3-5 tahun

12 November 2020

12 Obat Sariawan Anak, dari Obat di Apotek Hingga yang Alami

Ada pilihan obat resep dokter atau obat alami untuk atasi sariawan pada anak.
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Rizky
Disunting oleh Intan Aprilia

Sariawan adalah kondisi yang bisa menyerang siapa saja, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

Sebagian orang dewasa mungkin sudah terbiasa dengan kondisi ini, meski sebetulnya cukup mengganggu juga.

Namun, jika anak-anak yang mengalami sariawan, biasanya mereka jadi rewel, atau bahkan tidak mau makan karena mengeluh perih saat mengunyah makanan.

Oleh karena itu, Moms harus segera memberikan obat sariawan untuk anak agar gejala tidak bertambah parah dan supaya anak tetap mau makan.

Sariawan atau dalam istilah medisnya disebut sebagai ulkus aphthous adalah salah satu keluhan mulut yang paling umum.

Meskipun kebanyakan orang hanya mengalami sariawan sesekali, namun dalam Journal of Clinical and Experimental Dentistry disebutkan bahwa sekitar 20 hingga 30 persen orang mengalami sariawan yang berulang.

Baca Juga: Sariawan Berkepanjangan: Benarkah Kanker Lidah?

Ada dua jenis sariawan yang perlu Moms ketahui karena bisa saja dialami anak, yaitu:

  • Sariawan sederhana: muncul 3-4 kali setahun, umumnya terjadi pada orang berusia 10-20, dan berlangsung sekitar 1 minggu.
  • Sariawan kompleks: lebih jarang, lebih besar, dan lebih menyakitkan. Sariawan ini biasanya bisa bertahan hingga 1 bulan dan meninggalkan bekas luka. Sariawan kompleks sering kali disebabkan oleh kondisi yang mendasari, seperti sistem kekebalan tubuh yang lemah, penyakit Crohn, atau kekurangan vitamin.

Lantas, apa saja sih obat sariawan anak yang bisa diberikan? Cari tahu jawabannya melalui ulasan berikut!

Obat Sariawan Anak

Obat Sariawan untuk Anak

Foto: romper.com

Supaya sariawan segera mereda dan anak bisa makan dengan tenang, berikut ini beberapa pilihan obat sariawan anak:

1. Obat Pereda Nyeri

Jenis obat pertama untuk mengatasi sariawan pada anak adalah obat pereda nyeri dan perih. Salah satu jenis obat anti nyeri yang cocok diberikan untuk anak adalah paracetamol.

Namun sebelum menggunakannya, pastikan Moms sudah mendiskusikannya dengan dokter dan mengetahui dosis yang tepat untuk diberikan kepada anak.

Jika Moms membeli paracetamol secara bebas, pastikan memberikan obat sesuai dosis dan petunjuk pemakaian yang tertera pada kemasan obat guna menghindari efek samping yang tidak diinginkan.

2. Obat Antijamur

Faktanya, sariawan yang anak alami bisa saja terjadi akibat infeksi jamur.

Namun, pastikan dahulu dengan melakukan pemeriksaan dengan dokter untuk memastikan apakah jamur jadi penyebab sariawan pada anak.

Setelah dokter memastikan anak mengalami infeksi jamur di mulutnya, maka dokter bisa meresepkan obat antijamur. Obat ini umumnya bisa diberikan dalam bentuk obat tetes mulut.

3. Kortikosteroid

Jika anak mengalami sariawan yang cukup parah seperti besar dan luas, maka Moms bisa menggunakan salep mulut yang mengandung obat anti radang golongan kortikosteroid. Misalnya triamcinolone acetonide.

Sayangnya obat ini tidak bisa Moms dapatkan dengan bebas karena biasanya hanya dapat diperoleh melalui resep dokter.

Salep oral ini cukup aman jika tertelan, sehingga bisa dioleskan pada sariawan di dalam mulut anak.

4. Benzocaine

Ini adalah salah satu jenis obat sariawan anak lainnya yang merupakan salah satu jenis obat golongan anestesi atau bius lokal.

Obat ini akan mampu mengatasi rasa nyeri yang hebat yang dirasakan anak, atau saat kondisi tidak mereda dengan obat anti nyeri jenis lain. Obat ini umumnya tersedia dalam bentuk obat kumur atau gel untuk dioles di luka sariawan.

Selain itu, obat ini juga hanya dapat diperoleh sesuai resep dokter dan penggunaannya tidak boleh melebihi satu minggu atau digunakan pada anak dengan usia di bawah 2 tahun.

Baca Juga: 18 Cara Alami untuk Mengobati Radang Tenggorokan pada Anak

Obat Sariawan Anak Secara Alami

Obat Sariawan Anak yang Alami atau Tradisional

Foto: brushteeth.com

Jika Moms ragu untuk menggunakan beberapa obat di atas, Moms juga bisa mencoba obat sariawan anak yang alami atau tradisional yang mungkin lebih aman.

Biasanya beberapa obat ini bisa digunakan untuk sariawan yang masih ringan. Jenisnya antara lain:

5. Menggunakan Obat Kumur

Membilas mulut dengan obat kumur yang bebas dijual di pasaran adalah salah satu cara tepat untuk membantu anak menjaga kebersihan mulut dan meredakan rasa sakit atau ketidaknyamanan yang ia rasakan.

Moms perlu memberikan obat kumur dengan sifat antiseptik karena ia bisa membantu mencegah infeksi dan menghilangkan sensasi nyeri di dalam mulut. Ajarkan anak untuk berkumur dengan benar supaya tidak tertelan.

6. Berkumur dengan Air Garam

Berkumur dengan air garam juga merupakan salah satu obat sariawan anak secara tradisional. Cara ini juga diyakini mampu mempercepat penyembuhan sariawan.

Namun, membilas mulut dengan larutan garam sebaiknya tidak menggantikan penggunaan obat kumur.

Meski begitu, air garam juga merupakan salah satu cara efektif untuk membantu menjaga kebersihan mulut.

7. Mempraktikkan Kebersihan Gigi dengan Sikat yang Lembut

Menjaga kesehatan mulut dan berhati-hati saat menyikat gigi agar tidak merusak atau menyentuh sariawan juga dapat mempercepat proses penyembuhan. Apalagi beberapa kasus sariawan juga bisa saja terjadi saat anak menggosok gigi terlalu keras.

Menggunakan sikat gigi yang lembut dapat membantu mencegah sariawan yang menyebabkan iritasi.

Menjaga kebersihan mulut yang baik dengan menjaga kebersihan gigi dan gusi akan mencegah timbulnya ulkus dari infeksi.

8. Suplemen Vitamin B-12

Vitamin B12 merupakan vitamin esensial yang mendukung fungsi otak dan sistem saraf. Namun ia juga memainkan peran penting dalam menciptakan sel darah merah.

Sebuah penelitian kecil yang dipublikasikan oleh American Society of Pain Management Nurses menemukan bahwa mengonsumsi suplemen vitamin B12 secara signifikan mampu mengurangi nyeri sariawan.

9. Minum Teh Chamomile dan Madu

Secara historis, orang telah menggunakan chamomile dan madu untuk berbagai alasan kesehatan.

Beberapa bukti juga mendukung penggunaannya dalam membantu orang mengurangi rasa sakit dan peradangan akibat sariawan.

Kamomil mungkin memiliki sifat anti-inflamasi. Moms bisa menggunakan chamomile sebagai obat sariawan dengan menyeduh teh chamomile yang kental dan menggunakannya untuk berkumur setelah dingin. Atau Moms juga bisa merendam kantong teh kamomil dalam air hangat dan mengoleskannya langsung ke sariawan.

Tak hanya tehnya, madu juga mungkin juga memiliki sifat antiseptik. Moms bisa mengoleskan madu langsung ke sariawan atau menggabungkannya dengan teh chamomile.

Baca Juga: 7 Teh Terbaik untuk Mengatasi Radang Tenggorokan

10. Menghindari Makanan Tertentu

Saat anak mengalami sariawan, maka Moms harus memastikan bahwa ia menghindari makan makanan yang sangat pedas, asin, atau asam.

Pasalnya, jenis makanan ini bisa mengiritasi sariawan dan memperlambat penyembuhan.

Minuman panas dan makanan dengan ujung yang kasar seperti sepotong roti panggang atau gorengan juga bisa menyebabkan ketidaknyamanan.

Jadi, pastikan anak tidak mengonsumsi jenis makanan ini hingga sariawannya benar-benar sembuh.

11. Lidah Buaya

Mengoleskan gel lidah buaya langsung ke sariawan juga diduga mampu membantu meredakan iritasi, serta mengurangi rasa sakit dan peradangan.

Meskipun bukti ilmiahnya masih sangat terbatas mengenai manfaat lidah buaya untuk sariawan, U.S. National Center for Complementary and Integrative Health menganggap lidah buaya sebagai pilihan yang aman.

12. Membuat Mulut Mati Rasa

Saat anak merasa sariawan yang ia alami sangat menyakitkan, maka Moms mungkin bisa memintanya mengemut batu es atau mengoleskannya pada sariawan untuk meredakan beberapa rasa sakit dan ketidaknyamanan.

Pasalnya sensasi dingin akan mematikan sensasi. Namun, selalu cairkan permukaan es batu sedikit sebelum mengaplikasikannya langsung ke sariawan.

Baca Juga: Perbedaan Sariawan dan Herpes Pada Balita, Jangan Tertukar!

Kapan Sariawan Anak Perlu Diperiksakan Dokter?

Kapan Sariawan Anak Perlu Diperiksakan Dokter

Foto: dictio.id

Umumnya sariawan pada anak akan sembuh tanpa pengobatan dan biasanya bukan merupakan tanda kondisi medis yang perlu Moms khawatirkan.

Namun, Moms harus berkonsultasi dengan dokter jika hal berikut terjadi pada anak:

  • Sariawan bertahan lebih dari 3 minggu
  • Sariawan menyebabkan kesulitan saat menelan makanan
  • Anak mulai merasa tidak enak badan
  • Sariawan berkembang dalam jangka waktu yang lama

Dalam beberapa kasus, sariawan bisa menjadi tanda masalah kesehatan yang mendasarinya, termasuk kondisi gastrointestinal.

Jika anak mengalami salah satu gejala berikut, mereka harus segera diperiksakan ke dokter terdekat:

  • Kelelahan yang tidak bisa dijelaskan selama lebih dari beberapa hari
  • Ruam atau nyeri di bagian lain dari tubuh
  • Demam
  • Iritasi di mata
  • Sakit perut

Luka sariawan bisa jadi sangat menyakitkan dan mengiritasi bagi anak, apalagi jika kondisi ini cukup sering terjadi.

Melacak kapan hal itu terjadi dan kemungkinan pemicunya dapat membantu Moms menghindari sariawan pada anak.

Baca Juga: Sakit Perut pada Anak: Penyebab, Jenis, Gejala, dan Pengobatannya

Moms bisa memilih obat sariawan anak yang mungkin dijual bebas atau obat sariawan anak yang alami atau tradisional. Yang paling penting, rasa tidak nyaman yang anak alami hilang sehingga ia bisa makan dengan nyaman.

Selain itu, pastikan untuk segera memberikan obat tersebut saat gejala sariawan pada anak muncul agar gejala tidak berkembang semakin parah.

Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait