Olahraga dan Kebugaran

17 November 2021

6 Gerakan Olahraga Otak Guna Meningkatkan Fungsi Kognitif

Ini gerakan olahraga otak yang mampu menunjang fungsi kognitif
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Nevy
Disunting oleh Widya Citra Andini

Pernah mendengar istilah olahraga otak? Meskipun untuk otak, olahraga tetap dilakukan pada posisi berdiri.

Olahraga dilakukan dengan gerakan sederhana, tetapi mampu menunjang fungsi kognitif otak.

Olahraga jenis ini dilakukan dengan gerakan yang menghubungkan otak, indra, dan gerak tubuh.

Jika rutin dilakukan, olahraga ini mampu menstimulasi otak dan memudahkan dalam kegiatan belajar mengajar.

Baca juga: Mengenal Infeksi Amoeba Pemakan Otak yang Gejalanya Mirip Meningitis, Waspada!

Kenali Olahraga Otak Lebih Dalam Lagi

Sejumlah gerakan olahraga otak dinilai mampu menjaga kesehatan mental dan fungsi kognitif, sehingga mampu menunjang aktivitas harian yang dilakukan.

Ada beberapa jenis gerakan tubuh yang memengaruhi kesehatan otak.

Dilansir dari Mounds Park Academy, olahraga otak dapat memasok sel-sel otak dengan oksigen, meningkatkan produksi sel-sel baru, serta membantu penyampaian informasi ke otak.

Berikut ini beberapa manfaat yang diperoleh jika rutin melakukan olahraga otak:

  • Meningkatkan kreativitas.
  • Meningkatkan kemampuan belajar, seperti membaca, menulis, mengeja, dan menghitung.
  • Meningkatkan konsentrasi, daya ingat, dan fokus pada hal yang dikerjakan.
  • Mengontrol dan mengurangi tingkat stres.
  • Meningkatkan kualitas tidur, karena otak terasa rileks.
  • Meningkatkan koordinasi gerak tubuh.
  • Meningkatkan kemampuan komunikasi.

Awalnya, olahraga ini dibuat untuk membantu para pelajar agar otak lebih mudah dalam menerima pelajaran yang diberikan.

Sejumlah gerakan olahraga otak pertama kali dikembangkan tahun 1960-an oleh sepasang suami istri bernama Gail dan Paul Dennison.

Seiring berjalannya waktu, olahraga otak menjadi semakin populer. Siapa pun dapat melakukannya, tidak terkecuali lansia.

Olahraga ini dapat dilakukan kapan pun, pada pagi atau malam hari sesaat sebelum tidur. Gerakannya juga bisa menjadi olahraga ringan sebelum bekerja.

Untuk mendapatkan manfaatnya, olahraga otak sebaiknya dilakukan secara rutin setiap hari.

Baca juga: Mengenal Perbedaan Otak Kanan dan Kiri Serta Fakta Menarik Lainnya

Olahraga Otak Dilakukan dengan Gerakan Ini

Dilansir dari Stylecraze, sepasang suami istri pengembang gerakan ini menerbitkan 26 gerakan olahraga otak.

Jika Moms adalah pemula, sebaiknya lakukan gerakan dasar terlebih dulu, agar tubuh dapat menyesuaikan.

Berikut ini beberapa gerakan tersebut:

1. Berjalan di Tempat

Berjalan di tempat-pinterest.jpg

Foto: www.pinterest.com

Latihan ini termasuk ke dalam intensitas rendah hingga sedang, yang dapat meningkatkan pernapasan, keseimbangan, dan koordinasi gerak tangan serta kaki.

Caranya dengan melakukan beberapa gerakan ini:

  1. Berdiri tegak dengan posisi kaki dibuka selebar bahu.
  2. Kemudian, gerakkan badan seperti berjalan kaki, dengan lutut sedikit menekuk ke atas.
  3. Lakukan ini sebanyak 30 kali pengulangan.

2. Cross Crawl

Cross-Crawl-pinterest.jpg

Foto: www.pinterest.com

Latihan cross crawl dapat membantu meningkatkan koordinasi antara otak kanan dan kiri.

Gerakan ini dapat dilakukan dengan berdiri, duduk, atau berbaring. Sesuaikan dengan kenyamanan tubuh Moms.

Adapun cara melakukannya yaitu dengan:

  1. Berdiri tegak dengan posisi kaki dibuka selebar bahu.
  2. Angkat tangan kanan ke atas.
  3. Angkat kaki kiri hingga lutut menekuk.
  4. Lakukan secara bersamaan, tekuk tangan kanan hingga siku menyentuh lutut kiri.
  5. Kembali ke posisi awal. Lakukan hal yang sama menggunakan tangan kiri dan kaki kanan.
  6. Lakukan 3 set dengan 8 repetisi.

Moms dapat duduk di kursi dan melakukan latihan ini jika mengalami cedera lutut atau sedang belajar kembali untuk menyeimbangkan tubuh.

3. Menyentuh Pergelangan Kaki

angkle touch-pinterest.jpg

Foto: www.pinterest.com

Sama dengan latihan sebelumnya, latihan menyentuh pergelangan kaki dapat membantu meningkatkan keseimbangan dan koordinasi antara tungkai kiri dan kanan.

Adapun cara melakukannya yaitu dengan:

  1. Berdiri tegak dengan posisi kaki dibuka selebar bahu.
  2. Sentuh pergelangan kaki kiri dengan tangan kanan.
  3. Lakukan sebaliknya dengan sisi kaki yang lain.
  4. Lakukan sebanyak 15-20 pengulangan.

4. Cooks Hook-Up

Cooks-Hook-Up-pinterest.jpg

Foto: www.pinterest.com

Latihan hook-up dapat membantu menenangkan saraf dan meningkatkan koordinasi gerak tangan dan otak.

Cara melakukannya yaitu sebagai berikut.

  • Duduk tegak di kursi. Silangkan pergelangan kaki kanan di atas pergelangan kaki kiri.
  • Rentangkan tangan di depan. Silangkan tangan kanan di atas tangan kiri dan hubungkan jari-jari kedua tangan tersebut.
  • Putar lengan bawah seperti yang ditunjukkan pada gambar. Ambil napas dalam-dalam dalam hitungan 6 detik.
  • Lepaskan jari-jari yang berkaitan.
  • Lakukan sebanyak 3-5 kali pengulangan.

5. Memutar Leher

Neck-Circles-Pinterest

Foto: www.pinterest.com

Memutar leher mampu meningkatkan kekuatan otot leher dan koordinasi gerak kepala.

Gerakan ini mampu meningkatkan keseimbangan tubuh jika dilakukan sembari berdiri. Disarankan untuk menutup mata saat melakukan gerakan.

Caranya dengan melakukan beberapa gerakan ini:

  • Berdiri atau duduk di kursi dan tutup mata. Tarik bahu ke belakang.
  • Turunkan kepala dan miringkan ke sisi kanan.
  • Putar leher dari kanan ke belakang, dari belakang ke kiri, lalu ke depan. Seperti gerakan memutar.
  • Ulangi sebanyak 10 kali, kemudian lakukan ke arah sebaliknya.

6. The Thinking Cap

The-Thinking-Cap-Pinterest.jpg

Foto: www.pinterest.com

Gerakan ini secara efektif mampu meningkatkan kecepatan belajar dan suasana hati, dan meningkatkan fokus serta memori pada anak-anak dan orang dewasa.

Caranya dengan melakukan beberapa gerakan ini.

  1. Duduk di kursi. Letakkan jari telunjuk dan ibu jari di telinga.
  2. Pijat bagian atas telinga. Turunkan gerakan secara bertahap ke daun telinga.
  3. Pijat dari belakang ke atas telinga.
  4. Lakukan secara perlahan sebanyak 15 kali pengulangan.

Baca juga: Bisa Menyebabkan Kematian, Kenali Radang Selaput Otak Lebih Dekat!

Sejumlah gerakan tersebut bukan hanya dapat menunjang fungsi kognitif saja, tetapi juga merelaksasi sistem saraf pusat pada otak.

Setelah melakukannya, Moms dapat berpikir lebih jernih dan fokus pada hal-hal yang sedang dikerjakan.

Sejumlah gerakan tersebut juga dapat dilakukan jika Moms ingin mengambil keputusan besar, sulit berkonsentrasi, serta mengalami stres atau cemas.

  • https://www.moundsparkacademy.org/news/2019/01/03/the-relationship-between-movement-and-the-brain/#:~:text=Recent%20research%20has%20shown%2C%20however,aids%20in%20creating%20new%20synapses.
  • https://www.yourtherapysource.com/blog1/2019/06/16/cross-crawl/
  • https://www.stylecraze.com/articles/simple-brain-gym-exercises-and-its-benefits/
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait