Obat-obatan

21 Desember 2021

Cari Tahu tentang Omegtamine dari Fungsi, Dosis, hingga Efek Sampingnya

Harus diminum sesuai petunjuk dokter, ya!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Karinta
Disunting oleh Karla Farhana

Ada berbagai jenis obat alergi yang dijual di pasaran. Salah satu pilihan obat saat gejala alergi kembali kambuh adalah obat omegtamine.

Namun sebelum membeli dan mengonsumsinya, informasi mengenai omegtamine berikut sebaiknya Moms ketahui. Yuk, simak!

Apa Itu Omegtamine?

omegtamine

Foto: K24klik.com

Omegtamine adalah obat untuk dengan fungsi meredakan gejala alergi dan hipersensitivitas karena zat-zat tertentu.

Obat ini memiliki komposisi yakni deksametason (dexamethasone) dan dexchlorpheniramine maleate.

Kedua komposisi dalam omegtamine ini sama-sama memiliki fungsi untuk mengobati gejala alergi karena punya gabungan antihistamin dan kortikosteroid.

Lebih rincinya lagi, deksametasone, yang terkandung dalam merek obat omegtamine, adalah obat golongan kortikosteroid.

Cara kerja deksametason adalah mencegah pelepasan zat di dalam tubuh yang menyebabkan peradangan.

Baca Juga: Obat Mual Saat Hamil untuk Moms yang Mengalami Morning Sickness, Catat!

Tak hanya itu, obat yang mengandung deksametason mampu mengobati beragam kondisi peradangan, misalnya alergi dan masalah kulit.

Bahkan, deksametason juga dipakai untuk mengatasi:

Itulah mengapa obat omegtamine memiliki fungsi atau kemampuan dalam mengatasi alergi dan hipersensitivitas.

Sebab omegtamine punya kandungan deksametason di dalamnya.

Dosis Obat Omegtamine

omegtamine

Foto: Orami Photo Stock

Omegtamine tersedia dalam bentuk tablet dan sirup, melansir dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Untuk dosis dan aturan minum obat omegtamine, berikut penjelasannya.

1. Omegtamine Cair

Pemberian dosis disesuaikan dengan kondisi dan respons penderita.

  • Dewasa dan anak-anak di atas usia 12 tahun: 1 sendok takar setiap 4-6 jam sehari, sesudah makan, dan sebelum tidur
  • Anak-anak usia 6-12 tahu: 3-4 kali sehari 1/2 sendok takar setiap sesudah makan dan sebelum tidur

Baca Juga: Aturan Pakai dan Efek Samping Domperidone, Obat untuk Bantu Atasi Mual dan Muntah

2. Omegtamine Tablet

Pemberian dosis disesuaikan dengan kondisi dan respons penderita.

  • Dewasa: 1 -2 tablet diminum 3-4 kali sehari. Dengan maksimal minum 8 tablet sehari
  • Anak-anak: mengikuti anjuran dokter

Penting untuk dipahami Moms, konsumsi obat ini harus dengan resep dokter.

Sebab dikhawatirkan bisa berbahaya bila dikonsumsi tanpa aturan dari dokter sehingga tidak sesuai dengan kebutuhan dan kondisi pasien.

Jika Moms melewatkan satu dosis minum obat ini, segera minum saat ingat.

Akan tetapi, bila sudah hampir tiba saatnya untuk minum dosis berikutnya, sebaiknya lewati dosis yang terlupa tadi dan kembali minum obat sesuai dengan dosis selanjutnya.

Hindari menggandakan dosis atau minum 2 obat sekaligus dalam satu waktu ya, Moms!

Apa yang Perlu Diperhatikan sebelum Minum Obat Ini?

omegtamine

Foto: Orami Photo Stock

Omegtamine, yang merupakan merek obat dengan kandungan deksametason, sebaiknya tidak dikonsumsi bila Moms, Dads, atau Si Kecil punya infeksi jamur di tubuh.

Sebelum minum obat, tidak ada salahnya untuk menyampaikan kepada dokter mengenai hal apa pun terkait kondisi medis, alergi obat, maupun semua obat yang sedang dikonsumsi.

Mengingat obat ini tergolong kortikosteroid, ada berbagai jenis obat lainnya yang berisiko berinteraksi dengan kortikosteroid.

Jadi, pastikan Moms memahami apa saja daftar obat tersebut, ya.

Sampaikan juga jika Moms, Dads, atau Si Kecil yang minum omegtamine mengalami:

  • Stres
  • Penyakit serius
  • Demam
  • Infeksi
  • Operasi
  • Keadaan darurat medis

Baca Juga: Obat Guaifenesin: Fungsi, Dosis, Aturan Pakai, dan Efek Samping

Efek Samping Omegtamine

omegtamine

Foto: Orami Photo Stock

Penggunaan obat dengan kandungan deksametason berisiko melemahkan sistem kekebalan tubuh.

Sehingga dapat membuat Moms, Dads, atau Si Kecil mudah terserang penyakit maupun memperburuk infeksi yang sedang dialami.

Melansir dari Mayo Clinic, kemungkinan efek samping dari omegtamine meliputi:

  • Agresi
  • Agitasi
  • Kecemasan
  • Penglihatan kabur
  • Jumlah urine sedikit
  • Pusing
  • Sakit kepala
  • Mudah marah
  • Mengalami depresi
  • Mood berubah-ubah
  • Detak jantung atau denyut nadi cepat, lambat, berdebar, atau tidak teratur
  • Merasa gugup
  • Mati rasa atau kesemutan di lengan atau kaki
  • Terdengar debar di telinga
  • Pembengkakan pada jari, tangan, kaki, atau tungkai bawah
  • Kesulitan berpikir, berbicara, atau berjalan
  • Kesulitan bernafas saat istirahat
  • Berat badan bertambah

Jika ada pertanyaan terkait konsumsi obat ini, segera sampaikan kepada dokter ya, Moms!

  • http://pionas.pom.go.id/monografi/deksametason
  • https://cekbpom.pom.go.id//home/produk/hoqam25krqg70lbbsgiqmohif7/all/row/10/page/1/order/4/DESC/search/1/omegtamine
  • https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a682792.html
  • https://www.webmd.com/drugs/2/drug-1027-5021/dexamethasone-oral/dexamethasone-oral/details
  • https://www.drugs.com/dexamethasone.html
  • https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/dexamethasone-oral-route/description/drg-20075207
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait