga: Tips Menghilangkan Flek Hitam di Wajah Saat Hamil, Aman!

Nah, sekarang Moms tahukan apa saja obat untuk jerawat saat hamil.

Moms bisa mengatasinya dengan obat, bisa juga dengan cara yang alami.

Namun untuk obat, memang ada beberapa obat yang aman, ada juga yang tidak. Moms sebaiknya berkonsultasi dengan dokter kandungan dulu sebelum menggunakannya.

Namun yang terpenting, ingat untuk selalu mencuci wajah dengan baik dan benar, tapi jangan berlebihan ya Moms.

Mencuci wajah terlalu sering akan menghilangkan kelembapan alami kulit wajah. Semoga lekas hilang ya, Moms!

Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait